Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Minyak Meroket Lagi Tembus US$100, Strategi Tekan Harga Ala Trump Gagal?

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:13 WIB
Minyak Meroket Lagi Tembus US$100, Strategi Tekan Harga Ala Trump Gagal?
Donald Trump (instagram)
  • Harga minyak mentah Brent dan WTI menguat pada Jumat (13/3/2026); Brent di $102,40, WTI di $97,67 per barel.
  • Izin AS 30 hari pembelian minyak Rusia tidak meredakan kekhawatiran pasar mengenai gangguan pasokan fundamental.
  • Fokus utama pasar adalah pemulihan navigasi aman di Selat Hormuz yang terancam ditutup Iran.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali mencatatkan penguatan pada perdagangan Jumat (13/3/2026), melanjutkan tren positif selama sepekan terakhir.

Meskipun Amerika Serikat telah mengeluarkan izin 30 hari yang mengizinkan negara lain untuk membeli minyak Rusia yang tertahan di laut guna meredam kekhawatiran pasokan, pasar tampaknya belum terpuaskan.

Pada pukul 15.05 WIB, harga minyak mentah berjangka Brent berada di level US$ 102,40 per barel, yang menempatkan harga pada jalur kenaikan mingguan sebesar 10%.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak April juga menguat 1,9% ke posisi US$ 97,67 per barel, dengan proyeksi kenaikan mingguan lebih dari 6%.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa pemberian izin pembelian minyak Rusia merupakan langkah untuk menstabilkan pasar energi global yang terguncang akibat konflik AS-Israel melawan Iran.

Namun, para analis menilai langkah ini tidak mampu menyentuh akar permasalahan pasokan yang sebenarnya.

"Pasar melihat ini hanya sebagai solusi jangka pendek yang tidak menjawab inti dari gangguan pasokan," ujar Emril Jamil, analis senior di LSEG, dilansir dari Reuters.

Ia menambahkan bahwa Brent saat ini mendapatkan dukungan lebih kuat dibandingkan WTI karena ketergantungan Eropa yang tinggi terhadap keamanan energi, sementara AS masih bisa mengandalkan produksi domestik mereka.

Krisis Selat Hormuz Menjadi Fokus Utama

Analis dari Haitong Futures, Yang An, menegaskan bahwa pemulihan navigasi di Selat Hormuz adalah kunci utama untuk menekan harga.

"Pemberian izin memang meredakan kekhawatiran sesaat, tetapi masalah fundamental tetap pada akses Selat Hormuz," ujarnya.

Upaya mitigasi pemerintah AS sebenarnya cukup ambisius. Sehari sebelumnya, Departemen Energi AS mengumumkan pelepasan 172 juta barel minyak dari Cadangan Minyak Strategis (Strategic Petroleum Reserve).

Langkah ini dikoordinasikan dengan Badan Energi Internasional (IEA) untuk melepas rekor total 400 juta barel minyak ke pasar global. Namun, harapan akan kelegaan ini pupus oleh eskalasi risiko di Timur Tengah.

Harga sempat melonjak lebih dari 9% pada Kamis, mencapai level tertinggi sejak Agustus 2022, setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan akan tetap menutup Selat Hormuz sebagai alat negosiasi terhadap AS dan Israel.

Ketegangan semakin memuncak setelah dua kapal tanker bahan bakar di perairan Irak diserang oleh kapal bermuatan bahan peledak milik Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suplai Minyak AS Terancam? Trump: Kapal Minyak Harus Punya Nyali, Terjang Selat Hormuz!

Suplai Minyak AS Terancam? Trump: Kapal Minyak Harus Punya Nyali, Terjang Selat Hormuz!

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:48 WIB

Heboh! Patung Trump dan Epstein Bergaya Romantis ala Titanic Muncul di Washington

Heboh! Patung Trump dan Epstein Bergaya Romantis ala Titanic Muncul di Washington

Video | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:47 WIB

Daftar Negara Korban Jalur Neraka Selat Hormuz, Bikin Ekonomi Kacau Imbas Perang Iran

Daftar Negara Korban Jalur Neraka Selat Hormuz, Bikin Ekonomi Kacau Imbas Perang Iran

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:46 WIB

Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang

Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:13 WIB

Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump

Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:07 WIB

Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang

Iran Rilis Video AI Serang AS-Israel: Trump Jadi LEGO, Epstein File Pemicu Perang

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:07 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB