Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 12:02 WIB
Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang
Di tengah eskalasi perang Timur Tengah yang kian memanas, kekayaan bersih Presiden Amerika Serikat ke-47, Donald Trump, justru mencatatkan lonjakan signifikan. [Tangkapan layar akun X @realDonaldTrump]
  • Kekayaan bersih Donald Trump naik drastis saat konflik Timur Tengah memanas.
  • Kenaikan dipicu performa saham Trump Media yang jadi aset pilihan investor saat krisis.
  • Ketidakpastian global justru memperkuat posisi valuasi aset politik dan energi Trump.

Suara.com - Di tengah eskalasi perang Timur Tengah yang kian memanas, kekayaan bersih Presiden Amerika Serikat ke-47, Donald Trump, justru mencatatkan lonjakan signifikan.

Berdasarkan data terbaru Forbes per April 2026, total kekayaan Trump kini ditaksir mencapai USD6,5 miliar atau setara dengan kurang lebih Rp107,73 triliun.

Dalam data yang beredar, kekayaan Trump pada tahun 2020 tercatat berada di angka USD 2,1 miliar. Nilai tersebut sempat berfluktuasi di angka USD 2,4 miliar pada 2021 dan mencapai puncaknya di periode awal pasca-jabatan pada 2022 sebesar USD 3,0 miliar. Namun, memasuki tahun 2025 dan 2026, angka tersebut melonjak tajam hingga menyentuh angka USD 6,3 miliar.

Jika dikonversikan ke dalam mata uang Garuda, kenaikan ini sangat fantastis. Mengacu pada data kurs transaksi Bank Indonesia (BI) pada hari ini, Senin (6/4/2026), nilai tukar dolar AS terhadap Rupiah berada di level Rp17.100 (kurs jual).

Berikut adalah rincian kekayaan Donald Trump jika dikonversikan dengan kurs hari ini:

  1. Tahun 2020 (USD 2,1 Miliar): Sekitar Rp35,91 Triliun
  2. Tahun 2024 (USD 2,3 Miliar): Sekitar Rp39,33 Triliun
  3. Tahun 2025 (USD 5,1 Miliar): Sekitar Rp87,21 Triliun
  4. Tahun 2026 (USD 6,3 Miliar): Sekitar Rp107,73 Triliun


Lonjakan kekayaan yang hampir naik tiga kali lipat dibanding saat ia masih menjabat pada 2020 ini dipicu oleh sejumlah lini bisnis baru. Salah satu faktor utama adalah performa unit bisnis media dan teknologinya, Trump Media & Technology Group (DJT), serta berbagai investasi di sektor aset digital dan kripto yang ia luncurkan sejak awal 2025.

Meskipun sempat menghadapi berbagai tuntutan hukum di pengadilan AS, aset real estate dan kepemilikan saham di perusahaan media sosial miliknya justru memberikan suntikan dana segar yang membuat namanya kembali kokoh dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?

Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?

News | Senin, 06 April 2026 | 11:25 WIB

Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka

Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka

News | Senin, 06 April 2026 | 11:12 WIB

Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS

Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS

News | Senin, 06 April 2026 | 11:11 WIB

Terkini

Mendag Siapkan Aturan Baru usai BUMN Ekspor PT DSI Dibentuk Danantara

Mendag Siapkan Aturan Baru usai BUMN Ekspor PT DSI Dibentuk Danantara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:06 WIB

Promo JSM Superindo Terbaru Minggu Ini 22-24 Mei 21026, Daging Ayam Diskon 40 Persen!

Promo JSM Superindo Terbaru Minggu Ini 22-24 Mei 21026, Daging Ayam Diskon 40 Persen!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:58 WIB

Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto

Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:24 WIB

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:08 WIB

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:01 WIB

Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing

Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:33 WIB

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:31 WIB

Ini Alasan Hulu Migas Dikecualikan dari Skema Ekspor DSI

Ini Alasan Hulu Migas Dikecualikan dari Skema Ekspor DSI

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:14 WIB

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:08 WIB

Profil Luke Thomas Mahony, WN Australia Eks Petinggi Vale Jadi Dirut PT DSI

Profil Luke Thomas Mahony, WN Australia Eks Petinggi Vale Jadi Dirut PT DSI

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:56 WIB