Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 02 Maret 2026 | 08:40 WIB
Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya
Ilustrasi-Pengendara mengisi BBM di sebuah SPBU di Setiabudi, Jakarta Selatan. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Konflik Iran, AS, dan Israel berpotensi mengganggu jalur pelayaran Selat Hormuz, memicu lonjakan harga BBM global yang mengancam stabilitas ekonomi Indonesia.
  • Ketegangan Timur Tengah menyebabkan investor menarik modal (capital outflow) dari pasar negara berkembang, menekan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.
  • Dampak sistemik konflik meliputi kenaikan inflasi akibat biaya logistik dan transportasi, serta penyempitan ruang fiskal pemerintah akibat subsidi energi.

Fenomena arus modal keluar (capital outflow) secara masif ini menjadi ancaman serius bagi nilai tukar mata uang Garuda.

Rizal meluruskan persepsi publik bahwa krisis global akan melemahkan dolar. Faktanya, dalam kondisi darurat, Dolar AS justru berfungsi sebagai pelindung nilai yang permintaannya meningkat tajam.

"Setiap eskalasi konflik di Timur Tengah biasanya menaikkan ketidakpastian global sehingga investor mengalihkan dana dari negara berkembang ke aset aman," ujar Rizal saat dihubungi pada Senin (2/3/2026).

Kondisi tersebut menciptakan tekanan berantai pada pasar keuangan domestik. Pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS menjadi ancaman paling nyata, yang kemudian disusul oleh kenaikan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) serta koreksi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"Konflik geopolitik umumnya tidak membuat dolar melemah, justru sebaliknya. Dalam kondisi krisis, dolar berfungsi sebagai mata uang safe haven sehingga permintaannya meningkat," tegasnya.

Melihat potensi kejatuhan Rupiah yang kian dalam, otoritas moneter diharapkan mengambil langkah taktis. Tanpa adanya intervensi yang terukur di pasar valuta asing, volatilitas Rupiah akan semakin liar. Hal ini dikarenakan peluang penguatan mata uang nasional di tengah berkecamuknya perang antara Iran, Israel, dan AS hampir mustahil terjadi.

"Karena itu, peluang rupiah menguat akibat perang Iran–Israel & AS relatif kecil, yang lebih mungkin terjadi adalah capital outflow dan kebutuhan intervensi valas oleh Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar," jelas Rizal lebih lanjut.

Kenaikan harga energi dunia yang dipicu oleh konflik ini pada akhirnya akan merembet ke sektor fundamental kehidupan masyarakat.

Ketika biaya logistik dan transportasi naik akibat harga BBM global yang mahal, harga komoditas pokok di pasar-pasar urban Indonesia akan ikut terkerek naik.

baca juga
Pasukan Garda Nasional Iran dilaporkan telah menutup akses di Selat Hormuz, jalur ekspor minyak dunia yang sangat penting tidak saja bagi negara-negara penghasil minyak sepert Arab Saudi, Qatar dan Iran tetapi juga bagi negara industri seperti China, Korsel dan Jepang. [Google Maps]
Pasukan Garda Nasional Iran dilaporkan telah menutup akses di Selat Hormuz, jalur ekspor minyak dunia yang sangat penting tidak saja bagi negara-negara penghasil minyak sepert Arab Saudi, Qatar dan Iran tetapi juga bagi negara industri seperti China, Korsel dan Jepang. [Google Maps]

Kondisi ini merupakan ancaman serius bagi daya beli masyarakat, terutama mereka yang tinggal di pusat-pusat ekonomi nasional.

Pemerintah Indonesia kini dihadapkan pada pilihan sulit: menambah beban anggaran untuk subsidi energi atau membiarkan harga BBM naik mengikuti pasar yang berisiko memicu inflasi tinggi.

Risiko utama bagi Indonesia di tengah krisis ini bukanlah pada hubungan dagang langsung dengan Teheran, melainkan pada guncangan harga energi dunia yang meluas.

