Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran

Liberty Jemadu

Rabu, 25 Maret 2026 | 17:23 WIB
Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran
Arab Saudi dan Uni Emirat Arab disebut diam-diam membantu AS dan Israel memerangi Iran. Foto: Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Arab Saudi dan UEA mulai mendukung AS dan Israel menekan Iran karena terancam secara ekonomi dan kontrol Selat Hormuz.
  • Saudi mengizinkan AS menggunakan Pangkalan Udara Raja Fahd untuk serangan, sementara UEA menutup aset dan mengancam membekukan dana Iran.
  • Negara Teluk menghadapi dilema besar: terlibat perang langsung atau sandera ekonomi jika Iran menguasai jalur krusial minyak.

Suara.com - Arab Saudi dan Uni Emirat Arab diam-diam mulai masuk ke palagan perang Israel dan Amerika Serikat melawan Iran, demikian diwartakan The Wall Street Journal (WSJ) pekan ini.

Dua negara Timur Tengah ini disebut sudah gerah dengan serangan bertubi-tubi Iran yang melumpuhkan perekonomian mereka. Mereka juga khawatir jika perang berakhir tanpa hasil yang jelas, maka Iran akan selamanya mengendalikan Selat Hormuz, jalur yang digunakan untuk membawa minyak-minyak mereka negara tujuan ekspor.

Saudi dan UEA kini pelan-pelan mulai membantu AS dan Israel untuk menekan Iran secara militer. Tapi dua sekutu utama AS di Timur Tengah tersebut masih berusaha untuk tidak mengerahkan militer mereka untuk menyerang Iran, meski tekanan terhadap ekonomi mereka semakin besar.

Arab Saudi baru-baru ini disebut sudah mengizinkan Pangkalan Angkatan Udara Raja Fahd digunakan militer AS untuk melancarakan serangan ke Iran.

Ini bertolak belakang dengan janji Pangeran Mohammad bin Salman, penguasa de facto Saudi, kepada Teheran yang isinya tak akan membiarkan teritori dan wilayah udaranya digunakan untuk menyerang Iran.

Beberapa sumber yang diwawancarai WSJ mengatakan Pangeran Bin Salman kini sedang mempertimbangkan untuk mengerahkan militer Saudi untuk menyerang Iran.

"Kesabaran Arab Saudi ada batasnya. Jika ada yang bilang negara-negara Teluk tak berdaya untuk merespon (serangan Iran), mereka salah berhitung," kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan pada pekan lalu.

Sementara UEA mulai menutup aset-aset Iran di wilayahnya. UEA baru-baru ini menutup Rumah Sakit Iran dan Klub Iran di Dubai.

"Institusi-institusi yang berkaitan langsung dengan rezim Iran dan Korps Garda Revolusi Iran akan ditutup setelah diketahui disalahgunakan bukan untuk kepentingan rakyat Iran dan melanggar regulasi UEA," kata pemerintah UEA.

baca juga

UEA selama ini menjadi pusat finansial untuk para pengusaha dan perusahaan Iran. Kini penguasa UEA mengancam akan membekukan dana milik Iran di sistem perekonomiannya.

Langkah UEA itu dinilai bisa menutup akses Iran ke mata uang asing dan jaringan perdagangan global, terutama mengingat rezim di Teheran selama bertahun-tahun berada di bawah tekanan sanksi ekonomi dari Amerika Serikat.

Tidak hanya Arab Saudi dan UEA, negara-negara Teluk lainnya juga mulai mengizinkan wilayahnya digunakan AS untuk menyerang Iran. Beberapa video sebelumnya menunjukkan rudal yang ditembakkan AS ke Iran diluncurkan dari Bahrain.

Sementara lima pesawat tanker AS, yang rusak terkena hantaman rudal Iran, diketahui sedang parkir di Pangkalan AU Pangeran Sultan, Arab Saudi saat serangan terjadi.

Pemerintah AS sendiri enggan berkomentar soal apakah negara-negara Arab membantu militernya untuk menyerang Iran.

Dilema

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:25 WIB

Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total

Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:05 WIB

Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran

Putra Mahkota Arab Saudi Terus Komporin Donald Trump untuk Perangi Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:59 WIB

Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM

Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:46 WIB

Boikot Donald Trump dan Piala Dunia 2026 di Belanda Tembus 170 Ribu Tanda Tangan

Boikot Donald Trump dan Piala Dunia 2026 di Belanda Tembus 170 Ribu Tanda Tangan

Bola | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:17 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB