Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Ketegangan Selat Hormuz: Kapal Kontainer Diserang, Dua Tanker Pertamina Terjebak

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:45 WIB
Ketegangan Selat Hormuz: Kapal Kontainer Diserang, Dua Tanker Pertamina Terjebak
Ilustrasi kapal tanker pertamina. [Ist]
  • Sebuah kapal kontainer diserang proyektil di lepas pantai UEA pada Rabu (11/3/2026), memicu peningkatan kewaspadaan maritim.
  • Dua dari empat kapal tanker Pertamina masih tertahan di sekitar Selat Hormuz akibat meningkatnya ketegangan regional tersebut.
  • Serangan maritim meningkat sejak Maret 2026; Iran mengklaim kendali atas Selat Hormuz, memicu peringatan militer AS.

Suara.com - Situasi keamanan maritim di Timur Tengah kembali memanas setelah sebuah kapal kontainer dilaporkan terkena hantaman proyektil misterius di perairan lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA) pada Rabu (11/3/2026).

Insiden ini menambah daftar panjang gangguan pelayaran di wilayah yang menjadi jalur vital distribusi energi dunia tersebut, menyusul eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Lembaga keamanan maritim Inggris, United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), mengonfirmasi bahwa nakhoda kapal telah melaporkan kerusakan akibat serangan proyektil tersebut.

Lokasi kejadian tercatat berada sekitar 25 mil laut di sebelah barat laut emirat Ras Al Khaimah. Meski kondisi fisik kapal terdampak, UKMTO memastikan bahwa seluruh awak kapal berada dalam keadaan selamat.

Pihak berwenang segera mengeluarkan imbauan kepada seluruh armada kapal yang melintasi kawasan tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan tingkat tinggi seiring dengan dimulainya proses investigasi.

Kondisi Kapal Tanker Pertamina

Di tengah gejolak tersebut, nasib aset milik Indonesia turut menjadi sorotan. Pertamina International Shipping (PIS) mengonfirmasi bahwa dua dari empat kapal tanker mereka yang sempat terjebak di zona perang telah berhasil keluar dari kawasan Teluk.

Namun, dua kapal tanker berukuran raksasa, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga saat ini dilaporkan masih tertahan di sekitar Selat Hormuz.

Keempat kapal ini sebelumnya ditugaskan mengangkut pasokan minyak mentah untuk menjaga stabilitas kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional.

Selat Hormuz merupakan arteri energi global yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman serta Laut Arab. Jalur sempit dengan lebar kurang dari 48 kilometer ini menjadi jalur lintas bagi sekitar 20 persen konsumsi minyak dunia serta sebagian besar ekspor gas alam cair (LNG).

Ketegangan di selat ini terus menunjukkan tren mengkhawatirkan:

  • Eskalasi Serangan: Catatan UKMTO dan Organisasi Maritim Internasional (IMO) menunjukkan sedikitnya 10 kapal tanker telah menjadi sasaran serangan sejak awal Maret 2026.
  • Klaim Kendali: Garda Revolusi Iran secara terbuka menyatakan telah memegang kendali penuh atas jalur pelayaran tersebut sebagai bagian dari taktik pertahanan mereka.
  • Ancaman Militer: Presiden AS Donald Trump telah mengeluarkan peringatan keras terkait kemungkinan penempatan ranjau laut oleh Iran. Trump menegaskan akan adanya konsekuensi militer yang belum pernah disaksikan sebelumnya jika Teheran memblokir akses jalur tersebut.

Setiap ancaman yang muncul di Selat Hormuz selalu berdampak instan terhadap volatilitas harga komoditas dunia.

Mengingat posisi strategis jalur ini sebagai satu-satunya akses ekspor bagi negara-negara produsen seperti Arab Saudi, Irak, UEA, dan Kuwait, gangguan kecil saja dapat memicu kekhawatiran global akan terhentinya pasokan energi.

Harga minyak sempat menyentuh level USD 120 sebelum akhirnya kembali turun di tengah isu pelepasan cadangan G7, hingga kini berada di kisaran USD 84.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Zulhas: Konflik Iran-AS-Israel Tak Bakal Goyang Pasokan Pangan RI

Menko Zulhas: Konflik Iran-AS-Israel Tak Bakal Goyang Pasokan Pangan RI

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 15:37 WIB

Laporan Media Asing Ungkap Jumlah Korban Ledakan di Bandara Internasional Dubai

Laporan Media Asing Ungkap Jumlah Korban Ledakan di Bandara Internasional Dubai

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 15:36 WIB

Ketika Rumah Sakit Jadi Target: Saat Tenaga Medis Harus Adu Mekanik dengan Rudal

Ketika Rumah Sakit Jadi Target: Saat Tenaga Medis Harus Adu Mekanik dengan Rudal

Your Say | Rabu, 11 Maret 2026 | 15:23 WIB

Bantu AS Serang Iran, Israel Kena Batunya Sendiri: Turnamen Sepak Bola Terhenti

Bantu AS Serang Iran, Israel Kena Batunya Sendiri: Turnamen Sepak Bola Terhenti

Bola | Rabu, 11 Maret 2026 | 15:19 WIB

Mantan Penasihat Keamanan Amerika: Trump Bisa Jadikan Netanyahu Kambing Hitam

Mantan Penasihat Keamanan Amerika: Trump Bisa Jadikan Netanyahu Kambing Hitam

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 15:10 WIB

Akhirnya! Rudal Kiamat Iran Meluncur Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait

Akhirnya! Rudal Kiamat Iran Meluncur Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:57 WIB

Terkini

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB