Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Gejolak Global vs. Pasar Kripto: Stabil atau Rentan? Direktur CFX Ungkap Fakta Ini

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 05 Maret 2026 | 08:06 WIB
Gejolak Global vs. Pasar Kripto: Stabil atau Rentan? Direktur CFX Ungkap Fakta Ini
Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani, di Jakarta, Rabu (4/3/2026). [Suara.com/Rina]
  • Gejolak geopolitik global, termasuk perang Iran-AS, memicu koreksi harga kripto di pasar internasional dan Indonesia.
  • Aktivitas transaksi kripto relatif stabil meskipun harga sempat terkoreksi dalam akibat tekanan pasar global.
  • CFX merekomendasikan produk derivatif sebagai instrumen lindung nilai terhadap volatilitas dan penurunan harga kripto.

Suara.com - Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani, menilai gejolak geopolitik global termasuk konflik dan perang memang memberi dampak terhadap pasar kripto dunia. Apalagi, saat ini terjadi perang anatara Iran vs Amerika Serikat dan Iran

Namun demikian, menurutnya aktivitas transaksi kripto relatif tetap stabil meskipun harga sempat mengalami koreksi cukup dalam.

Subani menjelaskan bahwa pergerakan harga kripto di Indonesia tidak terlepas dari dinamika pasar global. Saat terjadi tekanan global, harga kripto cenderung mengikuti tren penurunan yang terjadi di pasar internasional.

“Kalau kita melihat market global, kripto memang mengalami penurunan. Ada koneksi harga secara global,” ujar Subani di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Selain faktor geopolitik, ia menyebut pergerakan harga kripto juga berkaitan dengan siklus empat tahunan yang selama ini dikenal di industri kripto. Meski begitu, ia menilai koreksi harga yang terjadi tidak diikuti penurunan aktivitas perdagangan secara signifikan.

“Terjadinya koreksi harga di kripto itu volume transaksi tidak sedalam koreksi harganya. Jadi relatif transaksi kripto masih lebih stabil dibandingkan kualitas dari harga kripto itu sendiri,” katanya.

Ilustrasi kripto (unsplash)
Ilustrasi kripto (unsplash)

Ia menambahkan, ketika konflik atau perang pertama kali terjadi, pasar kripto sempat mengalami tekanan cukup besar. Namun, pemulihan harga berlangsung relatif cepat sehingga kondisi pasar saat ini dinilai lebih stabil dibandingkan saat koreksi sebelumnya.

“Waktu perang awal terjadi memang ada koreksi harga cukup dalam. Tapi recovery-nya juga cukup cepat dan sekarang sudah lebih stabil dibanding waktu koreksi sebelumnya,” jelasnya.

Meski demikian, Subani mengakui pergerakan kripto sulit diprediksi secara cepat dan presisi karena sangat dipengaruhi sentimen global.

Dalam menghadapi volatilitas tersebut, CFX mendorong pemanfaatan produk derivatif sebagai instrumen lindung nilai (hedging).

Menurutnya, produk ini memungkinkan pelaku pasar melindungi nilai aset kripto mereka ketika harga di pasar spot mengalami penurunan.

“Walaupun di pasar spot ada dampak negatif seperti penurunan harga atau volume trading, produk derivatif bisa digunakan untuk lindung nilai,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pada perdagangan derivatif, investor masih berpeluang memperoleh keuntungan baik ketika pasar bergerak naik maupun turun, selama strategi transaksi dilakukan dengan tepat.

Secara keseluruhan, CFX tetap optimistis terhadap prospek industri kripto ke depan, meskipun pasar global masih dibayangi berbagai ketidakpastian geopolitik.

“Di derivatif, ketika market naik atau turun, pemain tetap bisa mendapatkan keuntungan sesuai dengan strategi trading-nya. Jadi memang produk derivatif ini kami hadirkan untuk melindungi nilai aset kripto,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Kripto Indonesia Mencapai 20,19 Juta, Indodax Sukses Bukukan Transaksi Rp201 Triliun

Investor Kripto Indonesia Mencapai 20,19 Juta, Indodax Sukses Bukukan Transaksi Rp201 Triliun

Bisnis | Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:15 WIB

Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan

Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan

Bisnis | Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:09 WIB

Perangi Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme, Ekosistem Aset Digital Kian Diperkuat

Perangi Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme, Ekosistem Aset Digital Kian Diperkuat

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 17:05 WIB

Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?

Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 15:05 WIB

COIN Optimistis Pemangkasan Biaya Transaksi CFX Akan Picu Efek Berganda

COIN Optimistis Pemangkasan Biaya Transaksi CFX Akan Picu Efek Berganda

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:42 WIB

5 Alasan Utama Perdagangan Kripto Berbeda dengan Perdagangan Forex Meskipun Grafik Terlihat Sama

5 Alasan Utama Perdagangan Kripto Berbeda dengan Perdagangan Forex Meskipun Grafik Terlihat Sama

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:32 WIB

Terkini

Mohon Bersabar Emak-emak! HET MinyaKita Pasti Naik Tapi Harganya Belum Ditentukan

Mohon Bersabar Emak-emak! HET MinyaKita Pasti Naik Tapi Harganya Belum Ditentukan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:15 WIB

Pemicu IHSG Anjlok 3% hingga 716 Saham Merah di Perdagangan Sesi I

Pemicu IHSG Anjlok 3% hingga 716 Saham Merah di Perdagangan Sesi I

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:54 WIB

IHSG Kacau-Balau, Analis Sarankan Investor Ritel Hati-hati dan Perlu Jaga Modal

IHSG Kacau-Balau, Analis Sarankan Investor Ritel Hati-hati dan Perlu Jaga Modal

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:37 WIB

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:55 WIB

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:45 WIB

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:21 WIB

Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar

Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:28 WIB

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:15 WIB

Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus

Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:14 WIB