Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:14 WIB
Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan
Menteri Luar Negeri, Sugiono usai pertemuan silaturahmi Presiden Prabowo bersama para tokoh bangsa di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3/2026). [Dok. Biro Pers Istana]
baca 10 detik
  • Pemerintah siapkan evakuasi darat bagi lima belas WNI di wilayah Iran.
  • Menlu Sugiono prioritaskan evakuasi bertahap WNI melalui rute Teheran menuju Azerbaijan.
  • Penutupan ruang udara paksa evakuasi WNI di Iran tempuh jalur darat.

Suara.com - Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran telah menyiapkan skenario evakuasi bagi warga negara Indonesia atau WNI di Iran. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya eskalasi keamanan akibat serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel ke wilayah tersebut.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menekankan bahwa mekanisme evakuasi ini diperuntukkan bagi WNI yang menyatakan kesediaannya secara sukarela.

"Perlu diketahui bahwa dari seluruh WNI di wilayah terdampak, tidak semuanya berkeinginan untuk dievakuasi. Namun, sudah ada beberapa yang bersedia, dan saya telah memerintahkan pelaksanaan evakuasi secara bertahap," ujar Sugiono di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 15 WNI telah menyatakan kesediaan untuk meninggalkan Iran. Rencananya, mereka akan dievakuasi melalui jalur darat menuju utara Iran, tepatnya ke Baku, Azerbaijan. Jalur darat dipilih sebagai alternatif utama mengingat ruang udara di Iran maupun sejumlah negara Teluk masih ditutup untuk penerbangan sipil.

Terkait waktu pelaksanaan, pemerintah masih menghitung momentum yang tepat karena perjalanan yang harus ditempuh cukup panjang dan berisiko.

"Perjalanan dari Teheran ke Baku memakan waktu sekitar 10 jam. Logistik harus dihitung matang, kondisi kesehatan mereka juga harus dipastikan, dan berbagai faktor lainnya. Jadi, evakuasi tidak bisa dilakukan secara instan dalam hitungan detik," jelas Sugiono.

Sementara itu, mengenai kondisi WNI di negara-negara Teluk lainnya yang juga terdampak konflik, seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Qatar, Sugiono menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada permintaan evakuasi.

"Sejauh ini belum ada yang meminta untuk dievakuasi dari negara-negara tersebut. Fokus saat ini adalah pada 15 WNI yang sudah bersedia, dengan mempertimbangkan aspek logistik dan perjalanan panjang yang akan ditempuh," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi

Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:55 WIB

Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Tertutup Rapat Karena Ini

Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Tertutup Rapat Karena Ini

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:45 WIB

Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace

Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:59 WIB

Terkini

3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan Tombol SOS

3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan Tombol SOS

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 16:23 WIB

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:21 WIB

Pernah Dirumorkan Bakal Dinaturalisasi, Begini Nasib Terbaru Pemain Keturunan Indonesia Finn Dicke

Pernah Dirumorkan Bakal Dinaturalisasi, Begini Nasib Terbaru Pemain Keturunan Indonesia Finn Dicke

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:21 WIB

The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi

The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:20 WIB

Sekolah di Pelalawan Pulangkan Siswa Akibat Kabut Asap Memburuk

Sekolah di Pelalawan Pulangkan Siswa Akibat Kabut Asap Memburuk

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 16:19 WIB

Motul Indonesia Perkuat Jaringan Layanan Lewat Pembukaan Bengkel B-Quik

Motul Indonesia Perkuat Jaringan Layanan Lewat Pembukaan Bengkel B-Quik

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 16:19 WIB

Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan

Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:18 WIB

Ulasan The Detective Is Already Dead Vol 1-4: Dialog Menggigit, Eksekusi Plot Bikin Menjerit

Ulasan The Detective Is Already Dead Vol 1-4: Dialog Menggigit, Eksekusi Plot Bikin Menjerit

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:18 WIB

Perhutanan Sosial Dinilai Minim Evaluasi, Aktivis Soroti Pemberian Izin

Perhutanan Sosial Dinilai Minim Evaluasi, Aktivis Soroti Pemberian Izin

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:17 WIB

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:16 WIB

×