Presiden Perancis Sebut Serangan ke Iran 'Ilegal', Trump Ancam Boikot Sekutu Barat

M Nurhadi

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:41 WIB
Presiden Perancis Sebut Serangan ke Iran 'Ilegal', Trump Ancam Boikot Sekutu Barat
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyapa wartawan setibanya di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (27/5/2025). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/sgd/foc]
baca 10 detik
  • Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengkritik keras aksi militer AS dan Israel di Iran sebagai tindakan di luar hukum internasional pada Selasa (3/3/2026).
  • Presiden Trump bereaksi agresif terhadap Eropa, mengancam memutus perdagangan Spanyol karena melarang penggunaan pangkalan udara untuk serangan ke Iran.
  • Tercatat insiden *friendly fire* Minggu (1/3/2026), di mana jet tempur Kuwait secara tidak sengaja menembak jatuh tiga pesawat F-15 milik Amerika Serikat.

Suara.com - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, secara terbuka melontarkan kritik pedas terhadap aksi militer Amerika Serikat dan Israel di Iran.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi pada Selasa (3/3/2026), Macron menegaskan bahwa meskipun Iran memiliki andil besar dalam memicu ketegangan, cara AS dan Israel merespons tidak dapat dibenarkan secara hukum.

Langkah Macron ini secara otomatis menempatkan Prancis di jalur konfrontasi diplomatik langsung dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Ketegangan ini menandai perpecahan signifikan di internal negara-negara anggota NATO dan sekutu Barat terkait cara menangani krisis bersenjata di Timur Tengah yang kian meluas.

Dalam pidatonya, Macron memilih kata-kata yang sangat hati-hati namun tajam. Ia mengakui bahwa pemerintah di Teheran memang memikul tanggung jawab atas konflik ini, tetapi ia menolak legitimasi serangan udara yang dilancarkan Washington dan Tel Aviv.

“Iran bears primary responsibility for the war,” ujar Macron, dilansir dari AFP, namun ia segera menambahkan bahwa serangan balasan tersebut telah dilakukan secara “outside the bounds of international law”.

Pernyataan Macron menjadikannya pemimpin Barat kedua yang berani mempertanyakan legalitas konflik ini secara formal.

Sebelumnya, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, telah lebih dulu menyuarakan kekhawatiran serupa, sebuah langkah yang berujung pada ancaman pembalasan ekonomi dari Gedung Putih.

Reaksi Keras Donald Trump terhadap Spanyol dan Inggris

baca juga

Presiden Donald Trump menanggapi sikap skeptis para pemimpin Eropa dengan retorika yang sangat agresif. Pada Selasa, Trump menyatakan bahwa dirinya tidak akan segan-segan untuk “memutus semua hubungan perdagangan dengan Spanyol.”

Ancaman ini muncul setelah pemerintah Spanyol melarang militer Amerika Serikat menggunakan pangkalan udara di wilayah mereka sebagai titik peluncuran serangan ke Iran.

Selain menyerang Spanyol, Trump juga melontarkan sindiran tajam kepada Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer. Trump membandingkan keraguan Starmer dalam memberikan dukungan penuh terhadap perang ini dengan kepemimpinan masa lalu Inggris.

Trump menyebut bahwa Sir Keir Starmer bukanlah sosok “Winston Churchill” setelah sang Perdana Menteri dinilai menunda-nunda keputusan untuk mendukung kampanye militer AS.

Menariknya, sebelum Macron mengeluarkan pernyataan "ilegal" tersebut, Trump sempat memuji Prancis sebagai negara yang "hebat" dalam mendukung upaya perang.

Perubahan sikap Macron ini diperkirakan akan memicu respons balasan baru dari Washington dalam beberapa hari ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Pasca-Agresi AS ke Iran, Siap Keluar?

Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Pasca-Agresi AS ke Iran, Siap Keluar?

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:39 WIB

Tensi Panas Iran-AS: Prabowo Gerilya Hubungi Para Pemimpin Negara Teluk

Tensi Panas Iran-AS: Prabowo Gerilya Hubungi Para Pemimpin Negara Teluk

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:24 WIB

Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan

Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:14 WIB

Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi

Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:55 WIB

Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Tertutup Rapat Karena Ini

Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Tertutup Rapat Karena Ini

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:45 WIB

Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace

Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:59 WIB

Terkini

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:40 WIB

×