Menhub Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Kini Hanya 8 KM

Achmad Fauzi

Rabu, 18 Maret 2026 | 09:20 WIB
Menhub Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Kini Hanya 8 KM
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk.[Dokumentasi Kemenhub].
baca 10 detik
  • Kemenhub bersama pemangku kepentingan berhasil mengatasi kepadatan antrean di Pelabuhan Gilimanuk yang sempat mencapai 20 kilometer.
  • Langkah penanganan meliputi penambahan kapal menjadi 35 unit dan optimalisasi sistem TBB untuk mempercepat arus penyeberangan.
  • Pemerintah memprioritaskan kendaraan kecil dan bus, sementara truk besar ditampung di *buffer zone* dan sopir difasilitasi.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama sejumlah pemangku kepentingan terus mengurai kemacetan dan antrean kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Hasilnya, kepadatan yang sempat mengular kini mulai berangsur teratasi.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, mengklaim panjang antrean kendaraan yang sebelumnya mencapai lebih dari 20 kilometer, kini telah berkurang menjadi sekitar delapan kilometer.

"Kita bekerja mencari solusi dan memitigasi terhadap kondisi di lapangan dan ini bisa jadi pelajaran agar ke depannya tidak terjadi lagi kepadatan di Gilimanuk," ujar Menhub seperti dikutip, Rabu (18/3/2026).

Ia menegaskan, kondisi ini menjadi pembelajaran penting agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, terutama menjelang periode libur panjang.

Foto udara sejumlah kendaraan mamadati ruas jalan menuju pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]
Foto udara sejumlah kendaraan mamadati ruas jalan menuju pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]

Dalam penanganan kemacetan tersebut, Kementerian Perhubungan berkolaborasi dengan Korlantas Polri dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Sejumlah langkah strategis telah dilakukan, mulai dari pengoperasian kapal berukuran besar, penambahan jumlah armada menjadi 35 kapal, optimalisasi buffer zone, hingga penerapan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) pada 25 kapal untuk mempercepat arus penyeberangan.

"Dengan dilakukannya langkah-langkah tersebut harapannya terjadi pengurangan kepadatan serta arus lalu lintas bisa berjalan normal kembali dan kepadatan bisa terselesaikan sebelum Hari Raya Nyepi," jelas Menhub.

Selain itu, Menhub juga mengimbau para pengusaha angkutan logistik untuk mematuhi aturan pembatasan operasional kendaraan barang, khususnya truk dengan sumbu tiga ke atas. Pasalnya, masih banyak kendaraan logistik yang beroperasi selama periode Angkutan Lebaran sehingga memicu kepadatan di sekitar pelabuhan.

Sebagai langkah mitigasi lanjutan, pemerintah akan memprioritaskan kendaraan kecil dan bus untuk naik kapal penyeberangan. Sementara kendaraan besar yang tertahan akan diarahkan ke buffer zone.

baca juga

"Sementara terhadap kendaraan besar, apabila tertahan maka akan ditampung di buffer zone, kemudian sopir-sopirnya akan kita berangkatkan ke Banyuwangi sambil menunggu selesainya perayaan Hari Nyepi," imbuhnya.

Menhub memastikan para sopir kendaraan besar tersebut tidak akan dikenai biaya transportasi dari Gilimanuk menuju Banyuwangi hingga kembali lagi ke Gilimanuk. Biaya akomodasi juga akan ditanggung oleh PT ASDP.

Di sisi lain, pengaturan arus kendaraan juga dilakukan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, guna menghindari penumpukan kendaraan dari arah Bali. Salah satunya dengan memanfaatkan ruas tol fungsional dari Besuki serta penyediaan buffer zone tambahan.

"Di sisi Ketapang sekarang sudah ada ruas tol fungsional dari Besuki. Dengan adanya jalan tol tersebut diharapkan aliran kendaraan yang tiba dari Gilimanuk bisa teratasi. Ketapang juga ada beberapa buffer zone diperuntukkan sebagai tempat istirahat dan untuk menahan kendaraan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik dalam Program Mudik Gratis 2026

TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik dalam Program Mudik Gratis 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:12 WIB

Bulog Gelar Mudik Gratis 2026, Berangkatkan 750 Pemudik ke 15 Kota

Bulog Gelar Mudik Gratis 2026, Berangkatkan 750 Pemudik ke 15 Kota

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:19 WIB

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:49 WIB

Terkini

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:55 WIB

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:47 WIB

×