BHR Ojol 2026: Sesuai atau Jauh dari Ekspetasi?

Achmad Fauzi Suara.Com
Jum'at, 06 Maret 2026 | 22:15 WIB
BHR Ojol 2026: Sesuai atau Jauh dari Ekspetasi?
Ilustrasi BHR Ojol. [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Kementerian Ketenagakerjaan menerbitkan Surat Menaker mengenai BHR bagi pengemudi ojol/kurir online menjelang Idulfitri 2026.
  • Pengemudi berhak menerima BHR minimal 12% dari rata-rata pendapatan bersih setelah terdaftar minimal 12 bulan.
  • Aplikator seperti Gojek dan Grab telah mengumumkan besaran BHR berkisar antara Rp150.000 hingga Rp1.600.000.

Sejumlah perusahaan aplikasi transportasi online telah mengumumkan besaran BHR bagi mitra pengemudi mereka.

GoJek membagi penerima BHR dalam tiga kategori, Mitra Juara, Mitra Andalan, dan Mitra Harapan

Untuk pengemudi ojek online, besaran BHR berkisar antara Rp150.000 hingga Rp900.000.

Sementara bagi pengemudi GoCar, bonus yang diberikan berada di kisaran Rp200.000 hingga Rp1.600.000. BHR tersebut dibayarkan melalui saldo GoPay masing-masing pengemudi pada 4–6 Maret 2026.

Sementara itu, Grab juga telah menetapkan besaran BHR untuk para mitra pengemudinya. Untuk GrabBike, bonus yang diberikan berkisar antara Rp150.000 hingga Rp850.000. Sedangkan untuk GrabCar, besarannya berkisar Rp200.000 hingga Rp1.600.000.

Apakah Besaran BHR Layak?

Meski pemberian BHR disambut baik, besarannya masih memicu perdebatan. Banyak pihak menilai nominal yang diberikan belum sebanding dengan kontribusi para pengemudi terhadap bisnis perusahaan aplikasi.

Salah satu pengemudi ojol yang ditemui Suara.com, Arif, mengaku harus bekerja sangat keras untuk mendapatkan BHR, meski jumlahnya tidak terlalu besar.

"Alhamdulillah, saya dapet BHR Rp 200.000, tapi itu mati-matian kita, harus banyak trip dan rating harus bintang 5," katanya.

Baca Juga: Ini Cara Mudah Cek THR Pensiunan, PT Taspen: Waspadai Penipuan!

Arif yang sudah menjadi pengemudi ojol sejak 2018 itu tetap bersyukur meskipun nominalnya tidak besar.

Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia, Igun Wicaksono, mengatakan pihaknya menerima laporan bahwa rata-rata BHR yang diterima pengemudi hanya sekitar Rp200.000.

Menurutnya, angka tersebut masih jauh dari kata layak.

"Nilai tersebut belum menceminkan kontribusi terhadap operasioal dan pendapatan para perusahan aplikator. Dengan perhitungan SE BHR, maka nominal yang diterima harusnya berada lebih tinggi dibandingkan yang dibayarkan sekarang," ucapnya.

Dampak BHR bagi Ekonomi

Dari sisi ekonomi, pemberian BHR sebenarnya memiliki dampak positif terhadap perekonomian domestik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI