Bukan Sekadar Bisnis, Hilirisasi Tambang Itu Amanah dan Bentuk Syukur

Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:02 WIB
Bukan Sekadar Bisnis, Hilirisasi Tambang Itu Amanah dan Bentuk Syukur
ilustrasi tambang (unsplash.com/Dominik Vanyi)
Baca 10 detik
  • Habib Ja’far: Tambang adalah amanah Tuhan, bukan sekadar komoditas bisnis semata.
  • Hilirisasi mineral merupakan wujud syukur dan upaya berdaulat di tanah air sendiri.
  • Pengelolaan tambang wajib berbasis ekologi demi kemaslahatan rakyat, bukan ego pribadi.

Suara.com - Kekayaan alam Indonesia, termasuk sektor pertambangan, merupakan amanah yang harus dikelola dengan tanggung jawab dan keberlanjutan. Pengelolaan yang berlandaskan nilai moral dan kemaslahatan menjadi fondasi agar sumber daya tersebut benar-benar memberi manfaat bagi bangsa.

Dalam momentum Ramadhan, Tokoh agama Husein Ja'far Al Hadar berharap seluruh pemangku kepentingan tidak melihat sektor industri pertambangan semata sebagai bisnis, tetapi sebagai titipan yang harus dijaga secara etis.

“Kita ini khalifah, pemimpin di muka bumi, bukan penguasa. Maka tambang adalah amanah, bukan sekadar komoditas ekonomi,” ujar Tokoh agama Husein Ja'far Al Hadar menyampaikan hal tersebut dalam acara Buka Puasa Grup MIND ID Bersama Media, Kamis (5/3/2026).

Ia memaparkan tiga prinsip dalam mengelola karunia Tuhan seperti mineral dan sumber daya alam. Pertama, aktivitas pertambangan harus dijalankan dengan moral dan etika. Halal tidak hanya menyangkut zat, tetapi juga proses. Pengelolaan tambang tidak boleh merusak lingkungan, tidak mengabaikan nilai kemanusiaan, dan tidak melanggar tanggung jawab sosial.

“Mineral halal bukan hanya karena bendanya, tapi karena cara mendapatkannya tidak merusak dan tidak melanggar nilai,” katanya.

Kedua, pengelolaan tambang harus dilandasi rasa syukur. Mengolah mineral dan mendorong hilirisasi dipandang sebagai bentuk syukur atas karunia Tuhan, sekaligus upaya menghadirkan nilai tambah bagi bangsa.

“Mengelola dan memberi nilai tambah pada mineral itu bentuk syukur. Ketika kita mengelola dari hulu sampai hilir, kita sedang menjaga amanah dan menjadi tuan di negeri sendiri,” ujarnya.

Ketiga, tujuannya adalah maslahat. Orientasi pengelolaan sumber daya harus berbasis ekologi, bukan egologi. Manfaatnya harus dirasakan bersama, bukan hanya oleh segelintir pihak.

“Prinsipnya kebaikan bersama. Tambang harus memberi nilai tambah bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan,” tuturnya.

Baca Juga: Penampakan Lukisan 44.000 Tahun di Lahan Tambang Milik BUMN

Ia menegaskan, seluruh aturan Tuhan pada dasarnya ditujukan untuk kebaikan manusia. Karena itu, pengelolaan sumber daya alam harus diarahkan agar menjadi rahmat, bukan sumber kerusakan.

“Kalau kita sadar ini amanah, maka yang lahir bukan keserakahan, tapi tanggung jawab. Di situlah kekayaan alam bisa menjadi kemaslahatan bagi bangsa,” kata Husein Ja’far.

Pesan yang disampaikan Husein Ja’far menegaskan bahwa setiap program keberlanjutan bukan sekadar pilihan, melainkan fondasi dalam mengelola kekayaan alam. Dengan kesadaran bahwa sumber daya adalah amanah, pengelolaan tambang seperti yang telah dilakukan Grup MIND ID diharapkan mampu menjadi meningkatkan nilai tambah dan kemaslahatan bagi bangsa, hari ini dan di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI