Terjebak di Jalur Neraka Hormuz, Begini Nasib 2 Kapal Raksasa Pertamina

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:17 WIB
Terjebak di Jalur Neraka Hormuz, Begini Nasib 2 Kapal Raksasa Pertamina
Dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) dilaporkan terjebak di zona merah Teluk Arab. (ANTARA/Anadolu/Fatemeh Bahrami/py/am.)
baca 10 detik
  • Kapal VLCC Pertamina Pride & Gamsunoro terjebak di Selat Hormuz akibat perang AS-Israel vs Iran.
  • PIS pastikan kru dan armada aman dengan pemantauan intensif 24/7 dan koordinasi otoritas lokal.
  • Distribusi BBM nasional tetap aman meski kapal terjebak, didukung 345 armada Pertamina lainnya.

Suara.com - Eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang berujung pada penutupan Selat Hormuz mulai berdampak langsung pada aset strategis nasional. Dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) dilaporkan terjebak di zona merah Teluk Arab.

Dua kapal tersebut adalah VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Keduanya kini tertahan dan menunggu celah aman untuk keluar dari jalur pelayaran paling krusial di dunia tersebut.

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, memastikan bahwa meski berada di wilayah konflik, kondisi seluruh kru dan armada dalam keadaan terpantau.

"Kapal-kapal ini sedang menunggu situasi aman untuk dapat keluar melalui Selat Hormuz. Keduanya dalam kondisi aman," ujar Vega dalam keterangan resminya, Selasa (10/2/2026).

Kedua kapal tersebut sejatinya tengah menjalankan misi penting sebelum ketegangan pecah dimana VLCC Pertamina Pride mengangkut pasokan minyak mentah (light crude oil) untuk kebutuhan energi dalam negeri dan Gamsunoro sedang melayani kargo milik konsumen pihak ketiga (third party).

Vega menegaskan, pihaknya kini melakukan pemantauan intensif selama 24 jam penuh secara real-time. PIS juga terus menjalin koordinasi ketat dengan otoritas maritim setempat untuk memastikan evakuasi bisa dilakukan segera setelah situasi memungkinkan.

Meski dua kapal raksasanya "terkunci" di Teluk Arab, PIS menjamin pasokan energi ke tanah air tidak akan terganggu. PIS masih mengantongi kekuatan 345 armada kapal lainnya yang siap menjaga distribusi tetap stabil.

"Pertamina Group menerapkan metode Regular, Alternative and Emergency dalam menentukan rantai pasok yang paling efektif dan aman. Distribusi energi untuk masyarakat dipastikan tetap berjalan lancar," pungkas Vega.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Porak-poranda Dibom Iran, Tunggu Waktu Kehancuran Zionis

Israel Porak-poranda Dibom Iran, Tunggu Waktu Kehancuran Zionis

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:12 WIB

Kalang Kabut! Purbaya Terhimpit, Bahlil Terjepit

Kalang Kabut! Purbaya Terhimpit, Bahlil Terjepit

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:01 WIB

Mengenal Pertahanan Mosaik: Taktik Perang Iran yang Bikin AS dan Israel Boncos

Mengenal Pertahanan Mosaik: Taktik Perang Iran yang Bikin AS dan Israel Boncos

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:59 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×