Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Obral 10 Blok Migas Baru, ESDM Rayu Investor Pakai Bagi Hasil Jumbo 50 Persen

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 05 Maret 2026 | 14:53 WIB
Obral 10 Blok Migas Baru, ESDM Rayu Investor Pakai Bagi Hasil Jumbo 50 Persen
Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas), Laode Sulaeman. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • Pemerintah tawarkan 10 blok migas baru hasil studi Badan Geologi dan LEMIGAS.
  • Investor dirayu insentif bagi hasil (split) hingga 50% dan bebas pajak eksplorasi.
  • Pendaftaran proposal lelang 10 area migas dibuka mulai 1 hingga 10 April 2026.

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menawarkan 10 blok minyak dan gas bumi (migas) baru hasil pemetaan dari 110 area potensial di Indonesia. Langkah ini diambil untuk memacu kegiatan eksplorasi dan menggaet investor raksasa masuk ke tanah air.

Dirjen Migas, Laode Sulaeman mengungkapkan, blok-blok tersebut bukan sekadar "data di atas kertas". Seluruh area telah melewati tahap studi mendalam oleh Badan Geologi dan LEMIGAS untuk memastikan akurasi potensi cadangan sebelum dilempar ke pasar.

"Studi tersebut merupakan bagian dari peran aktif Pemerintah untuk meningkatkan kualitas data migas agar calon investor lebih tertarik, utamanya dalam eksplorasi migas," ujar Laode sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Kamis (5/3/2026).

Demi memenangkan persaingan investasi global, pemerintah tidak hanya mengandalkan data. Sejumlah "pemanis" berupa insentif fiskal telah disiapkan. Salah satu yang paling menggiurkan adalah peningkatan porsi bagi hasil (split) bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) hingga mencapai 50 persen.

Tak hanya itu, investor juga diberikan fleksibilitas penuh dalam memilih jenis kontrak, baik itu cost recovery maupun gross split. Untuk meringankan beban di awal, pemerintah juga memberikan pembebasan pajak tidak langsung (indirect tax) selama masa eksplorasi.

"Pemerintah juga melakukan eksplorasi langsung dengan pembiayaan APBN, termasuk kegiatan seismik. Ini dilakukan untuk mengurangi risiko eksplorasi yang selama ini jadi momok investor," tambah Laode.

Jadwal Lelang dan Daftar 10 Blok Migas

Bagi para pemain migas yang berminat, pemerintah menyediakan dua jalur: Penawaran Langsung melalui Studi Bersama atau Lelang Reguler. Pengumpulan proposal akan dibuka pada 1 hingga 10 April 2026.

Berikut adalah daftar 10 area potensial blok migas baru yang ditawarkan:

  1. RUPAT
  2. PURI
  3. KARAPAN BARU
  4. PESUT MAHAKAM
  5. BENGARA II
  6. MARATUA II
  7. SOUTH MATINDOK
  8. LAO-LAO
  9. ROMBEBAI
  10. NORTHERN PAPUA / JAYAPURA

Laode menegaskan, sesuai arahan Menteri ESDM, birokrasi lintas instansi akan disederhanakan demi mempercepat perizinan. "Kami membuka peluang lebar bagi perusahaan migas yang memiliki kapabilitas untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi di Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026

Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 22:19 WIB

Apindo: Ingatkan Risiko Krisis Listrik Akibat Pemangkasan Produksi Batu Bara

Apindo: Ingatkan Risiko Krisis Listrik Akibat Pemangkasan Produksi Batu Bara

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:53 WIB

BEI Bidik 50 Ribu Calon Investor Masuk di Pasar Modal Syariah, Ini Strateginya

BEI Bidik 50 Ribu Calon Investor Masuk di Pasar Modal Syariah, Ini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 09:11 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:13 WIB

Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026

Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna

RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:46 WIB

Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor

Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:42 WIB

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:31 WIB

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:48 WIB

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:34 WIB

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:26 WIB