Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Timur Tengah Membara, RI Mau Impor Minyak Mentah dari Negara Kecil Ini

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 16 Maret 2026 | 15:11 WIB
Timur Tengah Membara, RI Mau Impor Minyak Mentah dari Negara Kecil Ini
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membuka peluang besar untuk melakukan impor minyak mentah dari negara tetangga, Brunei Darussalam. Foto ANTARA>
  • RI jajaki impor minyak dari Brunei capai 110 ribu barel/hari guna pasokan aman.
  • Brunei minati teknologi EOR Pertamina untuk genjot produksi minyak sumur tua.
  • Bahlil tawarkan investasi infrastruktur listrik di wilayah terpencil ke Brunei.

Suara.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus bergerak cepat mengamankan pasokan energi nasional. Terbaru, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membuka peluang besar untuk melakukan impor minyak mentah dari negara tetangga, Brunei Darussalam.

Langkah strategis ini mencuat dalam pertemuan bilateral antara Bahlil dengan Deputy Minister Energy Brunei, Dato Seri Paduka Awang Haji Mohamad Azmi Bin Haji Mohd Hanifah, di sela agenda Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum (IPEM) di Tokyo, Jepang, Minggu (15/3/2026).

Bahlil mengungkapkan, kapasitas produksi Brunei yang mencapai 100.000 hingga 110.000 barel per hari menjadi potensi yang sangat menarik untuk memperkuat stok dalam negeri. "Penjajakan impor minyak bumi dari Brunei menjadi salah satu opsi strategis yang kita dorong untuk memastikan ketersediaan pasokan energi nasional tetap aman," tegas Bahlil dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Menariknya, kerja sama ini tidak hanya sebatas jual-beli komoditas. Brunei dilaporkan sangat tertarik mengadopsi teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) milik PT Pertamina (Persero). Teknologi ini dinilai ampuh untuk memeras kembali produksi minyak dari sumur-sumur tua, transisi dari metode water flooding yang selama ini digunakan Brunei.

Selain urusan minyak, Indonesia juga menyodorkan peluang investasi kepada Brunei melalui kerangka Koridor Ekonomi Indonesia (KEI). Fokusnya adalah pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah terpencil yang kaya sumber daya alam, hingga program pelatihan SDM di sektor hulu migas serta audit energi terbarukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Timur Tengah Memanas, Bagaimana Nasib Haji 2026?

Konflik Timur Tengah Memanas, Bagaimana Nasib Haji 2026?

News | Senin, 16 Maret 2026 | 14:09 WIB

Donald Trump Provokasi Negara-negara Arab Rangkulan dengan Israel Serang Iran

Donald Trump Provokasi Negara-negara Arab Rangkulan dengan Israel Serang Iran

News | Senin, 16 Maret 2026 | 14:30 WIB

Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau

Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Dunia Lagi Nggak Menentu, Ini Resep Jaga Stabilitas Keuangan Biar Nggak Zonk

Dunia Lagi Nggak Menentu, Ini Resep Jaga Stabilitas Keuangan Biar Nggak Zonk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB

Pasar Lagi Goyang, Awas Emosi Bikin Cuan Melayang!

Pasar Lagi Goyang, Awas Emosi Bikin Cuan Melayang!

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:20 WIB

OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026

OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:19 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:05 WIB

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:54 WIB

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:10 WIB

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:58 WIB