Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perusahaan Minyak Bahrain Umumkan Force Majeure Imbas Perang Iran

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 09 Maret 2026 | 15:43 WIB
Perusahaan Minyak Bahrain Umumkan Force Majeure Imbas Perang Iran
Peta dan Bendera Bahrain (Unsplash.com/MarkRubens)
  • Bapco Energies Bahrain menyatakan *force majeure* setelah serangan udara melumpuhkan fasilitas penyulingan minyak utama mereka di Sitra.
  • Serangan drone yang dikonfirmasi otoritas Bahrain tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan beberapa korban luka-luka.
  • India mengizinkan tiga kapal Iran bersandar di pelabuhan Kochi pada 4 Maret 2026, di tengah ketegangan global.

Suara.com - Sektor energi Bahrain mengalami guncangan signifikan setelah perusahaan minyak negara, Bapco Energies, secara resmi menyatakan kondisi force majeure pada seluruh operasi grupnya.

Keputusan ini diambil menyusul insiden serangan udara yang melumpuhkan fasilitas penyulingan minyak utama mereka.

Force majeure merupakan klausul hukum yang membebaskan pihak perusahaan dari kewajiban kontrak apabila terjadi kegagalan pasokan akibat peristiwa di luar kendali, seperti perang atau serangan bersenjata.

Sebelum pengumuman tersebut, warga setempat melaporkan pemandangan mencekam berupa kepulan asap hitam tebal yang membubung tinggi dari arah kilang minyak Bapco di wilayah Sitra.

Dilansir via Aljazeera, otoritas pemerintah Bahrain mengonfirmasi adanya kerusakan infrastruktur dan sejumlah korban luka-luka di area tersebut akibat serangan drone yang diluncurkan oleh pihak Iran.

Sebagai fasilitas penyulingan minyak terbesar sekaligus tulang punggung sektor energi Bahrain, kelumpuhan operasional Bapco diprediksi akan memberikan tekanan tambahan pada pasar minyak regional yang saat ini sedang berada dalam kondisi rentan.

Di tengah eskalasi konflik militer yang melibatkan serangan terhadap infrastruktur energi, Iran juga terlihat aktif melakukan manuver diplomatik.

Pemerintah India mengungkapkan bahwa mereka telah memberikan izin bagi tiga kapal milik Iran untuk bersandar di pelabuhan mereka.

Menteri Luar Negeri India, Subrahmanyam Jaishankar, memberikan keterangan di hadapan parlemen pada Senin (9/3/2026) terkait kebijakan ini. Ia membenarkan bahwa permohonan izin tersebut telah disetujui sejak 1 Maret lalu.

"Pemerintah meyakini bahwa memberikan izin bersandar adalah langkah yang tepat untuk dilakukan," ujar Jaishankar.

Ia menambahkan bahwa salah satu dari tiga kapal tersebut telah sukses berlabuh di pelabuhan Kochi, India bagian selatan, pada 4 Maret. Saat ini, seluruh kru kapal tersebut dilaporkan berada dalam pengawasan fasilitas angkatan laut India.

Langkah India yang tetap memberikan akses pelabuhan bagi kapal Iran ini menuai perhatian di tengah ketegangan global, mengingat Iran saat ini tengah berhadapan dengan Amerika Serikat dan sekutunya terkait krisis di Selat Hormuz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Tekanan AS, Iran Disebut Kecewa Berat Terhadap Indonesia Era Prabowo

Buntut Tekanan AS, Iran Disebut Kecewa Berat Terhadap Indonesia Era Prabowo

News | Senin, 09 Maret 2026 | 15:41 WIB

Praperadilan Direktur PT WKM, Kuasa Hukum Nilai Instrumen Negara Digunakan untuk Perang Dagang

Praperadilan Direktur PT WKM, Kuasa Hukum Nilai Instrumen Negara Digunakan untuk Perang Dagang

News | Senin, 09 Maret 2026 | 15:05 WIB

TB Hasanuddin Sebut Pengumuman Siaga 1 TNI Aneh: Bikin Rakyat Gelisah

TB Hasanuddin Sebut Pengumuman Siaga 1 TNI Aneh: Bikin Rakyat Gelisah

News | Senin, 09 Maret 2026 | 14:48 WIB

Filipina Pangkas Hari Kerja Demi Efisiensi Minyak, Bahlil Justru Gercep Garap Proyek B50 dan E20

Filipina Pangkas Hari Kerja Demi Efisiensi Minyak, Bahlil Justru Gercep Garap Proyek B50 dan E20

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 14:47 WIB

Sisa 2 Hari Lagi! Serbu Promo Minyak Goreng Murah di Indomaret, Ada Sovia Sampai Tropical

Sisa 2 Hari Lagi! Serbu Promo Minyak Goreng Murah di Indomaret, Ada Sovia Sampai Tropical

Lifestyle | Senin, 09 Maret 2026 | 14:42 WIB

Krisis Kepercayaan Publik di Tengah Marak Video Perang Hasil Manipulasi AI

Krisis Kepercayaan Publik di Tengah Marak Video Perang Hasil Manipulasi AI

Your Say | Senin, 09 Maret 2026 | 14:30 WIB

Terkini

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:05 WIB

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:02 WIB

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:57 WIB