Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

IHSG Masih Rebound di Sesi I, 630 Saham Meroket

Achmad Fauzi

Kamis, 05 Maret 2026 | 12:58 WIB
IHSG Masih Rebound di Sesi I, 630 Saham Meroket
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG menguat 1,67 persen mencapai level 7.703 pada perdagangan sesi pertama Kamis, 5 Maret 2026.
  • Penguatan ini dipicu harapan meredanya ketegangan geopolitik Timur Tengah menyusul potensi dialog Iran-AS.
  • China menetapkan target pertumbuhan ekonomi 2026 antara 4,5 hingga 5 persen pada sidang legislatifnya.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan sesi pertama Kamis, 5 Maret 2026. Indeks naik 126 poin atau 1,67 persen ke level 7.703.

Analis Pliarmas Investindo Sekuritas dalam riset menyebutkan, penguatan IHSG sejalan dengan rebound bursa Asia yang mengikuti kenaikan indeks di Wall Street.

Sentimen positif tersebut didorong harapan meredanya konflik di Timur Tengah setelah muncul kabar kemungkinan dialog antara Iran dan Amerika Serikat.

Sebelumnya dilaporkan bahwa intelijen Iran ingin berdialog dengan badan intelijen AS, Central Intelligence Agency, guna mengakhiri konflik yang terjadi di antara kedua pihak.

Meski perundingan belum akan dilakukan dalam waktu dekat, kabar tersebut dinilai memberi harapan bagi pasar global bahwa ketegangan geopolitik dapat mereda.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain faktor geopolitik, sentimen positif juga datang dari China. Dalam sidang legislatif tahunan, pemerintah China menetapkan target pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,5 hingga 5 persen, sedikit lebih rendah dibanding target sekitar 5 persen dalam tiga tahun terakhir.

Perdana Menteri China Li Qiang menyatakan pemerintah akan mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi setelah target 2025 tercapai, dengan dukungan ekspor yang tetap kuat meski ada ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat.

Untuk menopang pertumbuhan, Beijing juga akan mempertahankan defisit fiskal sebesar 4 persen dari produk domestik bruto (PDB) serta menargetkan inflasi konsumen sekitar 2 persen guna mengantisipasi risiko deflasi.

Pemerintah China juga berencana menciptakan 12 juta lapangan kerja baru di wilayah perkotaan dan menjaga tingkat pengangguran sekitar 5,5 persen, sama seperti target tahun sebelumnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah di China akan diizinkan menerbitkan obligasi khusus senilai 4,4 triliun yuan untuk mendanai proyek investasi. Selain itu, obligasi pemerintah jangka panjang senilai 1,3 triliun yuan juga akan diterbitkan guna memperkuat dukungan fiskal.

Pliarmas Investindo Sekuritas juga merekomendasikan saham BIPI dengan rekomendasi beli (buy) pada kisaran support 270 dan resistance 320.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada sesi I ini, sebanyak 18,28 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 9,93 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,21 juta kali.

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 630 saham bergerak naik, sedangkan 127 saham mengalami penurunan, dan 201 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, ENZO, RODA, BIPP, SKBM, ROCK, ALKA, LAND, RONY, VKTR, BUVA, JAYA.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ELPI, INDS, MMLP, ARTA, UDNG, HBAT, BUKK, LCKM, LOPI.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong

Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:48 WIB

Saham ASII Diborong Lagi saat Harganya Murah

Saham ASII Diborong Lagi saat Harganya Murah

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:38 WIB

IHSG Mulai Bangkit, Pagi Ini Dibuka Melonjak 1,56%

IHSG Mulai Bangkit, Pagi Ini Dibuka Melonjak 1,56%

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:51 WIB

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:49 WIB

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:16 WIB

Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong

Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:10 WIB

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:56 WIB

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:51 WIB

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:47 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB