Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Tak Bertenaga, Tergerus Sentimen Timur Tengah ke Level Rp16.893

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:14 WIB
Rupiah Tak Bertenaga, Tergerus Sentimen Timur Tengah ke Level Rp16.893
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
  • Rupiah melemah ke Rp16.893 per dolar AS akibat tensi perang Timur Tengah.
  • Analis prediksi rupiah masih fluktuatif mengikuti dinamika sentimen global.
  • Mayoritas mata uang Asia kompak memerah, Peso Filipina pimpin pelemahan.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih belum mampu melepaskan diri dari zona merah pada penutupan perdagangan Kamis (12/3/2026). Mata uang Garuda kian terpuruk seiring dengan memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah yang menyedot sentimen pasar global.

Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melandai ke level Rp16.893 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,04 persen dibandingkan posisi penutupan Rabu (11/3/2026) yang berada di level Rp16.886 per dolar AS.

Sejalan dengan pasar spot, kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia juga mematok rupiah di level Rp16.899 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut bahwa pergerakan rupiah hari ini sepenuhnya didikte oleh dinamika global yang masih fluktuatif, terutama merespons perkembangan konflik di Timur Tengah.

"Rupiah ditutup melemah di tengah sentimen global yang masih on and off merespons perkembangan perang di Timur Tengah," ujar Lukman saat dihubungi.

Meski demikian, Lukman mencatat adanya sedikit angin segar dalam beberapa jam terakhir perdagangan. Indeks dolar AS terpantau mulai berbalik turun, sehingga sedikit mengurangi beban tekanan terhadap rupiah.

"Rupiah diperkirakan masih akan didikte oleh sentimen global pada umumnya yang masih terus berubah-ubah," tambahnya.

Pelemahan rupiah nyatanya juga dialami oleh mayoritas mata uang di kawasan Asia. Berikut rincian performa mata uang Asia terhadap dolar AS sore ini:

  • Peso Filipina: Melemah 0,44% (Terdalam)
  • Ringgit Malaysia: Melemah 0,24%
  • Rupee India: Melemah 0,20%
  • Dolar Taiwan: Melemah 0,10%
  • Rupiah: Melemah 0,04%
  • Dolar Singapura: Melemah 0,03%

Di sisi lain, beberapa mata uang masih mampu mencatat penguatan tipis, dipimpin oleh Yen Jepang (+0,15%), disusul Baht Thailand (+0,09%), Won Korea (+0,04%), dan Yuan China (+0,004%).

Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama dunia terpantau masih perkasa di level 99,39, naik dari posisi hari sebelumnya di level 99,23.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS ke Level Rp16.893

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS ke Level Rp16.893

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:35 WIB

Rupiah Ditutup ke Level Rp16.886 per Dolar AS, Analis: BI Tak Bisa Terus Intervensi

Rupiah Ditutup ke Level Rp16.886 per Dolar AS, Analis: BI Tak Bisa Terus Intervensi

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Menguat Tips, Dolar AS Sentuh ke Level Rp16.861

Rupiah Menguat Tips, Dolar AS Sentuh ke Level Rp16.861

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:52 WIB

Terkini

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 19:39 WIB

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 18:37 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 17:05 WIB

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:42 WIB

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:35 WIB

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:23 WIB

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:20 WIB

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:56 WIB

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB