Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Bisa Loyo Perdagangan Besok, Ini Saham-saham yang Bisa Dibidik

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:13 WIB
IHSG Bisa Loyo Perdagangan Besok, Ini Saham-saham yang Bisa Dibidik
Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
  • IHSG diprediksi melemah pada Senin, 2 Maret 2026, akibat meningkatnya tensi geopolitik antara Israel, AS, dan Iran.
  • Eskalasi konflik ini berdampak pada minyak mentah sebab Iran menutup Selat Hormuz yang vital bagi suplai global.
  • Pasar domestik menantikan data inflasi Februari 2026 dan neraca dagang seiring proyeksi koreksi IHSG.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melemah pada Senin (2/3/2026). Hal ini dikarenakan tensi perang yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat (IHSG).

"Awal pekan, IHSG (02/3) kami perkirakan bergerak mixed cenderung melemah dengan fluktuasi tinggi dalam rentang level support 8.050 dan resistance 8.370 dengan indikator MACD menunjukkan penguatan tren yang mulai terbatas," ujar VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi kepada Suara.com, Minggu (1/3/2026).

Dia mengatakan penyebab IHSG melemah adalah peningkatan eskalasi geopolitik antara Israel dan AS dengan Iran telah menewaskan Supreme Leader Khamenei. Hal ini akan berdampak negatif berkepanjangan untuk pasar jika terjadi lanjutan serangan balasan dari Iran.

Selain itu, dampak terhadap minyak mentah juga akan signifikan, seiring dengan pernyataan ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran. Sebab 20 persen konsumsi minyak hlobal melalui area tersebut.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Ini juga terjadi penurunan pergerakan kapal tanker dengan kekhawatiran terdampak," katanya. 

Sedangkan dalam negeri, pasar menantikan rilis data inflasi Februari 2026 yang diperkirakan tumbuh 4 pesen atau tertinggi sejak Mei 2023. Meski demikian, memang disebabkan karena faktor musiman dan base effect (diskon tarif listrik awal tahun 2025). 

"Sehingga, pasar akan cenderung merespon moderat. Selain itu, pasar juga akan menantikan rilis data S&P PMI manufaktur yang diperkirakan di zona ekspansi atau di level 52 dan juga rilis balance trade yang diperkirakan terjadi peningkatan surplus menjadi USD 2,7 miliar per Januari 2026," jelasnya.

Dia pun menyarankan beberapa saham yang cuan untuk perdagangan besok yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) dan juga PT GTS International Tbk (GTSI)

"ANTM, spec buy Support: 4.240 resistance: 4.600, lalu ESSA, spec buy Support: 610 resistance705 dan GTSI, spec buy Support: 276 resistance: 360," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan IHSG juga diramal akan berada di zona merah.

"Untuk Senin, kami perkirakan IHSG koreksi dengan support 8.139 dan resist 8.306, dimana akan dipengaruhi oleh rilis data neraca dagang dan inflasi Indonesia dan memanasnya konflik geopolitik Timur Tengah yg sedang berlangsung lalu pergerakan harga komoditas dunia," katanya.

Dia pun menyarankan beberapa saham yang bisa dibeli saat IHSG melemah. Diantaranya adalah PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dan PT Unilever Tbk (UNVR).

"Untuk saham dapat cermati INDY (3.910-4.200), TAPG (1.670-1.745), dan UNVR (2.490-2.590)," jelasnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Loyo, Kapitalisasi BEI Merosot 1,03% Pekan Ini, Jadi Rp 14.787 triliun

IHSG Loyo, Kapitalisasi BEI Merosot 1,03% Pekan Ini, Jadi Rp 14.787 triliun

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 12:40 WIB

IHSG Melemah Sepekan, Saham BUMI Jadi Salah Satu Faktor

IHSG Melemah Sepekan, Saham BUMI Jadi Salah Satu Faktor

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 09:23 WIB

Realisasi Penjualan CLEO Kuartal III 2023 Capai Rp2,09 Triliun

Realisasi Penjualan CLEO Kuartal III 2023 Capai Rp2,09 Triliun

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB