IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 01 April 2026 | 17:51 WIB
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Usai libur Lebaran, IHSG sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62 dan bergerak berbalik arah menguat 1,05 persen atau naik 75 poin ke level 7.181,65 setelah beberapa menit dibuka. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom]
  • IHSG naik 1,93 persen setelah optimisme pasar meningkat akibat potensi berakhirnya konflik AS-Iran dan penguatan Wall Street.
  • Sektor industri melonjak 6,11 persen sebagai pendorong utama, sementara rupiah juga menguat tipis ke Rp16.975 per dolar AS
  • Secara teknikal IHSG berpotensi lanjut naik ke 7.200–7.300, namun dibayangi data ekonomi seperti PMI dan surplus perdagangan yang melemah, meski inflasi mulai melandai.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai bangkit pada perdagangan Rabu, 1 April 2026. Penguatan indeks ini setelah ada harapan damai atas perang Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG ditutup menguat 1,93 persen ke level 7.184. Penguatan ini terjadi setelah indeks sempat mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir.

Sentimen positif datang dari bursa global, khususnya Wall Street yang melonjak tajam pada perdagangan sebelumnya. Optimisme pasar meningkat setelah muncul sinyal bahwa konflik AS-Iran berpotensi segera berakhir.

Presiden AS, Donald Trump, bahkan mengisyaratkan bahwa negaranya akan keluar dari konflik tersebut dalam dua hingga tiga pekan.

Dari dalam negeri, penguatan IHSG ditopang oleh kinerja sejumlah sektor. Saham sektor industri mencatat kenaikan tertinggi sebesar 6,11 persen, sementara sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang melemah tipis sebesar 0,2 persen.

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Usai libur Lebaran, IHSG sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62 dan bergerak berbalik arah menguat 1,05 persen atau naik 75 poin ke level 7.181,65 setelah beberapa menit dibuka. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom]
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Usai libur Lebaran, IHSG sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62 dan bergerak berbalik arah menguat 1,05 persen atau naik 75 poin ke level 7.181,65 setelah beberapa menit dibuka. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom]

Nilai tukar rupiah juga menunjukkan penguatan, ditutup naik 0,09 persen ke level Rp16.975 per dolar AS di pasar spot.

Secara teknikal, IHSG dinilai masih memiliki peluang melanjutkan penguatan. Indeks diperkirakan akan menguji area resistance di kisaran 7.200 hingga 7.300, dengan support di level 7.100 dan pivot di 7.200.

"Secara teknikal, beberapa indikator menunjukkan IHSG berpeluang melanjutkan rebound dan menguji level 7.200-7.300," tulis riset tersebut.

Meski demikian, sejumlah data ekonomi domestik menunjukkan sinyal beragam. Indeks manufaktur S&P Global Indonesia melemah ke level 50,1 pada Maret 2026 dari sebelumnya 53,8 pada Februari.

Surplus neraca perdagangan juga turun menjadi 1,28 miliar dolar AS pada Februari 2026, dibandingkan 3,09 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun lalu. Namun, angka tersebut masih lebih baik dibandingkan surplus Januari 2026 yang sebesar 0,96 miliar dolar AS.

Sementara itu, inflasi Maret 2026 tercatat melandai menjadi 0,41 persen secara bulanan (MoM) dan 3,48 persen secara tahunan (YoY), lebih rendah dibandingkan Februari yang mencapai 0,68 persen MoM dan 4,76 persen YoY.

Dengan kombinasi sentimen global yang positif dan indikator domestik yang beragam, pergerakan IHSG selanjutnya akan sangat ditentukan oleh arah perkembangan geopolitik serta respons pasar terhadap data ekonomi terbaru.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 30,03 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 16,44 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,98 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 494 saham bergerak naik, sedangkan 224 saham mengalami penurunan, dan 240 saham tidak mengalami pergerakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional

Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:44 WIB

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:03 WIB

Terkini

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:56 WIB

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:34 WIB

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:32 WIB

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:27 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB