Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Gejolak Global vs. Pasar Kripto: Stabil atau Rentan? Direktur CFX Ungkap Fakta Ini

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 05 Maret 2026 | 08:06 WIB
Gejolak Global vs. Pasar Kripto: Stabil atau Rentan? Direktur CFX Ungkap Fakta Ini
Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani, di Jakarta, Rabu (4/3/2026). [Suara.com/Rina]
  • Gejolak geopolitik global, termasuk perang Iran-AS, memicu koreksi harga kripto di pasar internasional dan Indonesia.
  • Aktivitas transaksi kripto relatif stabil meskipun harga sempat terkoreksi dalam akibat tekanan pasar global.
  • CFX merekomendasikan produk derivatif sebagai instrumen lindung nilai terhadap volatilitas dan penurunan harga kripto.

Suara.com - Direktur Utama Bursa Kripto CFX, Subani, menilai gejolak geopolitik global termasuk konflik dan perang memang memberi dampak terhadap pasar kripto dunia. Apalagi, saat ini terjadi perang anatara Iran vs Amerika Serikat dan Iran

Namun demikian, menurutnya aktivitas transaksi kripto relatif tetap stabil meskipun harga sempat mengalami koreksi cukup dalam.

Subani menjelaskan bahwa pergerakan harga kripto di Indonesia tidak terlepas dari dinamika pasar global. Saat terjadi tekanan global, harga kripto cenderung mengikuti tren penurunan yang terjadi di pasar internasional.

“Kalau kita melihat market global, kripto memang mengalami penurunan. Ada koneksi harga secara global,” ujar Subani di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Selain faktor geopolitik, ia menyebut pergerakan harga kripto juga berkaitan dengan siklus empat tahunan yang selama ini dikenal di industri kripto. Meski begitu, ia menilai koreksi harga yang terjadi tidak diikuti penurunan aktivitas perdagangan secara signifikan.

“Terjadinya koreksi harga di kripto itu volume transaksi tidak sedalam koreksi harganya. Jadi relatif transaksi kripto masih lebih stabil dibandingkan kualitas dari harga kripto itu sendiri,” katanya.

Ilustrasi kripto (unsplash)
Ilustrasi kripto (unsplash)

Ia menambahkan, ketika konflik atau perang pertama kali terjadi, pasar kripto sempat mengalami tekanan cukup besar. Namun, pemulihan harga berlangsung relatif cepat sehingga kondisi pasar saat ini dinilai lebih stabil dibandingkan saat koreksi sebelumnya.

“Waktu perang awal terjadi memang ada koreksi harga cukup dalam. Tapi recovery-nya juga cukup cepat dan sekarang sudah lebih stabil dibanding waktu koreksi sebelumnya,” jelasnya.

Meski demikian, Subani mengakui pergerakan kripto sulit diprediksi secara cepat dan presisi karena sangat dipengaruhi sentimen global.

Dalam menghadapi volatilitas tersebut, CFX mendorong pemanfaatan produk derivatif sebagai instrumen lindung nilai (hedging).

Menurutnya, produk ini memungkinkan pelaku pasar melindungi nilai aset kripto mereka ketika harga di pasar spot mengalami penurunan.

“Walaupun di pasar spot ada dampak negatif seperti penurunan harga atau volume trading, produk derivatif bisa digunakan untuk lindung nilai,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pada perdagangan derivatif, investor masih berpeluang memperoleh keuntungan baik ketika pasar bergerak naik maupun turun, selama strategi transaksi dilakukan dengan tepat.

Secara keseluruhan, CFX tetap optimistis terhadap prospek industri kripto ke depan, meskipun pasar global masih dibayangi berbagai ketidakpastian geopolitik.

“Di derivatif, ketika market naik atau turun, pemain tetap bisa mendapatkan keuntungan sesuai dengan strategi trading-nya. Jadi memang produk derivatif ini kami hadirkan untuk melindungi nilai aset kripto,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Kripto Indonesia Mencapai 20,19 Juta, Indodax Sukses Bukukan Transaksi Rp201 Triliun

Investor Kripto Indonesia Mencapai 20,19 Juta, Indodax Sukses Bukukan Transaksi Rp201 Triliun

Bisnis | Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:15 WIB

Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan

Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan

Bisnis | Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:09 WIB

Perangi Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme, Ekosistem Aset Digital Kian Diperkuat

Perangi Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme, Ekosistem Aset Digital Kian Diperkuat

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 17:05 WIB

Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?

Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 15:05 WIB

COIN Optimistis Pemangkasan Biaya Transaksi CFX Akan Picu Efek Berganda

COIN Optimistis Pemangkasan Biaya Transaksi CFX Akan Picu Efek Berganda

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:42 WIB

5 Alasan Utama Perdagangan Kripto Berbeda dengan Perdagangan Forex Meskipun Grafik Terlihat Sama

5 Alasan Utama Perdagangan Kripto Berbeda dengan Perdagangan Forex Meskipun Grafik Terlihat Sama

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:32 WIB

Terkini

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB