Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.107

Jelang Lebaran 2026, Mendag Busan Akui Harga Cabai Rawit dan Telur Mulai Pedas

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 16 Maret 2026 | 08:54 WIB
Jelang Lebaran 2026, Mendag Busan Akui Harga Cabai Rawit dan Telur Mulai Pedas
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, yang akrab disapa Busan, mengakui adanya tren kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Foto ANTARA.
  • Mendag Busan sebut harga cabai rawit & telur naik jelang Lebaran 1447 H karena permintaan tinggi.
  • Pemerintah pantau harga pangan di 550 pasar via SP2KP demi stabilitas jelang Idulfitri.
  • Mendag jamin stok pangan aman dan harga banyak yang di bawah HET meski ada kenaikan wajar.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, yang akrab disapa Busan, mengakui adanya tren kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kenaikan paling mencolok terpantau pada komoditas cabai rawit dan telur ayam.

Hal tersebut diungkapkan Busan usai meninjau langsung stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di Pasar Rawasari, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026). Menurutnya, fenomena ini merupakan imbas dari melonjaknya permintaan masyarakat di tengah momentum bulan suci Ramadan menuju Lebaran.

"Cabai rawit tadi ada yang naik sedikit. Telur juga naik sedikit ya. Tapi tidak terlalu tinggi, relatif menurut kami karena permintaan juga semakin meningkat," ujar Busan di lokasi.

Meski dua komoditas tersebut merangkak naik, Busan menekankan bahwa kenaikan tersebut masih dalam batas wajar. Ia juga menyebutkan bahwa banyak komoditas pangan lainnya yang justru dibanderol di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Banyak juga yang di bawah HET, seperti bawang merah dan cabai merah keriting. Yang agak naik sedikit hanya cabai rawit," tuturnya menambahkan.

Guna memastikan masyarakat tidak terbebani, Busan menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memelototi pergerakan harga secara real-time melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Data yang masuk setiap hari berasal dari 550 titik pasar yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Langkah ini diambil agar pemerintah bisa segera melakukan intervensi jika terjadi anomali harga yang tidak wajar.

"Pengecekan harga itu dilakukan setiap hari melalui SP2KP. Kita awasi 550 titik pasar untuk mengikuti perkembangan harganya," jelas Busan.

Selain pemantauan digital, Kemendag juga rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan barang di lapangan. Busan mengimbau masyarakat untuk tidak panik, karena pemerintah menjamin stok pangan nasional dalam kondisi mencukupi.

"Tujuannya memastikan ketersediaan cukup dan harga stabil. Kita akan terus lakukan pantauan sampai Lebaran, bahkan setelahnya, agar pasokan tetap terjamin bagi masyarakat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Sampai Terlewat! 4 Warna Lantai Trendi Ini Bikin Rumah Auto Mewah Sambut Lebaran 2026

Jangan Sampai Terlewat! 4 Warna Lantai Trendi Ini Bikin Rumah Auto Mewah Sambut Lebaran 2026

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 08:35 WIB

Dari Wakaf Al Quran hingga Dialog Peradaban, Pesan Kebersamaan Menggema dari Masjid Istiqlal

Dari Wakaf Al Quran hingga Dialog Peradaban, Pesan Kebersamaan Menggema dari Masjid Istiqlal

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2026 | 07:31 WIB

H-6 Lebaran, Ribuan Kendaraan Pemudik Melintas di Gerbang Tol Kalikangkung

H-6 Lebaran, Ribuan Kendaraan Pemudik Melintas di Gerbang Tol Kalikangkung

Foto | Senin, 16 Maret 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB