Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Emas Antam Fluktuatif, Hari Ini Merosot Jadi Rp 3.024.000/Gram

Achmad Fauzi

Jum'at, 06 Maret 2026 | 09:46 WIB
Emas Antam Fluktuatif, Hari Ini Merosot Jadi Rp 3.024.000/Gram
Emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) di Jakarta, Selasa (3/3).
  • Harga emas Antam per 6 Maret 2026 turun Rp 25.000 menjadi Rp 3.024.000 per gram; harga beli kembali juga turun.
  • Harga emas Antam setelah pajak berbeda bervariasi tergantung ukuran gramasi, contohnya 1 gram menjadi Rp 3.031.560.
  • Emas dunia tertekan penguatan dolar AS dan antisipasi data ketenagakerjaan, meskipun ketegangan Timur Tengah berpotensi mendongkrak permintaan aset aman.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Juma, 6 Maret 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 3.024.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu mulai anjlok Rp 25.000 dibandingkan hari Kamis, 5 Maret 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.787.000 per gram.

Harga buyback itu juga turun Rp 32.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Pekerja menunjukkan emas yang dijual di Butik Emas Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) di Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2024). [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/YU/pri.]
Pekerja menunjukkan emas yang dijual di Butik Emas Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) di Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2024). [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/YU/pri.]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.565.905
  • Emas 1 Gram Rp 3.031.560
  • Emas 2 gram Rp 6.002.970
  • Emas 3 gram Rp 8.979.393
  • Emas 5 gram Rp 14.932.238
  • Emas 10 gram Rp 29.809.338
  • Emas 25 gram Rp 74.397.530
  • Emas 50 gram Rp 149.968.988
  • Emas 100 gram Rp 299.859.780
  • Emas 250 gram Rp 743.118.163
  • Emas 500 gram Rp 1.486.025.800
  • Emas 1.000 gram Rp 2.972.011.500

Harga Emas Dunia Fluktuatif

Harga emas dunia mengalami penurunan pada awal perdagangan Asia, Jumat. Logam mulia tersebut kehilangan momentum di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip laporan FXStreet, harga emas spot (XAU/USD) sempat anjlok hingga mendekati level USD5.085 per troy ons pada awal sesi Asia.

Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menekan harga emas. Selain itu, pelaku pasar juga menantikan rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat untuk Februari yang dijadwalkan keluar pada Jumat waktu setempat.

Di sisi lain, lonjakan harga energi turut memengaruhi sentimen pasar. Kenaikan harga minyak dan gas yang dipicu konflik di Timur Tengah memicu kekhawatiran munculnya tekanan inflasi baru.

Kondisi tersebut membuat pelaku pasar mulai mengurangi ekspektasi terhadap pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut oleh bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed). Situasi ini mendorong penguatan dolar AS yang pada akhirnya menekan harga komoditas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar, termasuk emas.

Meski demikian, analis menilai pelemahan harga emas saat ini bukan berarti minat terhadap aset safe haven menurun. "Volatilitas baru-baru ini bukan berarti permintaan emas sebagai aset safe-haven telah melemah," kata analis Morgan Stanley.

Ia menambahkan bahwa perlambatan harga emas saat ini lebih dipengaruhi oleh dua faktor utama, yakni penguatan dolar AS serta investor yang mencari likuiditas di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.

"Perlambatan ini sebagian besar didorong oleh dua faktor: dolar AS yang lebih kuat dan investor yang mencari likuiditas," ujarnya.

Di tengah pelemahan harga emas, ketegangan geopolitik di Timur Tengah justru berpotensi kembali mendongkrak permintaan terhadap aset aman.

Dilaporkan bahwa Iran melancarkan gelombang serangan rudal dan drone baru di kawasan Teluk pada Kamis. Serangan tersebut dilaporkan terjadi di sejumlah negara, termasuk Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, dan Kuwait.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa Teheran tidak meminta gencatan senjata dan tidak memiliki rencana untuk melakukan negosiasi.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan bahwa serangan balasan akan terus ditingkatkan dalam beberapa hari ke depan. Situasi ini berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 07:54 WIB

Emas Antam Mulai Perlahan Naik Lagi, Harganya Kini Rp 3.049.000/Gram

Emas Antam Mulai Perlahan Naik Lagi, Harganya Kini Rp 3.049.000/Gram

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:27 WIB

Update Harga Emas 5 Maret 2026 di Pegadaian, Tertahan Rp 3 Jutaan

Update Harga Emas 5 Maret 2026 di Pegadaian, Tertahan Rp 3 Jutaan

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 08:23 WIB

Terkini

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:48 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:09 WIB

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:06 WIB

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:54 WIB