Situasi ini menciptakan tantangan makroekonomi yang kompleks, di mana fiskal terserap lebih besar untuk subsidi sementara pendapatan negara berisiko tertekan oleh perlambatan ekonomi global.

Rizal menyimpulkan bahwa kombinasi antara melemahnya mata uang dan lonjakan biaya energi akan menciptakan tantangan yang sangat berat.

"Ini sekaligus rupiah tertekan, inflasi meningkat, dan ruang fiskal pemerintah ikut menyempit," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Drone LUCAS yang Dipakai AS dan Israel Menyerang Iran?

Apa Itu Drone LUCAS yang Dipakai AS dan Israel Menyerang Iran?

Tekno | Senin, 02 Maret 2026 | 08:30 WIB

Konflik AS vs Iran Kian Membara, Pemerintah Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan

Konflik AS vs Iran Kian Membara, Pemerintah Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 08:27 WIB

Benarkah Perang Iran vs Israel Pertanda Turunnya Dajjal? Tanda-Tanda Ini Picu Spekulasi

Benarkah Perang Iran vs Israel Pertanda Turunnya Dajjal? Tanda-Tanda Ini Picu Spekulasi

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 08:25 WIB

Rupiah Berpotensi Anjlok dan Ancaman Krisis Energi Indonesia Imbas Perang Iran

Rupiah Berpotensi Anjlok dan Ancaman Krisis Energi Indonesia Imbas Perang Iran

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 08:06 WIB

Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga

Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga

News | Senin, 02 Maret 2026 | 07:59 WIB

Profil Ayatollah Alireza Arafi, Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei

Profil Ayatollah Alireza Arafi, Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei

News | Senin, 02 Maret 2026 | 07:23 WIB

Terkini

Peringati 1 Tahun Mageri Segoro, DLHK Jateng dan Bhimasena Power Tanam Ribuan Bibit Mangrove

Peringati 1 Tahun Mageri Segoro, DLHK Jateng dan Bhimasena Power Tanam Ribuan Bibit Mangrove

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:33 WIB

Bukan Tablet Biasa! iQOO Pad Pro Andalkan Layar OLED 165Hz dan Kipas Pendingin Aktif

Bukan Tablet Biasa! iQOO Pad Pro Andalkan Layar OLED 165Hz dan Kipas Pendingin Aktif

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Diduga Microsleep, Sopir Truk Tangki Meninggal Dunia usai Tabrak Trailer di Tol Cibitung-Cilincing

Diduga Microsleep, Sopir Truk Tangki Meninggal Dunia usai Tabrak Trailer di Tol Cibitung-Cilincing

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Drama Korea Good Partner 2 Rilis Poster Perdana, Jang Nara Cari Rekan Baru

Drama Korea Good Partner 2 Rilis Poster Perdana, Jang Nara Cari Rekan Baru

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:25 WIB

5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kuliah Teknik Informatika

5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kuliah Teknik Informatika

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Potensi BYD Racco Ancam Pasar Mobil Listrik Indonesia dengan Jarak Tempuh 320 KM

Potensi BYD Racco Ancam Pasar Mobil Listrik Indonesia dengan Jarak Tempuh 320 KM

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Asing Jual Saham Rp8,13 Triliun di Sesi I, BBCA Paling Banyak Dilepas

Asing Jual Saham Rp8,13 Triliun di Sesi I, BBCA Paling Banyak Dilepas

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Kepala BPK Jateng Ikut Terjaring OTT Bupati Klaten, KPK Sita Rp1 Miliar

Kepala BPK Jateng Ikut Terjaring OTT Bupati Klaten, KPK Sita Rp1 Miliar

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:21 WIB

5 HP 3 Jutaan dengan Chipset Gahar untuk Gaming

5 HP 3 Jutaan dengan Chipset Gahar untuk Gaming

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Peluang Shayne Pattynama Tampil Lawan Persita Masih Misterius, Ini Kata Shin Tae-yong

Peluang Shayne Pattynama Tampil Lawan Persita Masih Misterius, Ini Kata Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:17 WIB

×