Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:17 WIB
Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar
Ilustrasi pemanfaatan energi surya. (pixabay/fietzfotos)
  • Nilai pasar EPC energi surya Indonesia diproyeksikan tumbuh signifikan, dari Rp24,3 triliun menjadi Rp133,5 triliun pada 2030.
  • Peningkatan adopsi PLTS didorong kebutuhan energi bersih dan efisiensi biaya oleh pelaku usaha di berbagai sektor.
  • Sektor EPC menjadi tulang punggung vital dalam merealisasikan dan menopang pertumbuhan investasi serta implementasi PLTS nasional.

Suara.com - Pertumbuhan industri energi surya di Indonesia kian membuka peluang ekonomi baru, terutama di sektor Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) yang diproyeksikan melonjak signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Nilai pasar EPC bahkan diperkirakan bisa menembus ratusan triliun rupiah, seiring meningkatnya adopsi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di berbagai sektor industri.

Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan energi bersih sekaligus tuntutan efisiensi biaya operasional di kalangan pelaku usaha.

Di tengah transisi energi, sektor EPC menjadi salah satu tulang punggung industri yang berperan langsung dalam menggerakkan investasi hijau serta membuka peluang ekonomi baru di sektor energi terbarukan.

Pertumbuhan industri ini tercermin dari peningkatan kapasitas PLTS yang cukup pesat. Untuk PLTS atap, kapasitas terpasang melonjak dari 86 MW pada 2021 menjadi 773 MW.

Sementara itu, PLTS non-atap juga meningkat dari 25,5 MW pada 2021 menjadi 1019,5 MW pada 2025.

Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Harris, menegaskan peran penting sektor EPC dalam menopang pertumbuhan industri ini.

“EPC memiliki peran penting dalam memastikan setiap tahap proyek dari desain hingga konstruksi dijalankan dengan baik, sehingga sistem energi surya yang tangguh ini benar-benar terealisasi dan mendorong pertumbuhan industri secara nyata," ujar Harris kepada wartawan, Jumat (27/3/2026).

Perusahaan energi surya seperti Xurya Daya Indonesia melihat momentum ini sebagai peluang strategis. Dengan proyeksi pertumbuhan pasar yang agresif, kebutuhan terhadap mitra EPC berkualitas dipastikan akan terus meningkat hingga beberapa tahun mendatang.

"Pemerintah melalui Kementerian ESDM terus mendorong inovasi dan kolaborasi dalam pengembangan energi surya. Kami berharap penghargaan, seperti EPC Appreciation 2026 oleh Xurya, dapat memotivasi pelaku industri untuk terus berkontribusi dalam percepatan transisi energi nasional,“ ucap Harris.

Dari sisi utilitas, PT PLN (Persero) juga melihat tren ini sebagai sinyal positif bagi percepatan transisi energi nasional. Senior Manager Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Ryfki Rahman, menyebut adopsi energi surya terus meningkat di berbagai sektor.

“Hingga kini, baik kapasitas PLTS Atap maupun PLTS Non-Atap terus mengalami pertumbuhan, menunjukkan adopsi energi surya yang semakin luas di sektor komersial, industri, dan pelanggan non-subsidi," ucap Ryfki.

Ryfki menilai, setiap instalasi PLTS yang berhasil diselesaikan tidak hanya menambah pasokan energi bersih, tetapi juga memperkuat kualitas, efisiensi, dan dampak nyata bagi masyarakat

"Dengan kolaborasi ini, kami optimistis transisi energi nasional akan semakin cepat, berkelanjutan, dan inklusif,“ tutur Ryfki.

Dari sisi bisnis, Xurya mengungkapkan nilai pasar EPC saat ini berada di kisaran 1,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp24,3 triliun. Angka tersebut diproyeksikan melonjak drastis dalam beberapa tahun ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Energi Terbarukan Mulai Masuk Sektor Tambang dan Perkebunan

Energi Terbarukan Mulai Masuk Sektor Tambang dan Perkebunan

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 16:21 WIB

Emiten KEEN Menang Tender Garap PLTS Tobelo 10 MW

Emiten KEEN Menang Tender Garap PLTS Tobelo 10 MW

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 17:48 WIB

Pemerintah Ingatkan Industri Komitmen Transisi Hijau Dibuktikan Aksi Nyata

Pemerintah Ingatkan Industri Komitmen Transisi Hijau Dibuktikan Aksi Nyata

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 08:38 WIB

Program Masuk Finalisasi, Bahlil Mau Bangun PLTS di Setiap Desa

Program Masuk Finalisasi, Bahlil Mau Bangun PLTS di Setiap Desa

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 16:08 WIB

Perusahaan Pembiayaan Ini Klaim Sudah Gelontorkan Rp1,62 T ke Sektor Ekonomi Hijau

Perusahaan Pembiayaan Ini Klaim Sudah Gelontorkan Rp1,62 T ke Sektor Ekonomi Hijau

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 13:44 WIB

Lawan Greenwashing, Indonesia Teken Aturan Main Kredit Alam Bersama Prancis dan Inggris

Lawan Greenwashing, Indonesia Teken Aturan Main Kredit Alam Bersama Prancis dan Inggris

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 15:09 WIB

Terkini

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 21:51 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB