Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perang AS-Israel Vs Iran, Rupiah Terkapar ke Rp16.830 per Dolar AS

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 02 Maret 2026 | 09:36 WIB
Perang AS-Israel Vs Iran, Rupiah Terkapar ke Rp16.830 per Dolar AS
Ilustrasi perang - Perang AS-Israel vs Iran. (Gemini)
  • Rupiah dibuka melemah ke Rp16.830 akibat eskalasi perang di Timur Tengah.
  • Mayoritas mata uang Asia ambruk; Won Korea catat pelemahan terdalam 0,80%.
  • BI diprediksi intervensi pasar untuk jaga rupiah di rentang Rp16.750-Rp16.900.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan taring yang tumpul pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. Berdasarkan data Bloomberg, Senin (2/3/2026), mata uang Garuda dibuka di level Rp16.830 per dolar Amerika Serikat (AS).

Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,26 persen dibandingkan penutupan hari Jumat (27/2/2026) yang berada di posisi Rp16.787 per dolar AS. Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) mematok posisi di Rp16.779 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut memanasnya suhu geopolitik di Timur Tengah menjadi biang kerok utama ambruknya nilai tukar. Investor cenderung menarik diri dari aset berisiko dan beralih ke aset aman (safe haven).

"Rupiah diperkirakan akan melemah dan bergerak volatile terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off dari eskalasi perang di Timur Tengah," ujar Lukman kepada media.

Meski tekanan cukup kuat, Lukman memprediksi pelemahan ini tidak akan berlangsung lama. Bank Indonesia (BI) diyakini tidak akan tinggal diam melihat mata uang Garuda terus ditekan sentimen global.

"BI diperkirakan akan melakukan intervensi di pasar untuk menjaga volatilitas. Prediksi pergerakan hari ini berada di rentang Rp16.750 hingga Rp16.900," tambahnya.

Rupiah tidak sendirian. Mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau "merah" dihantam keperkasaan Greenback:

  • Won Korea: Melemah terdalam (0,80%)
  • Peso Filipina: Anjlok 0,60%
  • Baht Thailand: Turun 0,46%
  • Ringgit Malaysia: Terdepresiasi 0,29%
  • Dolar Hong Kong menguat tipis 0,01%.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) terus merangkak naik ke level 97,83, menunjukkan dominasi dolar yang kian kokoh di pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya

Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 08:40 WIB

Kapolri: Stabilitas Keamanan Kunci Jaga Ekonomi di Tengah Konflik AS-Israel dan Iran!

Kapolri: Stabilitas Keamanan Kunci Jaga Ekonomi di Tengah Konflik AS-Israel dan Iran!

News | Senin, 02 Maret 2026 | 08:39 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Pecah, Harga Emas Bersiap Rp3,4 Juta Per Gram

Perang AS-Israel vs Iran Pecah, Harga Emas Bersiap Rp3,4 Juta Per Gram

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 08:38 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB