Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 30 Maret 2026 | 16:25 WIB
Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan stok beras nasional akan mencapai 5 juta ton pada April 2026. [Kementan]
  • Menteri Pertanian menargetkan stok beras nasional menjadi 5 juta ton bulan depan, dari capaian saat ini 4,3 juta ton.
  • Peningkatan stok ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan menstabilkan harga, berbeda dari tahun sebelumnya beras adalah penyumbang inflasi.
  • Kapasitas penyimpanan ditambah dengan menyewa gudang 2 juta ton karena gudang eksisting hanya menampung 3 juta ton.

Suara.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut stok pangan nasional, khususnya beras, akan ditingkatkan menjadi 5 juta ton pada bulan depan. Target tersebut disampaikan di tengah capaian stok saat ini yang telah menyentuh 4,3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.

“Sektor pangan, alhamdulillah hari ini tertinggi sepanjang sejarah. Stok kita 4,3 juta, tidak pernah terjadi. Bulan depan 5 juta ton,” ujarnya di Kantor Kementan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Ia menjelaskan peningkatan stok ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar. Dengan ketersediaan yang memadai, tekanan inflasi dari komoditas beras diharapkan dapat ditekan.

Menurut dia, kondisi ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana beras kerap menjadi penyumbang utama inflasi, terutama saat periode Ramadan dan hari besar keagamaan.

“Alhamdulillah bulan suci Ramadan, bukan harga beras menjadi penyumbang inflasi. Puluhan tahun, biasanya nomor satu penyumbang inflasi adalah beras. Ini selesai,” katanya.

Ia juga menyinggung keterbatasan kapasitas penyimpanan yang saat ini hanya mencapai sekitar 3 juta ton. Untuk mengantisipasi lonjakan stok, pemerintah menyiasatinya dengan menyewa tambahan gudang berkapasitas sekitar 2 juta ton.

“Kapasitas gudang hanya 3 juta ton. Kita sewa gudang 2 juta ton kapasitasnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai capaian stok tersebut tidak terlepas dari kebijakan pemerintah dalam meningkatkan produksi dalam negeri, termasuk dukungan terhadap petani dan distribusi pangan.

Ia menyebut sektor pangan kini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan kemandirian pangan sebagai fondasi ekonomi nasional.

Selain memastikan ketersediaan, pemerintah juga mengklaim adanya perbaikan pada sisi biaya produksi. Salah satunya melalui penurunan harga pupuk yang dinilai membantu petani meningkatkan produktivitas.

“Harga pupuk turun 20 persen. Nggak pernah terjadi, coba cek,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Setelah Arab Saudi, Pemerintah Sasar Ekspor Beras ke Negara Tetangga

Setelah Arab Saudi, Pemerintah Sasar Ekspor Beras ke Negara Tetangga

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:11 WIB

Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton

Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 21:32 WIB

Bulog: Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026

Bulog: Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:57 WIB

Mentan Amran: Impor Beras Amerika untuk Makanan Turis, Bukan Konsumsi Umum

Mentan Amran: Impor Beras Amerika untuk Makanan Turis, Bukan Konsumsi Umum

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 15:06 WIB

Terkini

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:19 WIB

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:15 WIB

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:13 WIB

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:08 WIB

Kurs Rupiah Akhirnya Tembus Rp 17.000

Kurs Rupiah Akhirnya Tembus Rp 17.000

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 15:53 WIB

Wacana WFH Sehari per Minggu, Purbaya Jamin Tak Ganggu Produktivitas

Wacana WFH Sehari per Minggu, Purbaya Jamin Tak Ganggu Produktivitas

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 15:27 WIB

Bank Mandiri Telah Kucurkan KUR Rp 7,35 T ke UMKM Hingga Februari 2026

Bank Mandiri Telah Kucurkan KUR Rp 7,35 T ke UMKM Hingga Februari 2026

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 15:21 WIB

Penggunaan Kendaraan Listrik Dinilai Lebih Hemat Ongkos 70%, Ini Hitungannya

Penggunaan Kendaraan Listrik Dinilai Lebih Hemat Ongkos 70%, Ini Hitungannya

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 15:14 WIB

Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?

Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:50 WIB

Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu

Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:13 WIB