Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Indonesia Mulai Impor Minyak dari AS saat Perang Iran Memanas, Antisipasi BBM Naik

M Nurhadi

Rabu, 04 Maret 2026 | 07:13 WIB
Indonesia Mulai Impor Minyak dari AS saat Perang Iran Memanas, Antisipasi BBM Naik
Ilustrasi sejumlah warga mengisi BBM di SPBU. [Dok Pertamina]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia tingkatkan impor minyak mentah dari AS karena eskalasi konflik Timur Tengah (Februari 2026).
  • Menteri ESDM Bahlil tegaskan 25% impor minyak dan 30% LPG Indonesia dari Timur Tengah terancam.
  • Pemerintah menjamin stok BBM nasional aman dan tidak ada rencana kenaikan harga BBM bersubsidi.

Suara.com - Pemerintah Indonesia mengambil langkah cepat dan strategis di tengah memanasnya suhu geopolitik di Timur Tengah.

Guna menjamin ketersediaan energi nasional, Indonesia memutuskan untuk meningkatkan volume impor minyak mentah dari Amerika Serikat (AS) sebagai langkah substitusi atas pasokan yang terganggu dari kawasan Teluk.

Keputusan krusial ini diambil menyusul eskalasi serangan udara antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang telah melumpuhkan jalur distribusi energi global.

Perang yang pecah sejak akhir Februari 2026 tersebut tidak hanya memakan korban sipil di Lebanon dan Iran, tetapi juga menyebabkan kekacauan pada transportasi udara dunia serta meroketnya harga minyak mentah internasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap pasokan energi dari Timur Tengah cukup signifikan.

Saat ini, sekitar 25% dari total impor minyak mentah Indonesia berasal dari kawasan tersebut. Tidak hanya itu, Timur Tengah juga menyumbang sekitar 30% dari total impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) nasional.

Kondisi jalur perdagangan di Selat Hormuz yang praktis tertutup menjadi alasan utama pengalihan ini. Selat tersebut merupakan jalur nadi bagi seperlima perdagangan minyak dunia yang bersinggungan langsung dengan garis pantai Iran.

"Skenario saat ini adalah untuk minyak mentah yang biasanya kita impor dari Timur Tengah, akan kita alihkan ke Amerika Serikat. Langkah ini diambil agar ada kepastian ketersediaan pasokan bagi kita di dalam negeri," ujar Bahlil dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Selain minyak mentah, Bahlil juga mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah mencari sumber pasokan LPG alternatif dari wilayah di luar Timur Tengah.

baca juga

Meskipun belum merinci negara mana saja yang menjadi target, langkah ini diambil untuk memastikan dapur masyarakat tetap mengepul di tengah ketidakpastian global.

Di tengah kemelut tersebut, kabar kurang sedap sempat muncul mengenai armada nasional. Dua unit kapal milik PT Pertamina (Persero) dilaporkan terjebak di Selat Hormuz akibat blokade dan situasi keamanan yang tidak kondusif.

Pemerintah Indonesia saat ini tengah mengupayakan jalur diplomasi intensif untuk mengevakuasi kedua kapal tersebut agar bisa keluar dari zona konflik dengan selamat.

Pihak Pertamina memastikan bahwa meskipun kapal tersebut belum bisa bergerak bebas, kondisi seluruh aset dan kru kapal dalam keadaan aman.

Juru bicara Pertamina menyatakan bahwa keselamatan awak kapal merupakan prioritas utama perusahaan dan koordinasi dengan otoritas internasional terus dilakukan setiap jam.

Sumber kekhawatiran terbesar dari perang di Timur Tengah adalah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Lonjakan harga minyak mentah dunia secara otomatis akan memberikan beban tambahan pada anggaran subsidi energi pemerintah.

Namun, Bahlil Lahadalia memberikan sinyal positif bagi para pemudik. Meskipun pemerintah terus memantau dampak kenaikan harga minyak mentah terhadap belanja subsidi, hingga saat ini tidak ada rencana untuk menaikkan harga BBM bersubsidi.

