Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Vladimir Putin Turun Tangan, Siap Jadi Penengah Damaikan Situasi Timur Tengah

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2026 | 15:04 WIB
Vladimir Putin Turun Tangan, Siap Jadi Penengah Damaikan Situasi Timur Tengah
Presiden Rusia Vladimir Putin. [ALEX THERRIEN/ EPA]
  • Presiden Putin menawarkan mediasi kepada pemimpin negara Teluk pasca serangan udara AS dan Israel yang dikutuknya.
  • Rusia dan UEA sepakat mendesak penghentian kontak senjata dan kembali pada jalur perundingan diplomatik segera.
  • Presiden Prabowo Subianto siap memfasilitasi dialog dengan bertolak langsung ke Teheran jika disetujui pihak bertikai.

Suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi menawarkan diri sebagai mediator guna meredam ketegangan.

Dalam rangkaian pembicaraan telepon dengan para pemimpin negara-negara Teluk pada Senin (2/3/2026), Putin mengutuk keras serangan udara AS dan Israel yang ia labeli sebagai "tindakan agresi tanpa provokasi."

Kremlin menegaskan bahwa Moskwa tetap mempertahankan jalur komunikasi intensif dengan Teheran.

Hubungan strategis ini dianggap sebagai modal utama Rusia untuk menjadi penengah, terutama setelah pengaruh mereka di kawasan sempat goyah akibat jatuhnya rezim Bashar al-Assad di Suriah.

Dalam diplomasinya, Putin menghubungi Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa, serta Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani. Berikut adalah poin-poin penting dalam pembicaraan tersebut:

  • Penghubung Keluhan: Kepada UEA, Putin menawarkan diri untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan Abu Dhabi langsung kepada Teheran terkait serangan yang mereka alami.
  • Gencatan Senjata: Rusia dan UEA sepakat mengenai urgensi penghentian kontak senjata segera dan kembali ke meja perundingan diplomatik.
  • Stabilitas Kawasan: Kepada Bahrain dan Qatar, Moskwa menyatakan kesiapannya melakukan segala upaya untuk mencegah keterlibatan negara-negara lain yang dapat memperluas skala konflik.

Negara-negara Teluk, yang merupakan mitra strategis AS, kini berada dalam posisi sulit setelah fasilitas vital mereka menjadi sasaran drone dan rudal Iran sebagai balasan atas gempuran Sabtu lalu.

Langkah mediasi tidak hanya datang dari Moskwa. Pemerintah Indonesia turut menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi dialog demi terciptanya keamanan yang kondusif.

Melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI, Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesediaannya untuk bertolak langsung ke Teheran jika kedua belah pihak yang bertikai menyetujui langkah mediasi tersebut.

"Pemerintah Indonesia menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog... dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," tulis akun resmi @Kemlu_RI.

Di saat upaya mediasi ditawarkan, situasi di lapangan justru menunjukkan eskalasi yang kian berbahaya:

  • Serangan di Oman: Pada Selasa (3/3/2026), tangki bahan bakar di Pelabuhan Komersial Duqm, Oman, dihantam oleh rentetan drone. Satu tangki dilaporkan meledak, memicu kekhawatiran atas keamanan jalur distribusi energi.
  • Front Lebanon: Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, telah memberikan otoritas bagi militer untuk bergerak maju dan menguasai posisi tambahan di Lebanon. Juru bicara militer Israel menyebut pengerahan pasukan darat ke perbatasan Lebanon selatan adalah bagian dari "postur pertahanan ofensif."
  • Operasi Jangka Panjang: Israel menegaskan kesiapannya untuk menggempur Iran selama berminggu-minggu, meskipun mereka mengakui bahwa pengerahan pasukan darat ke wilayah Iran dianggap tidak praktis saat ini.

Blok negara Teluk (GCC) kini memperingatkan akan adanya balasan keras jika kedaulatan wilayah mereka terus diganggu, meningkatkan risiko perang terbuka di Teluk Persia yang melibatkan kekuatan nuklir dan ekonomi utama dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang AS-Iran Memanas, 3 Wasit Meksiko Tak Bisa Pulang Akibat Langit Timur Tengah 'Lumpuh'

Perang AS-Iran Memanas, 3 Wasit Meksiko Tak Bisa Pulang Akibat Langit Timur Tengah 'Lumpuh'

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:00 WIB

Eks Inter Milan Ngotot Pulang Bela Militer Iran Hingga Terancam Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

Eks Inter Milan Ngotot Pulang Bela Militer Iran Hingga Terancam Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:45 WIB

Menlu AS Sebut Amerika Serikat Serang Iran Karena 'Pengaruh' Israel

Menlu AS Sebut Amerika Serikat Serang Iran Karena 'Pengaruh' Israel

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:44 WIB

Qatar Stop Produksi LNG Usai Diserang Drone Iran, Harga Gas Eropa Meroket 54 Persen

Qatar Stop Produksi LNG Usai Diserang Drone Iran, Harga Gas Eropa Meroket 54 Persen

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:36 WIB

Prabowo Ingin Mediasi Iran vs AS-Israel, Pakar HI Ungkap 5 Tantangan Besar RI

Prabowo Ingin Mediasi Iran vs AS-Israel, Pakar HI Ungkap 5 Tantangan Besar RI

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:25 WIB

Trump Peringatkan 'Gelombang Besar' Serangan ke Iran Segera Datang

Trump Peringatkan 'Gelombang Besar' Serangan ke Iran Segera Datang

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB