- Pemerintah revisi PMK pendanaan Koperasi Desa Merah Putih untuk operasional Juni 2026.
- Menkeu Purbaya janji tuntaskan aturan skema pembiayaan baru dalam waktu satu minggu.
- Target 30.000 Koperasi Desa rampung dan beroperasi di seluruh Indonesia pada pertengahan tahun.
Suara.com - Pemerintah terus memacu akselerasi pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) atau Kelurahan Merah Putih di seluruh penjuru Tanah Air. Tak hanya fisik bangunan, payung hukum terkait pendanaan pun kini tengah dikebut agar operasional koperasi penyokong pangan ini bisa segera ‘tancap gas’.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas mengungkapkan, skema pembiayaan program strategis ini akan dituangkan melalui revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Langkah ini diambil guna memastikan pendanaan berjalan selaras dengan kebutuhan lapangan yang dinamis.
"Karena sudah banyak yang jadi, ini akan berjalan Juni-Juli. Maka kami segera minta menyelesaikan PMK yang diubah dari (nomor) 49 ya, disesuaikan dengan yang baru," ujar Zulhas usai rapat koordinasi lintas kementerian di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Kabar baiknya, proses birokrasi dipastikan tidak akan berbelit. Zulhas menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah memberikan komitmen penuh untuk merampungkan aturan tersebut dalam waktu singkat.
"Tadi Menteri Keuangan janji paling lama satu minggu," tegas politisi yang akrab disapa Zulhas tersebut.
Pemerintah memang tak main-main dalam urusan ketahanan pangan berbasis desa ini. Hingga saat ini, lahan yang disiapkan telah mencapai lebih dari 32.000 titik di seluruh Indonesia. Progres fisiknya pun terus menunjukkan tren positif setiap harinya.
Zulhas merinci, saat ini sudah ada 2.252 unit koperasi yang rampung sepenuhnya. Sementara ribuan lainnya tengah dalam tahap penyelesaian akhir dengan progres pembangunan di kisaran 60 hingga 80 persen.
"Kita perkirakan Juni insya Allah 20.000 sampai 30.000 (koperasi) ini bisa kita selesaikan," pungkasnya optimis.
Dengan rampungnya regulasi pembiayaan ini, diharapkan mata rantai distribusi pangan di tingkat desa akan semakin kuat dan mandiri melalui wadah Koperasi Merah Putih.
Baca Juga: Kebut Proyek 32.000 Kopdes Merah Putih, Zulhas: Gubernur dan Bupati Belikan Lahan