Pemerintah menjamin bahwa stok BBM dalam kondisi sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa mudik Lebaran 2026.

Hal ini sangat krusial mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, di mana mobilitas warga saat Idul Fitri mencapai puncaknya.

Pertamina memproyeksikan akan terjadi lonjakan permintaan bensin sebesar 12% selama masa libur Idul Fitri mendatang. Juru bicara Pertamina, Muh. Baron, menyatakan bahwa perusahaan telah melakukan pengamanan stok (stockpile) untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indeks Saham AS Merosot Secara Massal Imbas Konflik dengan Iran

Indeks Saham AS Merosot Secara Massal Imbas Konflik dengan Iran

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:01 WIB

Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi

Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 06:57 WIB

Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global

Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global

Foto | Rabu, 04 Maret 2026 | 06:49 WIB

Junaedi Saibih Divonis Bebas dalam Kasus Suap Vonis Korupsi Ekspor CPO

Junaedi Saibih Divonis Bebas dalam Kasus Suap Vonis Korupsi Ekspor CPO

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:05 WIB

Analis: Iran di Atas Angin, Ini Sebabnya

Analis: Iran di Atas Angin, Ini Sebabnya

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 05:45 WIB

Terpopuler: Koleksi Kendaraan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, 6 Mobil Listrik untuk Mudik Jauh

Terpopuler: Koleksi Kendaraan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, 6 Mobil Listrik untuk Mudik Jauh

Otomotif | Rabu, 04 Maret 2026 | 06:50 WIB

Terkini

Viralnya Liga Aspal Bikin Anak-Anak Menteng Kini Punya Lapangan Bola Sungguhan

Viralnya Liga Aspal Bikin Anak-Anak Menteng Kini Punya Lapangan Bola Sungguhan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:05 WIB

Temui Mendag China di Shanghai, Airlangga Dorong Kemitraan Ekonomi yang Lebih Seimbang

Temui Mendag China di Shanghai, Airlangga Dorong Kemitraan Ekonomi yang Lebih Seimbang

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:04 WIB

Moisturizer Sariayu untuk Kulit Berminyak yang Mana? Ini Pilihan dan Review Pembelinya

Moisturizer Sariayu untuk Kulit Berminyak yang Mana? Ini Pilihan dan Review Pembelinya

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01 WIB

3 Review Lipstik Ombre Lips yang Bagus dan Tahan Lama, High-Pigmented dan Transferproof 24 Jam

3 Review Lipstik Ombre Lips yang Bagus dan Tahan Lama, High-Pigmented dan Transferproof 24 Jam

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:00 WIB

Cocoon Siap Tayang Global, Anime Perang Garapan Eks Animator Studio Ghibli

Cocoon Siap Tayang Global, Anime Perang Garapan Eks Animator Studio Ghibli

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:00 WIB

6 Parfum Lokal yang Cocok untuk Zodiak Gemini, Aromanya Fresh dan Ceria

6 Parfum Lokal yang Cocok untuk Zodiak Gemini, Aromanya Fresh dan Ceria

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:51 WIB

Wonwoo SEVENTEEN Abadikan Cinta Tulus di Lagu Spring, Summer, Fall, Winter

Wonwoo SEVENTEEN Abadikan Cinta Tulus di Lagu Spring, Summer, Fall, Winter

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:50 WIB

Tensi Geopolitik Timur Tengah Mereda, ICP Juni 2026 Turun ke 83,45 Dolar AS per Barel

Tensi Geopolitik Timur Tengah Mereda, ICP Juni 2026 Turun ke 83,45 Dolar AS per Barel

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:45 WIB

Karier Panjang Aiptu EW Anggota Polres Blitar Kota Hancur di Tangan Narkoba

Karier Panjang Aiptu EW Anggota Polres Blitar Kota Hancur di Tangan Narkoba

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:45 WIB

Inggris vs Prancis: Konsistensi Penyerangan Prancis Berjumpa dengan Permainan Pragmatis Inggris

Inggris vs Prancis: Konsistensi Penyerangan Prancis Berjumpa dengan Permainan Pragmatis Inggris

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:35 WIB

×