Nilai Tukar Rupiah Menguat Seiring Turunnya Harga Minyak Dunia

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:20 WIB
Nilai Tukar Rupiah Menguat Seiring Turunnya Harga Minyak Dunia
Nilai tukar rupiah ditutup ke level Rp16.863 per dolar AS pada Selasa (10/3/2026). [Antara]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat pada Selasa (10/3/2026) ditutup Rp16.863 per dolar AS setelah sempat melemah akibat kenaikan harga minyak.
  • Penguatan rupiah dipicu pemulihan kepercayaan investor terkait meredanya konflik dan turunnya harga minyak dunia.
  • Data penjualan ritel domestik positif turut memberikan dukungan pada penguatan nilai tukar rupiah hari itu.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (10/3/2026) setelah sempat menyentuh Rp17.000 per dolar AS akibat naiknya harga minyak dunia imbas konflik di Teluk yang berkepanjangan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Selasa (10/3/2026) ditutup ke level Rp16.863 per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia pun menguat 0,51 persen dibanding penutupan pada Senin (9/3/2026) yang berada di level Rp 16.949 per dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.879 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah disebabkan kepercayaan investor yang mulai pulih mengenai pernyataan Trump bahwa perang dapat segera berakhir dan harga minyak dunia yang kembali turun di bawah 100 dolar AS per barrel.

Apalagi, pernyataan Trump mempertimbangkan untuk mengambil alih pengamanan Selat Hormuz guna menjaga kelancaran jalur pasokan energi global dan melonggarkan sanksi minyak pada Russia memberikan sentimen pada rupiah.

"Rupiah menguat terhadap dolar AS yang terkoreksi cukup tajam hari ini oleh optimisme investor seiring turunnya harga minyak dunia," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia pun mewaspadai sentimen belum tentu bertahan, dan sentimen bisa kembali berbalik arah. Namun,data penjualan ritel yang positif membuat rupiah akan terus menguat.

"Dari domestik, data penjualan ritel yang lebih kuat dari perkirakan ikut mendukung penguatan rupiah," tandasnya.

Sementara itu, dia Asia mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS sore ini. Peso Filipina mencatat penguatan terbesar yakni 0,97 persen, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,91 persen, won Korea menguat 0,61 persen. Lalu, yuan China menguat 0,50 persen.

baca juga

Dolar Taiwan menguat 0,44 persen, dolar Singapura menguat 0,26 persen, yen Jepang menguat 0,19 persen dan baht Thailand menguat 0,17 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah terhadap dolar AS sore ini dengan pelemahan 0,06 persen.

Selain itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,54, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 99,17.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah: Harga BBM Tidak Akan Naik hingga Lebaran

Pemerintah: Harga BBM Tidak Akan Naik hingga Lebaran

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 14:18 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.887

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.887

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 09:51 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Trump Singgung Perang Iran 'Selesai'

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Trump Singgung Perang Iran 'Selesai'

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 06:25 WIB

Rupiah Dihajar Perang AS-Iran, Hampir Tembus Rp 17.000/USD

Rupiah Dihajar Perang AS-Iran, Hampir Tembus Rp 17.000/USD

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 17:10 WIB

Harga Minyak Tembus 100 dolar AS per Barrel, Harga BBM Bakal Naik?

Harga Minyak Tembus 100 dolar AS per Barrel, Harga BBM Bakal Naik?

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 16:50 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×