Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Penampakan Lukisan 44.000 Tahun di Lahan Tambang Milik BUMN

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 05 Maret 2026 | 07:57 WIB
Penampakan Lukisan 44.000 Tahun di Lahan Tambang Milik BUMN
Karyawan PT Semen Tonasa melakukan monitoring lukisan seni cadas tertua di dunia berusia sekitar 44.000 tahun bergambar hewan pada dinding Leang (Gua) Bulu Sipong 4, Pangkep, Sulawesi Selatan. Foto SIG
  • SIG konservasi situs dunia 44.000 tahun di lahan tambang Tonasa, kini masuk UNESCO Global Geopark.
  • Semen Tonasa tetapkan 31,64 hektare lahan tambang jadi Taman Kehati & Geopark Bulu Sipong.
  • Indeks Kehati naik di 2025, SIG sukses jaga flora-fauna endemik di tengah area industri.

Suara.com - Siapa sangka di balik riuhnya aktivitas industri semen, tersimpan saksi bisu peradaban manusia purba yang mendunia.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Tonasa, membuktikan bahwa operasional tambang bisa berjalan beriringan dengan pelestarian sejarah lewat konservasi Leang (Gua) Bulu Sipong 4.

Situs yang terletak di Kelurahan Bontoa, Pangkep, Sulawesi Selatan ini bukan sekadar gua biasa. Di dalamnya terdapat seni cadas tertua di dunia berusia 44.000 tahun yang menggambarkan adegan perburuan. Kini, kawasan tersebut telah resmi menyandang status sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark.

Meski berada di lahan tambang tanah liat milik PT Semen Tonasa, perusahaan mengambil langkah tegas untuk tidak menyentuh area tersebut demi konservasi. Atas rekomendasi SIG, lahan seluas 31,64 hektare (sekitar 11,3% dari total lahan tambang) ditetapkan sebagai kawasan lindung.

Lukisan seni cadas tertua di dunia berusia sekitar 44.000 tahun yang menggambarkan perburuan seekor anoa pada dinding Leang di Bulu Sipong 4, Pangkep, Sulawesi Selatan. Foto SIG.
Lukisan seni cadas tertua di dunia berusia sekitar 44.000 tahun yang menggambarkan perburuan seekor anoa pada dinding Leang di Bulu Sipong 4, Pangkep, Sulawesi Selatan. Foto SIG.

"Penetapan kawasan Bulu Sipong sebagai kawasan konservasi menjadi bukti komitmen SIG dan PT Semen Tonasa terhadap pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan industri dengan lingkungan dan nilai budaya," ujar Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni.

Langkah SIG tidak berhenti pada pemagaran situs. Perusahaan melakukan manajemen profesional untuk memastikan peninggalan prasejarah ini tetap utuh meski berada di dekat area industri.

Bulu Sipong kini juga bertransformasi menjadi Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati). Berdasarkan data hingga 2025, kawasan ini menjadi rumah bagi ribuan pohon dan puluhan satwa liar.

Keberhasilan ini membawa SIG dan PT Semen Tonasa melenggang ke panggung internasional, seperti SPAFACON 2024 dan Indonesia Geopark Leader Forum 2025, sebagai contoh nyata perusahaan yang sukses menyelaraskan profit dengan pelestarian warisan bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Askrindo Gelar Safari Ramadan di 11 Kota

Askrindo Gelar Safari Ramadan di 11 Kota

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 07:49 WIB

Daftar Mudik Gratis BNI 2026: Cek Syarat, Rute, dan Jadwal Keberangkatan

Daftar Mudik Gratis BNI 2026: Cek Syarat, Rute, dan Jadwal Keberangkatan

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:34 WIB

PSIM Yogyakarta Kehilangan Ze Valente Lawan Semen Padang, Van Gastel Putar Otak

PSIM Yogyakarta Kehilangan Ze Valente Lawan Semen Padang, Van Gastel Putar Otak

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 16:25 WIB

Terkini

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:17 WIB

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:56 WIB

DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran

DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:39 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Pengamat Anggap Dua Jurus BI-Kemenkeu Kurang Jitu

Rupiah Masih Tertekan, Pengamat Anggap Dua Jurus BI-Kemenkeu Kurang Jitu

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:38 WIB

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:31 WIB

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:27 WIB

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:23 WIB

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:15 WIB

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:47 WIB

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:40 WIB