Purbaya Pastikan BI Independen, Tak Lagi Pakai Skema Burden Sharing

Dicky Prastya Suara.Com
Senin, 09 Maret 2026 | 08:00 WIB
Purbaya Pastikan BI Independen, Tak Lagi Pakai Skema Burden Sharing
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat Buka Puasa Bersama di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (6/3/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan Bank Indonesia tetap independen, menjawab kekhawatiran lembaga pemeringkat internasional.
  • Kementerian Keuangan dan BI menghentikan skema *burden sharing* terkait pembelian Surat Berharga Negara di pasar perdana.
  • BI kini hanya akan membeli SBN di pasar sekunder, menjaga independensi otoritas moneter dari kebijakan fiskal pemerintah.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kalau Bank Indonesia (BI) tetap independen dan tidak di bawah kendali Pemerintah. Hal ini sekaligus menjawab kekhawatiran dari berbagai lembaga pemeringkat internasional tentang kondisi ekonomi RI.

Menkeu Purbaya menyebut kalau Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan BI tak lagi menggunakan skema burden sharing, di mana BI membeli Surat Berharga Negara (SBN) langsung di pasar perdana untuk membiayai kebutuhan fiskal seperti yang terjadi pada Covid-19 lalu.

"Kita sudah tidak lagi memakai apa yang disebut burden sharing," katanya dalam acara Buka Puasa Bersama, dikutip Senin (9/3/2026).

Bendahara Negara menegaskan kalau otoritas moneter itu akan membeli SBN di pasar sekunder, tak lagi di primer. Dengan demikian itu bisa menjaga independensi BI.

"Jadi BI independen, itu juga yang dikhawatirkan oleh beberapa lembaga pemeringkat," lanjutnya.

Ilustrasi Bank Indonesia (Unsplash/nimbostratus)
Ilustrasi Bank Indonesia (Unsplash/nimbostratus)

Purbaya kembali menegaskan kalau BI bakal tetap independen sebagai otoritasa moneter. Ia tak akan mencampuri urusan fiskal dengan lembaga tersebut.

"Mereka tidak boleh me-monetize kebijakan fiskal dalam pembelian di pasar primer, apalagi burden sharing. Jadi kita tidak melakukan itu lagi," jelasnya.

Sebelumnya Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia sepakat bahwa penerbitan SBN oleh Pemerintah dan pembelian SBN dari pasar sekunder oleh Bank Indonesia akan dilakukan dengan berdasar kepada prinsip-prinsip kebijakan fiskal dan moneter yang pruden serta tetap menjaga disiplin dan integritas pasar.

Melansir siaran pers Kemenkeu, pembelian SBN oleh Bank Indonesia dari pasar sekunder akan dilakukan dari pelaku pasar dan melalui mekanisme pertukaran SBN secara bilateral (bilateral debt switch) dengan Pemerintah, yang dapat diperdagangkan di pasar (tradeable) dengan menggunakan harga pasar yang berlaku sesuai mekanisme pasar.

Baca Juga: Fitch Semprot Outlook RI Jadi Negatif, Menkeu Purbaya Jujur: Salah Saya Juga!

Selain itu, Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia berkomitmen bahwa penerbitan dan pembelian SBN dilakukan secara transparan, akuntabel, sesuai mekanisme pasar, dan dengan tata kelola yang kuat.

"Sinergi erat antara kebijakan fiskal dan moneter sangat penting untuk tetap terjaganya stabilitas fiskal, stabilitas moneter khususnya stabilitas nilai tukar Rupiah dan stabilitas harga, serta stabilitas sistem keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," jelas Kemenkeu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI