Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

Likuiditas Meningkat, Uang Primer RI Tembus Rp2.228 Triliun pada Februari 2026

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 09 Maret 2026 | 08:50 WIB
Likuiditas Meningkat, Uang Primer RI Tembus Rp2.228 Triliun pada Februari 2026
Ilustrasi Bank Indonesia (Unsplash/nimbostratus)
  • Uang Primer (M0) Adjusted Februari 2026 mencapai Rp2.228 triliun, tumbuh 18,3% secara tahunan (yoy).
  • Peningkatan M0 dipicu oleh pertumbuhan giro bank umum dan uang kartal yang beredar di masyarakat.
  • Pertumbuhan ini mencerminkan kondisi likuiditas akurat karena telah memperhitungkan insentif likuiditas BI.

Suara.com - Bank Indonesia mencatat Uang Primer (M0) Adjusted pada Februari 2026 tumbuh 18,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp2.228 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Januari 2026 yang tercatat 14,7 persen (yoy).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan peningkatan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia serta meningkatnya uang kartal yang beredar di masyarakat.

“Perkembangan ini didorong oleh meningkatnya pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 33,6 persen (yoy) dan uang kartal yang diedarkan sebesar 15,8 persen (yoy),” kata Ramdan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, pertumbuhan uang primer tersebut juga telah memperhitungkan dampak kebijakan insentif likuiditas yang diberikan bank sentral sebagai bagian dari kebijakan pengendalian moneter.

Ramdan menjelaskan, dalam perhitungannya, pertumbuhan M0 Adjusted telah mempertimbangkan dampak pemberian insentif likuiditas sehingga mencerminkan kondisi likuiditas perbankan yang lebih akurat dalam sistem keuangan.

Uang primer atau M0 merupakan komponen likuiditas paling dasar dalam perekonomian yang terdiri dari uang kartal yang beredar di masyarakat serta saldo giro bank umum di bank sentral.

Pergerakan indikator ini kerap digunakan untuk memantau kondisi likuiditas dan efektivitas transmisi kebijakan moneter.

Sebagai informasi, Uang Primer (M0) Adjusted adalah indikator yang disesuaikan dengan berbagai kebijakan moneter yang ditempuh Bank Indonesia, termasuk pemberian insentif likuiditas kepada perbankan.

Penyesuaian ini bertujuan memberikan gambaran yang lebih tepat mengenai kondisi likuiditas riil di sistem keuangan, sekaligus mendukung stabilitas moneter dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Cek dan Daftar Antrean Penukaran Uang PINTAR BI

Cara Cek dan Daftar Antrean Penukaran Uang PINTAR BI

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 09:35 WIB

Dorong Ekonomi Digital, Gubernur Bank Indonesia Perkuat Talenta Muda

Dorong Ekonomi Digital, Gubernur Bank Indonesia Perkuat Talenta Muda

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 09:00 WIB

BI: Transformasi Digital Sistem Pembayaran Indonesia Jadi Rujukan Lembaga Keuangan Dunia

BI: Transformasi Digital Sistem Pembayaran Indonesia Jadi Rujukan Lembaga Keuangan Dunia

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 07:42 WIB

Sektor Eksternal RI Tangguh! Defisit Transaksi Berjalan 2025 Cuma 0,1 Persen PDB

Sektor Eksternal RI Tangguh! Defisit Transaksi Berjalan 2025 Cuma 0,1 Persen PDB

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:04 WIB

Debut Jadi Deputi Bank Indonesia, Keponakan Prabowo Soroti Masalah Ini

Debut Jadi Deputi Bank Indonesia, Keponakan Prabowo Soroti Masalah Ini

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 07:17 WIB

BI Keluhkan Bunga Bank Baru Turun 40 Basis Poin

BI Keluhkan Bunga Bank Baru Turun 40 Basis Poin

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 22:59 WIB

Terkini

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:37 WIB

Pertamina Trans Kontinental Bersama Galangan Nasional Resmi Mulai Pembangunan Utility Boat 22 Pax

Pertamina Trans Kontinental Bersama Galangan Nasional Resmi Mulai Pembangunan Utility Boat 22 Pax

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:11 WIB

Daya Beli Melempem, Kelas Menengah Masih Mimpi Beli Mobil Listrik Murah

Daya Beli Melempem, Kelas Menengah Masih Mimpi Beli Mobil Listrik Murah

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:10 WIB

RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar

RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:06 WIB

Ekonomi Digital RI Diramal Bakal Cerah, Investasi Data Center Melejit Gila-gilaan!

Ekonomi Digital RI Diramal Bakal Cerah, Investasi Data Center Melejit Gila-gilaan!

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Tak Tahu Sumber Anggaran untuk Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

Purbaya Tak Tahu Sumber Anggaran untuk Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:00 WIB

Investasi Saham RI, AS, Kripto, hingga Reksa Dana Kini Bisa Diakses dari Satu Aplikasi

Investasi Saham RI, AS, Kripto, hingga Reksa Dana Kini Bisa Diakses dari Satu Aplikasi

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 17:57 WIB

Warisan Jokowi Buat RI Kebagian Duit Rp147 Triliun Dalam 3 Bulan

Warisan Jokowi Buat RI Kebagian Duit Rp147 Triliun Dalam 3 Bulan

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 17:47 WIB

BCA Cetak Laba Bersih Rp14,7 Triliun di Kuartal I-2026

BCA Cetak Laba Bersih Rp14,7 Triliun di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 17:35 WIB

Bank Jakarta Bakal Ambil Peran Orkestrator Ekonomi Ibu Kota

Bank Jakarta Bakal Ambil Peran Orkestrator Ekonomi Ibu Kota

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 17:19 WIB