Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Tambah Pasokan Listrik, 268 Proyek Pembangkit Baru Segera Dibangun

Achmad Fauzi

Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:46 WIB
Tambah Pasokan Listrik, 268 Proyek Pembangkit Baru Segera Dibangun
Ilustrasi Proyek PLTP Ulumbu/(Dok Instagram).
baca 10 detik
  • PLN merencanakan 268 proyek pembangkit baru berkapasitas 30.276,2 MW dalam RUPTL 2025–2034.
  • Pengembangan ini bertujuan memperkuat energi nasional dan mendukung target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060.
  • Fokus utama meliputi pembangunan pembangkit EBT dan transformasi pembangkit eksisting menjadi lebih rendah emisi.

Suara.com - PT PLN Indonesia Power menyiapkan pengembangan ratusan proyek pembangkit listrik baru untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih.

Melalui implementasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, perusahaan menargetkan pembangunan 268 proyek pembangkit listrik baru dengan total kapasitas tambahan mencapai 30.276,2 megawatt (MW) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, mengatakan program pengembangan pembangkit tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kelistrikan nasional sekaligus mendukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada energi.

"Melalui pengembangan pembangkit baru yang semakin didominasi energi baru terbarukan serta upaya dekarbonisasi pembangkit eksisting, kami optimistis dapat mendukung target Net Zero Emission Indonesia pada 2060," ujar Bernadus seperti dikutip Jumat (13/3/2026).

 Pembangkit Ultra Super Critical (USC) Jawa 9 & 10 yang berlokasi di Suralaya, Kota Cilegon, kini memasuki tahap operasi komersial dan normalisasi sistem. Proyek strategis nasional ini merupakan salah satu pembangkit USC paling modern di Asia Tenggara  yang mendukung transisi ke Net Zero Emission. Dok/IRT
Pembangkit Ultra Super Critical (USC) Jawa 9 & 10 yang berlokasi di Suralaya, Kota Cilegon, kini memasuki tahap operasi komersial dan normalisasi sistem. Proyek strategis nasional ini merupakan salah satu pembangkit USC paling modern di Asia Tenggara yang mendukung transisi ke Net Zero Emission. Dok/IRT

Dari total rencana pengembangan tersebut, sekitar 28 gigawatt (GW) berasal dari alokasi RUPTL 2025, sedangkan 2,2 GW merupakan proyek yang telah mendapatkan penugasan sebelumnya.

Secara keseluruhan, program ini mencakup 268 proyek pembangkit, yang terdiri dari 255 proyek dalam alokasi RUPTL 2025 serta 13 proyek yang telah mendapatkan penugasan sebelumnya.

Pengembangan pembangkit listrik baru tersebut juga menjadi bagian dari peta jalan menuju target Net Zero Emission (NZE) 2060. Dalam rencana jangka panjangnya, PLN Indonesia Power menargetkan transformasi kapasitas pembangkit dari sekitar 23 GW pada 2025 menjadi sekitar 107 GW pada 2060.

Transformasi ini dilakukan melalui dua strategi utama, yaitu pembangunan pembangkit baru dengan emisi rendah hingga nol karbon serta optimalisasi pembangkit yang telah beroperasi agar lebih efisien dan ramah lingkungan.

"Kami tidak hanya fokus membangun pembangkit energi bersih baru, tetapi juga melakukan transformasi pembangkit yang sudah ada melalui berbagai inovasi teknologi rendah karbon. Dengan pendekatan ini, transisi energi dapat dilakukan secara bertahap tanpa mengurangi keandalan sistem kelistrikan," tambah Bernadus.

baca juga

Dalam rencana pengembangan hingga 2034, energi baru terbarukan (EBT) menjadi salah satu fokus utama portofolio pembangkit PLN Indonesia Power. Pengembangannya mencakup berbagai teknologi seperti pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), tenaga air (PLTA), tenaga bayu (PLTB), serta tenaga panas bumi (PLTP).

Selain itu, perusahaan juga memperkuat integrasi energi terbarukan melalui pengembangan Battery Energy Storage System (BESS) untuk mendukung stabilitas sistem kelistrikan nasional.

Bernadus menambahkan keberhasilan pembangunan pembangkit baru tersebut juga membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri.

"Kami membuka peluang kerja sama yang luas dengan berbagai mitra strategis, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk mempercepat realisasi proyek-proyek pembangkit ini. Kolaborasi menjadi kunci untuk menghadirkan sistem kelistrikan yang andal, berkelanjutan, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ESDM Telah Bidik Lebih dari 30 Lokasi Konversi PLTD Jadi PLTS

ESDM Telah Bidik Lebih dari 30 Lokasi Konversi PLTD Jadi PLTS

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:38 WIB

Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idul Fitri 2026 Resmi Dibuka, Pasokan Energi Dipastikan Aman

Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idul Fitri 2026 Resmi Dibuka, Pasokan Energi Dipastikan Aman

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:58 WIB

Percepatan Transisi Energi, Bahlil akan Konversi PLTD ke PLTS

Percepatan Transisi Energi, Bahlil akan Konversi PLTD ke PLTS

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 07:15 WIB

Terkini

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

×