Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bank Indonesia: Kredit Nganggur Masih Tinggi, Nilainya Tembus Rp2.536 Triliun

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 18 Maret 2026 | 08:45 WIB
Bank Indonesia: Kredit Nganggur Masih Tinggi, Nilainya Tembus Rp2.536 Triliun
Logo Bank Indonesia. [Antara]
  • Bank Indonesia mencatat kredit belum tersalur (undisbursed loan) mencapai Rp2.536,40 triliun, mendorong pemanfaatan pinjaman.
  • Pertumbuhan kredit perbankan Februari 2026 melambat menjadi 9,37% (yoy), didorong kuat oleh kredit investasi.
  • Sektor perbankan Indonesia dinilai solid dengan likuiditas dan permodalan kuat, ditunjukkan CAR 25,87%.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mencatat kredit yang nganggur masih cukup tinggi. Adapun jumlahnya meningkat 22,86 persen dari plafon yang tersedia.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan agar kredit yang nganggur bisa digunakan. Hal ini untuk mendorong pertumbuhan kredit perbankan, terutama dari sisi permintaan yang dinilai belum optimal.

"Dari sisi permintaan, pemanfaatan pembiayaan perbankan dapat ditingkatkan, terutama untuk mengoptimalkan fasilitas pinjaman yang belum digunakan (undisbursed loan) yang masih cukup besar yaitu mencapai Rp2.536,40 triliun atau 22,86 persen dari plafon kredit yang tersedia," katanya.

Menurut Bank Indonesia, kondisi tersebut menunjukkan dunia usaha masih memiliki ruang besar untuk meningkatkan pemanfaatan pembiayaan perbankan guna mendorong ekspansi ekonomi. Dari sisi penawaran, kapasitas perbankan disebut tetap kuat.

Hal ini tercermin dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang mencapai 27,40 persen. Serta, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang masih tinggi sebesar 13,18 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Februari 2026.

Selain itu, minat penyaluran kredit perbankan juga masih terjaga, terlihat dari persyaratan kredit (lending requirement) yang relatif longgar. Meski demikian, BI mencatat adanya pengetatan pada segmen kredit konsumsi dan UMKM akibat tingginya risiko kredit di kedua sektor tersebut.

Gubernur BI Perry Warjiyo pada Oktober 2025 mengatakan BI masih memiliki ruang untuk memangkas suku bunga acuan. [Antara/Asprilla Dwi Adha]
Gubernur BI Perry Warjiyo. [Antara/Asprilla Dwi Adha]

Secara keseluruhan, pertumbuhan kredit perbankan tetap menunjukkan tren positif meskipun sedikit melambat. Pada Februari 2026, kredit tumbuh 9,37 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan Januari 2026 sebesar 9,96 persen (yoy).

Pertumbuhan ini didorong oleh kredit investasi yang meningkat signifikan sebesar 20,72 persen (yoy), diikuti kredit modal kerja sebesar 3,88 persen (yoy), dan kredit konsumsi sebesar 6,34 persen (yoy).

BI memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 akan tetap berada dalam kisaran 8–12 persdn, ditopang oleh faktor permintaan dan penawaran yang relatif stabil.

Untuk memperkuat penyaluran kredit, BI akan terus meningkatkan kapasitas pendanaan perbankan, termasuk melalui pengembangan instrumen pendanaan nontradisional di luar DPK.

Koordinasi dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga diperkuat guna memperbaiki struktur suku bunga dan mendorong ekspansi pembiayaan.

Di tengah ketidakpastian global, termasuk dampak perang di Timur Tengah, ketahanan sektor perbankan Indonesia dinilai tetap solid. Likuiditas yang memadai, permodalan yang kuat, serta risiko kredit yang terjaga menjadi penopang utama stabilitas sistem keuangan.

Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan tercatat tinggi sebesar 25,87 persen pada Januari 2026, sementara rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) tetap rendah di level 2,14 persen (bruto) dan 0,82 persen (neto).

BI juga menunjukkan sektor perbankan mampu menghadapi berbagai risiko, termasuk gejolak global, dengan dukungan kemampuan bayar dan profitabilitas korporasi yang masih terjaga.

Ke depan, BI menegaskan akan terus memperkuat kebijakan makroprudensial serta sinergi bersama KSSK guna memitigasi dampak ketidakpastian global terhadap stabilitas sistem keuangan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Likuiditas Meningkat, Uang Primer RI Tembus Rp2.228 Triliun pada Februari 2026

Likuiditas Meningkat, Uang Primer RI Tembus Rp2.228 Triliun pada Februari 2026

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 08:50 WIB

Purbaya Pastikan BI Independen, Tak Lagi Pakai Skema Burden Sharing

Purbaya Pastikan BI Independen, Tak Lagi Pakai Skema Burden Sharing

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 08:00 WIB

BI Kejar Target Inklusi 98 Persen, Perry Warjiyo: Literasi Jadi Tameng Kejahatan Digital

BI Kejar Target Inklusi 98 Persen, Perry Warjiyo: Literasi Jadi Tameng Kejahatan Digital

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 16:13 WIB

Cadangan Devisa Mengkerut untuk Stabilkan Rupiah

Cadangan Devisa Mengkerut untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:34 WIB

Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya

Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 20:32 WIB

Rasio Kredit Bermasalah KPR Meningkat, SMF Sebut Bukan karena Tenor Diperpanjang hingga 30 Tahun

Rasio Kredit Bermasalah KPR Meningkat, SMF Sebut Bukan karena Tenor Diperpanjang hingga 30 Tahun

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:10 WIB

Terkini

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:00 WIB

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:04 WIB

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:52 WIB

BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Beasiswa Nasional

BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Beasiswa Nasional

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:23 WIB

BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan

BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:18 WIB

Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global

Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:10 WIB

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:37 WIB

Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan

Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:52 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:53 WIB