Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Hashim Ungkap Rencana Bangun Rusun Subsidi di Lahan 41 Hektare Jakarta Pusat

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 09 Maret 2026 | 07:31 WIB
Hashim Ungkap Rencana Bangun Rusun Subsidi di Lahan 41 Hektare Jakarta Pusat
Utusan Khusus Presiden sekaligus Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo dalam acara Gotong Royong Membangun Rumah untuk Rakyat di Kawasan Meikarta, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026). [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • Ketua Satgas Perumahan berencana bangun rusun subsidi di Jakarta Pusat menggunakan lahan 41 hektare dari Kemenhan.
  • Pemerintah juga berencana membangun 170.000 unit rusun di Depok dan sedang membangun 140.000 unit di Meikarta.
  • Program ini merupakan bagian target nasional mewujudkan jutaan rumah untuk atasi kebutuhan 9-15 juta keluarga.

Suara.com - Utusan Khusus Presiden sekaligus Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Jakarta Pusat.

Hashim mengatakan, pemerintah telah menyiapkan lahan cukup luas untuk mendukung pembangunan hunian tersebut. Lahan itu berasal dari alokasi Kementerian Pertahanan.

"Saya sudah dengar juga Kementerian Pertahanan alokasi 41 hektare di Jakarta Pusat, di daerah Berlan, di daerah di belakang Hotel Borobudur. Dan sebagainya dan sebagainya," kata Hashim dalam acara Gotong Royong Membangun Rumah untuk Rakyat di Kawasan Meikarta, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026).

Selain itu, Pemerintah juga berencana membangun rusun di Depok, Jawa Barat sebanyak 170 ribu unit.

"Tadi kita sudah dengar di Depok bakal nanti alokasi 45 hektare ya, Pak? 45 hektare saya dengar tadi 150.000 unit ya? 170.000 unit apartemen nanti di Kota Depok," ucapnya.

Saat ini, pemerintah juga mulai melaksanakan pembangunan rusun subsidi di kawasan Meikarta sebanyak 140 ribu unit di atas lahan hibah dari Lippo Group.

Menurut Hashim, pembangunan hunian vertikal di berbagai lokasi menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah bagi masyarakat.

Apartemen Meikarta
Apartemen Meikarta

Ia menjelaskan program pembangunan perumahan tersebut merupakan bagian dari target besar pemerintah untuk menghadirkan jutaan rumah bagi masyarakat Indonesia.

"Ingin juga saya sampaikan latar belakang daripada program perumahan ini yang mendorong Bapak Presiden, Pak Prabowo Subianto, untuk mewujudkan program 3 juta rumah. Sebetulnya 3 juta rumah ini minimum. Sebetulnya cita-cita kita 3 juta apartemen/rumah tiap tahun," ucap Hashim.

baca juga

Hashim menilai kebutuhan hunian layak di Indonesia masih sangat besar. Ia menyebut jumlah keluarga yang membutuhkan rumah mencapai jutaan.

"Ternyata di Indonesia ini yang sudah terdaftar itu antara lain 9 sampai 15 juta keluarga yang terdaftar," kata Hashim.

Selain itu, pemerintah juga mencatat masih banyak keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni.

"Ternyata terdapat 27 juta keluarga Indonesia, rumah tangga Indonesia yang tinggal di dalam yang dinamakan RTLH. Rumah Tidak Layak Huni," ujarnya.

Menurut Hashim, program pembangunan perumahan dalam skala besar juga memiliki dampak ekonomi yang luas karena berkaitan dengan banyak sektor usaha.

"Ternyata industri perumahan, dan saya kira ini sudah pasti sudah dihafal Pak Mochtar dan Pak James dan Pak John, kalau perumahan itu multiplier effect, dampak multiplier, dampak terhadap ekonomi kita bisa luar biasa," kata Hashim.

Ia menambahkan, sektor perumahan berkaitan dengan banyak bidang ekonomi lainnya sehingga pembangunan rumah dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Karena ternyata ada 185 bidang ekonomi yang terkait dengan bisnis properti, konstruksi, dan perumahan," pungkas Hashim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Penyelesaian Serah terima Hunian, Meikarta Mulai Hidupkan Kawasan Sekitar

Di Tengah Penyelesaian Serah terima Hunian, Meikarta Mulai Hidupkan Kawasan Sekitar

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 16:35 WIB

Hashim: Hunian Vertikal di Kampung Bandan Wujud Program 3 Juta Rumah

Hashim: Hunian Vertikal di Kampung Bandan Wujud Program 3 Juta Rumah

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 21:41 WIB

Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna

Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 17:58 WIB

Aksi Adik Kandung Prabowo yang Makin Mencengkeram Bisnis Telekomunikasi

Aksi Adik Kandung Prabowo yang Makin Mencengkeram Bisnis Telekomunikasi

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 17:37 WIB

Tentakel Bisnis Hashim Djojohadikusumo yang Kian Kuat Menghisap

Tentakel Bisnis Hashim Djojohadikusumo yang Kian Kuat Menghisap

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 16:28 WIB

Usai Adik Prabowo 'Kempit' Saham IKS, COIN Umumkan Agenda Genting Akhir Tahun!

Usai Adik Prabowo 'Kempit' Saham IKS, COIN Umumkan Agenda Genting Akhir Tahun!

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 14:58 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×