Pendiri Lippo Hibahkan Lahan Rp 6,2 Triliun untuk Rusun Murah di Cikarang

Achmad Fauzi

Senin, 09 Maret 2026 | 11:02 WIB
Pendiri Lippo Hibahkan Lahan Rp 6,2 Triliun untuk Rusun Murah di Cikarang
Penyerahan lahan seluas sekitar 31,3 hektare di kawasan Meikarta, Cikarang, Bekasi untuk pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). [Dok Lipppo].
baca 10 detik
  • Mochtar Riady menghibahkan lahan 31,3 hektare senilai Rp 6,2 triliun di Meikarta untuk rusun MBR pendukung program 3 juta rumah Presiden Prabowo.
  • Lahan tersebut akan dikerjakan oleh BPI Danantara untuk membangun ratusan ribu unit hunian, ditargetkan rampung Agustus 2028.
  • Proyek ini dinilai penting karena mendorong perekonomian nasional melalui multiplier effect dan keterlibatan banyak sektor usaha terkait.

Suara.com - Pendiri Lippo Group Mochtar Riady menghibahkan lahan seluas sekitar 31,3 hektare di kawasan Meikarta, Cikarang, Bekasi untuk pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Nilai lahan tersebut diperkirakan mencapai Rp6,2 triliun.

Hibah tersebut diberikan untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Lahan itu nantinya akan dimanfaatkan untuk pembangunan apartemen bersubsidi yang dikerjakan oleh Badan Pengelola Investasi (BKI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Penyerahan surat hibah dilakukan oleh Mochtar Riady kepada Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani. Prosesi tersebut disaksikan Ketua Satgas Perumahan dan Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

Apartment bersubsidi tersebut direncanakan terdiri dari puluhan menara dengan total ratusan ribu unit hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ilustrasi Meikarta, Kini Diusulkan Jadi Rusun Subsidi. (Suara.com)
Ilustrasi Meikarta, Kini Diusulkan Jadi Rusun Subsidi. (Suara.com)

"Tanahnya sekitar 31,3 ha. Kalau dihitung dengan nilai sekitar Rp 20 juta per m2, nilai totalnya kurang lebih Rp 6,2 triliun," ujar Maruarar seperti dikutip, Senin (9/3/2026).

Menurut Rosan, lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai bagian dari program perumahan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Pembangunan proyek tersebut akan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung pada 17 Agustus 2028.

"Pembangunannya akan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase," kata dia.

Secara keseluruhan kawasan tersebut direncanakan terdiri atas sekitar 51 tower apartemen dengan total sekitar 126 ribu unit hunian. Pada tahap awal, proyek ini diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp 14 triliun hingga Rp 16 triliun.

baca juga

"Yang penting hari ini adalah Danantara mendukung program pemerintah dan memulai langkah awal pada hari ini dan yang akan mengerjakan proyek ini," ucap dia.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyebut hibah lahan tersebut merupakan salah satu yang terbesar dalam program pembangunan 3 juta rumah.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Lippo Group yang dinilai turut membantu percepatan penyediaan hunian bagi masyarakat.

Sementara itu, Hashim Djojohadikusumo mengatakan program pembangunan 3 juta rumah bukan sekadar proyek perumahan, tetapi juga strategi besar untuk menggerakkan perekonomian nasional.

"Ini benar-benar contoh Indonesia Incorporated ketika pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pihak bergerak bersama untuk kepentingan bangsa," kata Hashim.

Ia menambahkan, kebutuhan hunian di Indonesia masih sangat besar. Saat ini terdapat sekitar 9 juta hingga 15 juta keluarga yang membutuhkan rumah tinggal, sementara sekitar 27 juta keluarga masih tinggal di rumah tidak layak huni.

Menurut Hashim, sektor perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas karena melibatkan banyak sektor usaha.

"Ada 180 sektor yang ikut berkontribusi setiap kali ada pembangunan rumah. Karena itu, program perumahan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi sekitar 2% setahun. Ditambah pembangunan sektor industri dan lainnya, target pertumbuhan ekonomi 8% bisa terlampaui," beber Hashim.

Rosan Roeslani menambahkan pembangunan rusun subsidi dalam jumlah besar tersebut juga akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga meningkatnya aktivitas ekonomi di kawasan sekitar.

"Kalau kita bayangkan, 126.000 unit itu jumlah yang sangat besar. Multiplier effect-nya juga luar biasa, baik dari penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan masyarakat sekitar, maupun peningkatan aktivitas ekonomi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah dan Danantara Pilih Cikarang Jadi Lokasi Rumah Murah

Pemerintah dan Danantara Pilih Cikarang Jadi Lokasi Rumah Murah

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 10:49 WIB

Hashim Ungkap Rencana Bangun Rusun Subsidi di Lahan 41 Hektare Jakarta Pusat

Hashim Ungkap Rencana Bangun Rusun Subsidi di Lahan 41 Hektare Jakarta Pusat

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 07:31 WIB

Proyek 140.000 Unit Rusun Subsidi di Meikarta Dimulai, Menteri Ara Puji Grup Lippo

Proyek 140.000 Unit Rusun Subsidi di Meikarta Dimulai, Menteri Ara Puji Grup Lippo

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 06:52 WIB

Terkini

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:08 WIB

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:06 WIB

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 19:03 WIB

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:00 WIB

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 18:58 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

×