Rupiah Berpotensi Anjlok dan Ancaman Krisis Energi Indonesia Imbas Perang Iran

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 02 Maret 2026 | 08:06 WIB
Rupiah Berpotensi Anjlok dan Ancaman Krisis Energi Indonesia Imbas Perang Iran
Ilustrasi [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Konflik Iran-AS dan Israel berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi Indonesia melalui pasar keuangan dan energi global.
  • Ketidakpastian geopolitik memicu arus modal keluar dari Indonesia, menyebabkan pelemahan Rupiah dan kenaikan SBN.
  • Skenario terburuk adalah pemblokiran Selat Hormuz yang meningkatkan harga minyak, memicu inflasi dan menekan fiskal pemerintah.

Suara.com - Eskalasi konflik bersenjata antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) serta Israel yang meletus belakangan ini dipastikan bakal memberikan guncangan hebat bagi stabilitas ekonomi nasional.

Meski secara geografis Indonesia berada jauh dari pusat pertempuran, dampak rambatan (spillover effect) melalui jalur pasar keuangan global dan jalur energi diprediksi akan menekan dompet masyarakat serta ruang fiskal pemerintah secara signifikan.

Kepala Pusat Makroekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Rizal Taufiqurrahman, memperingatkan bahwa sentimen negatif dari Timur Tengah akan membuat pasar keuangan dunia, termasuk Indonesia, berada dalam kondisi tertekan.

Menurutnya, fokus perhatian bukan lagi pada hubungan dagang bilateral, melainkan pada bagaimana modal asing bereaksi terhadap ketidakpastian global yang meningkat.

Dalam kancah ekonomi global, setiap kali terjadi ketegangan geopolitik berskala besar di wilayah strategis, para investor cenderung menarik aset mereka dari negara berkembang untuk mengamankan modal di instrumen yang lebih stabil.

Rizal menjelaskan bahwa fenomena ini akan memicu arus modal keluar (capital outflow) yang cukup masif dari pasar keuangan domestik.

"Setiap eskalasi konflik di Timur Tengah biasanya menaikkan ketidakpastian global sehingga investor mengalihkan dana dari negara berkembang ke aset aman," ujar Rizal saat dihubungi Suara.com pada Senin (2/3/2026).

Kondisi ini menciptakan tekanan berantai pada pasar keuangan di Indonesia. Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menjadi ancaman paling nyata, disusul oleh kenaikan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) serta koreksi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Menariknya, Rizal meluruskan anggapan bahwa krisis akan melemahkan mata uang adidaya. Sebaliknya, Dolar AS justru akan semakin perkasa karena statusnya sebagai instrumen lindung nilai.

baca juga

"Konflik geopolitik umumnya tidak membuat dolar melemah, justru sebaliknya. Dalam kondisi krisis, dolar berfungsi sebagai mata uang safe haven sehingga permintaannya meningkat," tegasnya.

Melihat potensi pelemahan Rupiah yang kian dalam, Bank Indonesia (BI) diharapkan tidak tinggal diam di pasar valuta asing.

Rizal menekankan perlunya langkah intervensi yang terukur guna menjaga stabilitas nilai tukar agar tidak terjun bebas akibat kepanikan pasar.

Tanpa langkah taktis dari otoritas moneter, volatilitas Rupiah akan semakin liar karena peluang penguatan mata uang Garuda di tengah perang Iran-Israel dan AS hampir mustahil terjadi.

"Karena itu, peluang rupiah menguat akibat perang Iran–Israel & AS relatif kecil, yang lebih mungkin terjadi adalah capital outflow dan kebutuhan intervensi valas oleh Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar," jelas Rizal lebih lanjut.

Skenario Terburuk: Penutupan Jalur Nadi Energi Dunia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga

Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga

News | Senin, 02 Maret 2026 | 07:59 WIB

Profil Ayatollah Alireza Arafi, Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei

Profil Ayatollah Alireza Arafi, Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei

News | Senin, 02 Maret 2026 | 07:23 WIB

Ali Khamenei Apakah Syiah? Pemimpin Tertinggi Iran Dikenal Sederhana dan Tidak Boleh Kaya

Ali Khamenei Apakah Syiah? Pemimpin Tertinggi Iran Dikenal Sederhana dan Tidak Boleh Kaya

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 04:21 WIB

Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei

Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 23:21 WIB

Perusahaan Maritim dan Kapal Tanker Dunia Umumkan Stop Operasi di Selat Hormuz

Perusahaan Maritim dan Kapal Tanker Dunia Umumkan Stop Operasi di Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 06:25 WIB

Harga Minyak Brent Melonjak 10 Persen, Menuju USD100 Akibat Perang Iran

Harga Minyak Brent Melonjak 10 Persen, Menuju USD100 Akibat Perang Iran

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 04:10 WIB

Terkini

Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, 6 Bangunan Rusak Parah

Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, 6 Bangunan Rusak Parah

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Urutan Skincare Pagi Skintific untuk Hempas Flek Hitam, Kulit Jadi Cerah dan Kencang

Urutan Skincare Pagi Skintific untuk Hempas Flek Hitam, Kulit Jadi Cerah dan Kencang

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:12 WIB

Profil Suroso: Dirut PLN Baru yang Gantikan Darmawan Prasodjo

Profil Suroso: Dirut PLN Baru yang Gantikan Darmawan Prasodjo

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:11 WIB

Sinopsis Kami no Quiz, Drama Mamiya Shotaro dan Iitoyo Marie di Prime Video

Sinopsis Kami no Quiz, Drama Mamiya Shotaro dan Iitoyo Marie di Prime Video

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:10 WIB

Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Dicopot Kemendagri, Ini Sosok Penggantinya

Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Dicopot Kemendagri, Ini Sosok Penggantinya

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?

Jerat Jukir Liar Pakai Pasal Pemerasan: Solusi Tuntas atau Sekadar Tambal Sulam?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 06:30 WIB

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

×