Menko Zulhas: Konflik Iran-AS-Israel Tak Bakal Goyang Pasokan Pangan RI

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:37 WIB
Menko Zulhas: Konflik Iran-AS-Israel Tak Bakal Goyang Pasokan Pangan RI
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa eskalasi konflik yang kian memanas di Timur Tengah, termasuk ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, tidak akan mengganggu stabilitas pasokan pangan di Tanah Air. Foto Antara.
Baca 10 detik
  • Zulhas jamin konflik Iran-Israel tak ganggu pangan RI karena minim impor dari Timur Tengah.
  • Stok pangan jelang Ramadan dan Lebaran dipastikan aman dengan harga terjangkau.
  • Presiden Prabowo percepat target produksi pangan nasional untuk antisipasi gejolak geopolitik.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa eskalasi konflik yang kian memanas di Timur Tengah, termasuk ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, tidak akan mengganggu stabilitas pasokan pangan di Tanah Air.

Zulhas menyatakan, pemerintah telah bergerak cepat membentengi ketahanan pangan nasional dengan memperkuat produksi dalam negeri sebagai langkah antisipasi gejolak geopolitik global.

"Di Timur Tengah, perang Timur Tengah itu soal makanan tidak berdampak kepada kita. Karena kita tidak ada impor apa pun dari Timur Tengah soal makanan. Enggak ada," ujar Zulhas usai menggelar rapat koordinasi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (12/3/2026).

Kabar baik ini muncul di tengah kekhawatiran masyarakat akan lonjakan harga pangan menjelang momen krusial Ramadan dan Lebaran. Zulhas memberikan jaminan bahwa stok pangan nasional saat ini berada dalam kondisi surplus dan siap didistribusikan.

"Jadi Lebaran, puasa Lebaran, alhamdulillah stok pangan kita lebih dari cukup. Tersedia, harga terjangkau," tegas Ketua Umum PAN tersebut.

Lebih lanjut, Zulhas mengungkapkan bahwa langkah antisipasi ini merupakan buah dari visi strategis Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Presiden sejak awal sudah memprediksi bahwa situasi geopolitik dunia, termasuk ketegangan Iran-AS-Israel, bisa meledak sewaktu-waktu.

Atas dasar itulah, Pemerintah langsung tancap gas mendorong percepatan peningkatan produksi pangan nasional guna mengurangi ketergantungan pada pasar global yang rentan konflik.

"Ya, sementara perintah Bapak Presiden, produksi kita harus ditingkatkan. Makanya ini kan Bapak Presiden kita ini kita bersyukur ya. Sudah memperkirakan ini akan terjadi," imbuhnya.

Sebagai respons atas situasi dunia yang kian tidak menentu, pemerintah memutuskan untuk memangkas tenggat waktu program produksi pangan nasional. Target-target yang semula dipatok untuk lima tahun ke depan, kini dipaksa maju lebih cepat.

Baca Juga: Ketika Rumah Sakit Jadi Target: Saat Tenaga Medis Harus Adu Mekanik dengan Rudal

"Oleh karena itu, pangan itu kan dari lima tahun, minta maju tiga tahun, minta maju dua tahun, setahun. Alhamdulillah kita sudah terjadi," pungkas Zulhas optimis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI