Rupiah Ditutup ke Level Rp16.886 per Dolar AS, Analis: BI Tak Bisa Terus Intervensi

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Rabu, 11 Maret 2026 | 16:18 WIB
Rupiah Ditutup ke Level Rp16.886 per Dolar AS, Analis: BI Tak Bisa Terus Intervensi
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah pada Rabu (11/3/2026) ditutup di Rp16.886 per dolar AS, melemah 0,14% dari penutupan sebelumnya.
  • Pelemahan ini dipicu ketidakpastian konflik Timur Tengah dan insiden di Selat Hormuz menguatkan dolar AS.
  • Bank Indonesia fokus menjaga stabilitas rupiah agar tidak melewati ambang psikologis Rp17.000 per dolar AS.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami tekanan pada perdagangan Rabu (11/3/2026). Setelah sempat menunjukkan penguatan pada pembukaan perdagangan pagi, mata uang Garuda akhirnya berbalik melemah saat penutupan pasar.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp16.886 per dolar AS. Posisi ini mencatatkan pelemahan sebesar 0,14 persen dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp16.863 per dolar AS.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mencatatkan posisi rupiah di level Rp16.867 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah dipicu oleh ketidakpastian yang masih menyelimuti konflik di Timur Tengah. Eskalasi perang yang kian memanas menciptakan volatilitas pada sentimen investor global.

"Rupiah ditutup melemah oleh ketidakpastian seputar perang di Timur Tengah yang membuat sentimen investor ikut berubah-ubah," ujar Lukman saat dihubungi Redaksi Suara.com pada Rabu (11/3/2026).

Menurut Lukman, dolar AS kembali mendapatkan tenaga penguat setelah adanya laporan insiden kapal kargo yang terkena proyektil di Selat Hormuz, serta operasi militer AS yang menenggelamkan sejumlah kapal penyebar ranjau milik Iran. Kondisi ini membuat aset safe haven seperti dolar AS lebih diminati oleh pelaku pasar.

Terkait intervensi yang dilakukan otoritas moneter, Lukman menjelaskan bahwa Bank Indonesia (BI) memiliki batasan dalam melakukan intervensi pasar.

Menurutnya, BI saat ini lebih fokus pada upaya menjaga stabilitas nilai tukar agar tidak melampaui ambang psikologis Rp17.000 per dolar AS.

"BI sendiri tidak akan terus-menerus mengintervensi rupiah dan hanya menjaga stabilitas rupiah di bawah level 17 ribu," jelasnya.

baca juga

Senada dengan Lukman, pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menyoroti bahwa pasar global sedang diguncang oleh potensi gangguan pasokan energi.

Hal ini dipicu oleh tindakan Iran yang memblokir Selat Hormuz sebagai respons atas serangan dari aliansi AS dan Israel.

"Pasar terguncang oleh gangguan pasokan energi global karena Iran memblokir Selat Hormuz," tutur Ibrahim.

Ia menambahkan bahwa klaim Presiden AS Donald Trump yang menyebut perang hampir berakhir justru dibantah langsung oleh Teheran.

Iran menegaskan bahwa keputusan mengenai kapan konflik akan diakhiri tetap berada di tangan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat Tips, Dolar AS Sentuh ke Level Rp16.861

Rupiah Menguat Tips, Dolar AS Sentuh ke Level Rp16.861

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:52 WIB

Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 21:06 WIB

Nilai Tukar Rupiah Menguat Seiring Turunnya Harga Minyak Dunia

Nilai Tukar Rupiah Menguat Seiring Turunnya Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:20 WIB

Soal Harga Minyak Melonjak hingga Rupiah Sempat Tembus Rp17 Ribu per USD, Puan Beri Respons Begi

Soal Harga Minyak Melonjak hingga Rupiah Sempat Tembus Rp17 Ribu per USD, Puan Beri Respons Begi

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 12:32 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.887

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.887

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 09:51 WIB

Dolar Naik Imbas Konflik Iran Vs AS-Israel, Harga Barang Impor Bisa Ikutan Meroket

Dolar Naik Imbas Konflik Iran Vs AS-Israel, Harga Barang Impor Bisa Ikutan Meroket

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 07:25 WIB

Terkini

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

Kaltim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:31 WIB

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

×