Purbaya Bocorkan Strategi Pemerintah Jika Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

Dicky Prastya | Suara.com

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:36 WIB
Purbaya Bocorkan Strategi Pemerintah Jika Harga Minyak Dunia Terus Melonjak
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa edisi Maret 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (11/3/2026). [Screenshot YouTube Kemenkeu]
  • Menkeu Purbaya mengantisipasi lonjakan ICP hingga $97 per barel akibat perang, yang berpotensi melampaui defisit APBN 3 persen.
  • Pemerintah dapat mengambil langkah antisipasi seperti menarik pajak tambahan ekspor batu bara dan meningkatkan RKAB 2026.
  • Langkah mitigasi lain meliputi penghematan belanja, pemberian stimulus ekonomi, serta efisiensi Pajak dan Bea Cukai.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan strategi Pemerintah apabila harga minyak dunia terus melonjak imbas perang Amerika Serikat vs Iran.

Berdasarkan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Pemerintah sudah menetapkan asumsi harga patokan minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) sebesar 70 Dolar AS per barel.

Namun setelah perang berkecamuk, Menkeu Purbaya menyebut kalau Pemerintah sudah memperhitungkan rata-rata harga minyak dunia sebesar 97 Dolar AS per barel dalam setahun. Adapun saat ini angkanya masih 74 Dolar AS per barel.

"Kita sudah simulasi sampai 97 Dolar AS sepanjang tahun, artinya harganya lebih tinggi dari sekarang. Sekarang baru 74 Dolar AS per barel, itu kita hitung berapa defisit dan segala macam. Sudah kita antisipasi. Kalau perlu langkah apa yang kita ambil, kita ambil segera," katanya di Kantor Kementerian Keuangan, dikutip Kamis (26/3/2026).

Apabila rata-rata harga minyak dunia dalam setahun bisa 97 Dolar AS per barel, Purbaya memastikan defisit APBN bisa melebihi 3 persen. Tapi itu terjadi jika Pemerintah tidak mengambil kebijakan antisipasi.

"Defisitnya tanpa ngapa-ngapain bisa lebih 3 persen. Tapi kan tanpa ngapa-ngapain, kalau kita apa-apain akan berubah," lanjutnya.

Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].
Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].

Bendahara Negara menerangkan salah satu langkah yang bisa dilakukan Pemerintah untuk menambal defisit APBN dari kenaikan harga minyak adalah menarik pajak tambahan dari ekspor batu bara. Kedua, Pemerintah bakal meningkatkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.

"Ini bisa berubah, apalagi? Masih banyak langkah yang bisa diambil," terang dia.

Ketiga, Purbaya mengaku bakal melakukan penghematan belanja Pemerintah yang sekiranya tidak perlu. Keempat, Pemerintah bisa memberikan stimulus untuk mendorong ekonomi agar pertumbuhan lebih cepat.

"Sehingga pendapatan pajak saya naik, juga bisa mengurangi defisitnya. Efisiensi Pajak dan Bea Cukai juga bisa meningkatkan juga. Jadi banyak langkah yang kita ambil. Jadi habis ini saya pasti sibuk nih, kasihan," paparnya.

Purbaya juga menjelaskan efisiensi anggaran Rp 81 triliun yang diungkapkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi beberapa waktu lalu. Ia menyebut angka itu diperoleh dari penyisiran Belanja Pemerintah.

"Itu belanja saja. Jadi masih banyak ruangnya kan? Anda enggak usah takut. Ini menteri lumayan pintar sebelah sini nih," kelakar Purbaya.

Di sisi lain harga minyak dunia melemah pada perdagangan Rabu (Kamis Pagi waktu Indonesia) setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengindikasikan adanya proses negosiasi antara Washington dan Teheran terkait konflik yang memanas di Timur Tengah.

Mengutip CNBC International, harga minyak mentah Brent patokan global turun 2,2 persen ke level USD 102,22 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga merosot 2,2 persen menjadi USD 90,32 per barel.

Pelemahan harga terjadi setelah Trump menyatakan bahwa AS tengah membuka jalur komunikasi dengan Iran. Bahkan, ia mengaku telah menarik ancaman serangan terhadap infrastruktur energi Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat

Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16 WIB

Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman

Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:10 WIB

Trump Jadi Pinokio di Karikatur Media Iran: Klaim Negosiasi Damai Hanya Kebohongan Besar

Trump Jadi Pinokio di Karikatur Media Iran: Klaim Negosiasi Damai Hanya Kebohongan Besar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01 WIB

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:29 WIB

Israel Panik! Donald Trump akan Setop Perang Meski Tanpa Deal dengan Iran

Israel Panik! Donald Trump akan Setop Perang Meski Tanpa Deal dengan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:08 WIB

Wacana WFH Sehari untuk ASN: Pedang Bermata Dua bagi Ekonomi dan Energi

Wacana WFH Sehari untuk ASN: Pedang Bermata Dua bagi Ekonomi dan Energi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:25 WIB

Terkini

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:09 WIB

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:57 WIB

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:41 WIB

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:29 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:33 WIB

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:30 WIB

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:20 WIB

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:14 WIB

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:13 WIB