Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB
Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri
Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri. (Dok: Perum Bulog)

Suara.com - Perum Bulog terus mempercepat penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng sebagai bagian dari program pemerintah. Pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Perum Bulog langsung melanjutkan distribusi bantuan secara masif, termasuk ke wilayah dengan tantangan geografis seperti Kepulauan Seribu.

Langkah percepatan ini dilakukan untuk memastikan bantuan pangan dapat segera diterima oleh masyarakat penerima manfaat, meskipun harus melalui jalur distribusi yang tidak mudah. Bulog berkomitmen untuk menjaga kelancaran distribusi hingga ke wilayah terluar.

Secara keseluruhan, program bantuan pangan disalurkan kepada 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP). Untuk wilayah Kepulauan Seribu mencakup 4.102 PBP yang tersebar di berbagai pulau, antara lain Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, dan Pulau Harapan. Khusus di Pulau Untung Jawa, bantuan disalurkan kepada 402 PBP.

Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, yang meninjau langsung proses penyaluran di Pulau Untung Jawa, menegaskan bahwa distribusi bantuan hingga ke wilayah kepulauan merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin akses pangan masyarakat tanpa terkecuali.

“Kami memastikan bahwa setiap masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan, mendapatkan haknya atas pangan. Tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk dijangkau. BULOG hadir untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Masing-masing PBP akan mendapatkan bantuan pangan sebanyak 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret 2026 ini.

Lebih lanjut, program bantuan pangan ini juga mendapat apresiasi dari pemerintah daerah karena dinilai efektif dalam membantu masyarakat menjaga stabilitas ekonomi, khususnya setelah periode Idulfitri.

Sabrina Marsenda warga Pulau Untung Jawa mengaku sangat bersyukur mendapat bantuan dari pemerintah. Apalagi dirinya mengaku kali pertama mendapat bantuan program tersebut.

"Kita bersyukur tentunya, hari ini kami dapat 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng," kata Sabrina.

Dia berharap bantuan serupa dapat berlanjut guna membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga serta kuota dapat ditambah agar warga lainnya bisa mendapat bantuan tersebut.

"Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuannya beras Bulog, ini sudah sudah sampai di Pulau Untung Jawa," tambah Sabrina.

Senada, Nahria warga RW 02 Pulau Untung Jawa juga mengaku senang bisa kembali mendapatkan bantuan pangan beras untuk meringankan kebutuhan rumah tangganya.

"Senang banget, karena sangat bermanfaat untuk saya untuk keluarga saya. Saya banyak-banyak terima kasih, kalau bisa lebih dibanyakin lagi ditambahin lagi untuk warga kami di Pulau Untung Jawa khususnya," kata Nahria.

Program bantuan pangan merupakan bagian dari stimulus ekonomi pada kuartal pertama tahun ini yang diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan percepatan distribusi yang terus dilakukan, termasuk ke wilayah kepulauan, Bulog optimistis program bantuan pangan dapat tersalurkan secara merata dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Ungkap Harga BBM Pertalite dan Solar Setelah Minyak Dunia Melonjak

Ekonom Ungkap Harga BBM Pertalite dan Solar Setelah Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:58 WIB

Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali

Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:41 WIB

RI Sudah Punya Pos Impor Minyak Mentah Baru, Bahlil: Jangan Tanya Dari Mana?

RI Sudah Punya Pos Impor Minyak Mentah Baru, Bahlil: Jangan Tanya Dari Mana?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:04 WIB

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:57 WIB

Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital

Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:07 WIB

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:36 WIB

Terkini

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:21 WIB

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:01 WIB

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:50 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB

Ungkap Ketimpangan ASN Kemenkeu, Purbaya Guyon Mau Potong Gaji Pegawai Pajak

Ungkap Ketimpangan ASN Kemenkeu, Purbaya Guyon Mau Potong Gaji Pegawai Pajak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:33 WIB

Bahlil Buka Keran Produksi Batu Bara dan Nikel Jika Harga Naik

Bahlil Buka Keran Produksi Batu Bara dan Nikel Jika Harga Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:22 WIB

APINDO Minta Pemerintah Pikir Ulang Aturan Soal Industri Rokok Terbaru

APINDO Minta Pemerintah Pikir Ulang Aturan Soal Industri Rokok Terbaru

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:16 WIB

Lobi-lobi Iran, Bahlil Akui Tak Gampang Keluarkan 2 Kapal RI dari Selat Hormuz

Lobi-lobi Iran, Bahlil Akui Tak Gampang Keluarkan 2 Kapal RI dari Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:03 WIB

Pemerintah Pastikan WFH ASN Segera Jalan Bulan Ini, Tunggu Pengumuman Resmi

Pemerintah Pastikan WFH ASN Segera Jalan Bulan Ini, Tunggu Pengumuman Resmi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:35 WIB

BKI Jajaki Kerja Sama Global, Dorong Industri Maritim RI Naik Kelas

BKI Jajaki Kerja Sama Global, Dorong Industri Maritim RI Naik Kelas

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:29 WIB