Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 08:40 WIB
Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi
Ilustasi perdagangan indesk saham AS Wall Street. [Unsplash].
  • Kontrak S&P 500, Nasdaq 100, dan Dow Jones kompak turun tipis di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar.
  • Donald Trump mengultimatum Iran untuk membuka Selat Hormuz atau menghadapi serangan terhadap infrastruktur penting.
  • Ketegangan di Selat Hormuz jalur vital energi dunia mendorong harga minyak melonjak dan membebani sentimen investor.

Suara.com - Pasar saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street dibuka merosot pada Minggu malam, seiring meningkatnya tensi geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump mengancam Iran terkait pembukaan Selat Hormuz.

Mengutip Investing, indeks saham S&P 500 turun tipis 0,3 persen menjadi 6.603,0 poin. Sementara itu, indeks Nasdaq 100 melemah 0,2 persen ke level 24.175,75 poin, dan indeks Dow Jones turun 0,4 persen menjadi 46.535,0 poin.

Penurunan ini terjadi setelah Wall Street mencatatkan reli menguat pada pekan lalu. Bahkan, Investor sempat memborong saham-saham yang sebelumnya tertekan akibat volatilitas pasar yang dipicu konflik Iran.

Sepanjang pekan lalu, Dow Jones Industrial Average menguat 3 persen, S&P 500 naik 3,4 persen, dan NASDAQ Composite melonjak 4,44 persen.

Ilustrasi pergerakan saham di bursa Wall Street. [Pexels].
Ilustrasi pergerakan saham di bursa Wall Street. [Pexels].

Kenaikan ini sekaligus menjadi yang pertama dalam enam minggu terakhir untuk ketiga indeks utama tersebut.

Namun, sentimen pasar kembali berubah setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman keras kepada Iran melalui platform Truth Social. Ia memperingatkan akan menyerang infrastruktur vital Iran jika Selat Hormuz tidak segera dibuka.

"Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya digabung menjadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!!" tulis Trump.

Ia juga menegaskan bahwa Iran memiliki tenggat waktu hingga pukul 20.00 waktu setempat pada hari Selasa untuk membuka kembali jalur strategis tersebut.

Pernyataan tersebut langsung meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah, khususnya yang dapat mengganggu jalur distribusi energi global.

Sejalan dengan meningkatnya ketegangan, harga minyak dunia melonjak lebih dari 2 persen dalam perdagangan Asia pada Senin.

Kenaikan ini melanjutkan reli pekan lalu, didorong oleh kekhawatiran gangguan pasokan dari Selat Hormuz salah satu jalur distribusi minyak paling vital di dunia.

Kondisi ini membuat investor kembali bersikap hati-hati, dengan pergerakan pasar diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik dalam beberapa hari ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diprediksi Berkutat di Level 7000 di Tengah Sinyal Damai Perang Iran

IHSG Diprediksi Berkutat di Level 7000 di Tengah Sinyal Damai Perang Iran

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:56 WIB

IHSG Berpotensi Melemah Awal Pekan, Saham-Saham Ini Bisa Untung

IHSG Berpotensi Melemah Awal Pekan, Saham-Saham Ini Bisa Untung

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:30 WIB

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 08:49 WIB

Terkini

Promo JSM Superindo Terbaru Minggu Ini 22-24 Mei 21026, Daging Ayam Diskon 40 Persen!

Promo JSM Superindo Terbaru Minggu Ini 22-24 Mei 21026, Daging Ayam Diskon 40 Persen!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:58 WIB

Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto

Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:24 WIB

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:08 WIB

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:01 WIB

Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing

Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:33 WIB

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:31 WIB

Ini Alasan Hulu Migas Dikecualikan dari Skema Ekspor DSI

Ini Alasan Hulu Migas Dikecualikan dari Skema Ekspor DSI

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:14 WIB

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:08 WIB

Profil Luke Thomas Mahony, WN Australia Eks Petinggi Vale Jadi Dirut PT DSI

Profil Luke Thomas Mahony, WN Australia Eks Petinggi Vale Jadi Dirut PT DSI

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:56 WIB

Ekspor Mineral Disentralisasi ke Danantara, Bahlil Klaim Akhiri Modus Transfer Pricing

Ekspor Mineral Disentralisasi ke Danantara, Bahlil Klaim Akhiri Modus Transfer Pricing

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:31 WIB