Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), Saham yang Diduga Digoreng PT MASI

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 05 Maret 2026 | 06:13 WIB
Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), Saham yang Diduga Digoreng PT MASI
PT Berkah Beton Sadaya Tbk

Suara.com - temuan terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dugaan tindak pidana serius yang melibatkan emiten beton asal Subang, PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), dan pihak sekuritas PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI).

Tim Penyidik OJK mensinyalir adanya praktik manipulasi informasi material pada saat penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) serta laporan penggunaan dana yang tidak transparan.

Dugaan skandal ini disebut-sebut memberikan keuntungan ilegal hingga mencapai Rp14,5 triliun.

Kasus yang terjadi dalam kurun waktu 2020-2022 ini menyeret nama Sdr. ASS selaku beneficial owner BEBS dan mantan petinggi investment banking di sekuritas terkait.

Modus yang dijalankan meliputi insider trading, manipulasi penjatahan pasti (fixed allotment), hingga transaksi semu.

Rangkaian aksi goreng-menggoreng saham ini diduga menjadi dalang di balik meroketnya harga saham BEBS di pasar reguler yang sangat tidak wajar, yakni mencapai 7.150 persen.

Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS)

PT Berkah Beton Sadaya Tbk resmi didirikan pada tahun 2019 dengan basis operasional utama di Subang, Jawa Barat. Perusahaan ini memfokuskan lini bisnisnya sebagai produsen bahan bangunan esensial untuk mendukung masifnya proyek infrastruktur di Indonesia.

Alamat Pusat: Jl. Raya Sembung Pagaden KM 9,5 Gunungsari, Pagaden, Subang.

Baca Juga: OJK Mulai Kumpulkan Data Saham Gorengan, Ini Bocorannya

Fokus Bisnis: Produksi beton siap pakai (readymix) dan beton pracetak (precast).

Produk Unggulan: Tiang beton, paku bumi, beton ready mix, serta layanan pengiriman logistik beton.

BEBS resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Maret 2021. Saat itu, perusahaan melepas 2 miliar lembar saham atau setara 22,22% dari total modal ke publik dengan harga perdana yang tergolong murah, yakni Rp100 per saham.

Dari aksi korporasi tersebut, BEBS berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp200 miliar.

Rencana Penggunaan Dana IPO Berdasarkan prospektus awal, dana hasil IPO tersebut direncanakan untuk:

  • 53,67% (Sekitar Rp103 miliar): Akuisisi lahan seluas 74.045 meter persegi di Subang.
  • 46,33%: Dialokasikan untuk belanja modal (capital expenditure) guna memperkuat kapasitas produksi.

Namun, OJK kini tengah menyelidiki apakah realisasi penggunaan dana tersebut benar-benar sesuai dengan laporan yang disampaikan kepada publik atau justru menjadi bagian dari manipulasi informasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI