Tambah Pasokan Listrik, 268 Proyek Pembangkit Baru Segera Dibangun

Achmad Fauzi

Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:46 WIB
Tambah Pasokan Listrik, 268 Proyek Pembangkit Baru Segera Dibangun
Ilustrasi Proyek PLTP Ulumbu/(Dok Instagram).
baca 10 detik
  • PLN merencanakan 268 proyek pembangkit baru berkapasitas 30.276,2 MW dalam RUPTL 2025–2034.
  • Pengembangan ini bertujuan memperkuat energi nasional dan mendukung target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060.
  • Fokus utama meliputi pembangunan pembangkit EBT dan transformasi pembangkit eksisting menjadi lebih rendah emisi.

Suara.com - PT PLN Indonesia Power menyiapkan pengembangan ratusan proyek pembangkit listrik baru untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih.

Melalui implementasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, perusahaan menargetkan pembangunan 268 proyek pembangkit listrik baru dengan total kapasitas tambahan mencapai 30.276,2 megawatt (MW) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, mengatakan program pengembangan pembangkit tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kelistrikan nasional sekaligus mendukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada energi.

"Melalui pengembangan pembangkit baru yang semakin didominasi energi baru terbarukan serta upaya dekarbonisasi pembangkit eksisting, kami optimistis dapat mendukung target Net Zero Emission Indonesia pada 2060," ujar Bernadus seperti dikutip Jumat (13/3/2026).

 Pembangkit Ultra Super Critical (USC) Jawa 9 & 10 yang berlokasi di Suralaya, Kota Cilegon, kini memasuki tahap operasi komersial dan normalisasi sistem. Proyek strategis nasional ini merupakan salah satu pembangkit USC paling modern di Asia Tenggara  yang mendukung transisi ke Net Zero Emission. Dok/IRT
Pembangkit Ultra Super Critical (USC) Jawa 9 & 10 yang berlokasi di Suralaya, Kota Cilegon, kini memasuki tahap operasi komersial dan normalisasi sistem. Proyek strategis nasional ini merupakan salah satu pembangkit USC paling modern di Asia Tenggara yang mendukung transisi ke Net Zero Emission. Dok/IRT

Dari total rencana pengembangan tersebut, sekitar 28 gigawatt (GW) berasal dari alokasi RUPTL 2025, sedangkan 2,2 GW merupakan proyek yang telah mendapatkan penugasan sebelumnya.

Secara keseluruhan, program ini mencakup 268 proyek pembangkit, yang terdiri dari 255 proyek dalam alokasi RUPTL 2025 serta 13 proyek yang telah mendapatkan penugasan sebelumnya.

Pengembangan pembangkit listrik baru tersebut juga menjadi bagian dari peta jalan menuju target Net Zero Emission (NZE) 2060. Dalam rencana jangka panjangnya, PLN Indonesia Power menargetkan transformasi kapasitas pembangkit dari sekitar 23 GW pada 2025 menjadi sekitar 107 GW pada 2060.

Transformasi ini dilakukan melalui dua strategi utama, yaitu pembangunan pembangkit baru dengan emisi rendah hingga nol karbon serta optimalisasi pembangkit yang telah beroperasi agar lebih efisien dan ramah lingkungan.

"Kami tidak hanya fokus membangun pembangkit energi bersih baru, tetapi juga melakukan transformasi pembangkit yang sudah ada melalui berbagai inovasi teknologi rendah karbon. Dengan pendekatan ini, transisi energi dapat dilakukan secara bertahap tanpa mengurangi keandalan sistem kelistrikan," tambah Bernadus.

baca juga

Dalam rencana pengembangan hingga 2034, energi baru terbarukan (EBT) menjadi salah satu fokus utama portofolio pembangkit PLN Indonesia Power. Pengembangannya mencakup berbagai teknologi seperti pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), tenaga air (PLTA), tenaga bayu (PLTB), serta tenaga panas bumi (PLTP).

Selain itu, perusahaan juga memperkuat integrasi energi terbarukan melalui pengembangan Battery Energy Storage System (BESS) untuk mendukung stabilitas sistem kelistrikan nasional.

Bernadus menambahkan keberhasilan pembangunan pembangkit baru tersebut juga membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri.

"Kami membuka peluang kerja sama yang luas dengan berbagai mitra strategis, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk mempercepat realisasi proyek-proyek pembangkit ini. Kolaborasi menjadi kunci untuk menghadirkan sistem kelistrikan yang andal, berkelanjutan, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ESDM Telah Bidik Lebih dari 30 Lokasi Konversi PLTD Jadi PLTS

ESDM Telah Bidik Lebih dari 30 Lokasi Konversi PLTD Jadi PLTS

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:38 WIB

Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idul Fitri 2026 Resmi Dibuka, Pasokan Energi Dipastikan Aman

Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idul Fitri 2026 Resmi Dibuka, Pasokan Energi Dipastikan Aman

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:58 WIB

Percepatan Transisi Energi, Bahlil akan Konversi PLTD ke PLTS

Percepatan Transisi Energi, Bahlil akan Konversi PLTD ke PLTS

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 07:15 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×