Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Pasca-Agresi AS ke Iran, Siap Keluar?

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:39 WIB
Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Pasca-Agresi AS ke Iran, Siap Keluar?
Presiden Prabowo Subianto. [Antara/Bayu Pratama S/YU]
  • Prabowo evaluasi keanggotaan Board of Peace akibat penurunan efektivitas misi perdamaian.
  • Pemerintah kaji opsi keluar dari Board of Peace usai agresi Amerika.
  • Pengiriman delapan ribu pasukan TNI bergantung pada efektivitas misi Board of Peace.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto berencana mengevaluasi keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP). Langkah evaluasi ini diambil berdasarkan penilaian terhadap tingkat keberhasilan BoP dalam mencapai tujuannya yang dinilai kian menurun.

Penurunan efektivitas lembaga tersebut merupakan imbas dari serangan militer yang dilancarkan oleh inisiator BoP, yakni Amerika Serikat (AS) dan Israel, terhadap Iran. Rencana evaluasi ini menjadi salah satu pokok bahasan dalam pertemuan yang digelar Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah mantan presiden, mantan wakil presiden, ketua umum partai politik, serta mantan menteri luar negeri.

Pernyataan Prabowo dalam pertemuan tersebut diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri periode 2001–2009, Hassan Wirajuda.

“Iya, dengan perkembangan terakhir ini, keanggotaan kita memang harus dievaluasi,” ujar Hassan usai mengikuti diskusi bersama Presiden.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 3,5 jam tersebut, Prabowo dan para tokoh bangsa membahas posisi BoP pasca-eskalasi konflik Iran dengan AS-Israel.

“Tadi disampaikan kembali, apalagi dengan adanya perang di Iran, misi BoP yang ditujukan untuk gencatan senjata, bantuan kemanusiaan, rehabilitasi, dan rekonstruksi berpotensi besar mengalami kegagalan. Kami akan menilai hal tersebut,” tutur Hassan.

Berdasarkan penilaian itu, Pemerintah Indonesia akan menghitung kembali sejauh mana efektivitas BoP di masa depan. Meski demikian, keputusan final belum ditetapkan. Hassan mengungkapkan bahwa berdasarkan komunikasi Prabowo dengan sejumlah kepala negara, timbul kesan kuat bahwa potensi keberhasilan BoP kini merosot tajam.

“Tingkat penurunannya akan kita lihat seiring perkembangan situasi,” tambahnya.

Opsi Keluar dari BoP

Hassan menekankan bahwa Presiden Prabowo tidak menutup mata terhadap desakan publik yang meminta Indonesia segera keluar dari BoP menyusul agresi AS ke Teheran. Opsi untuk mengundurkan diri dari keanggotaan pun masuk dalam daftar pembahasan serius.

“Dibahas bahwa perang saat ini berpotensi melemahkan misi BoP. Presiden menyatakan akan menilai sejauh mana BoP tetap menjalankan misinya. Jika tidak, maka kita keluar. Beliau sangat terbuka dan tidak menutupi hal itu,” tegas Hassan.

Terkait rencana pengiriman 8.000 personel TNI berdasarkan mandat BoP, hal tersebut juga tidak luput dari pembicaraan. Kelanjutan rencana pengiriman pasukan perdamaian tersebut kini sangat bergantung pada penilaian efektivitas BoP di lapangan.

“Semuanya tergantung pada apakah BoP dinilai masih efektif atau tidak,” pungkas Hassan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tensi Panas Iran-AS: Prabowo Gerilya Hubungi Para Pemimpin Negara Teluk

Tensi Panas Iran-AS: Prabowo Gerilya Hubungi Para Pemimpin Negara Teluk

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:24 WIB

Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan

Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:14 WIB

Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi

Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:55 WIB

Terkini

Sinyal Damai di Selat Hormuz: PBB Sambut Langkah Iran, Trump Masih 'Kunci' Pelabuhan

Sinyal Damai di Selat Hormuz: PBB Sambut Langkah Iran, Trump Masih 'Kunci' Pelabuhan

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:06 WIB

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

News | Sabtu, 18 April 2026 | 09:00 WIB

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

News | Sabtu, 18 April 2026 | 08:10 WIB

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB