Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 07 April 2026 | 13:06 WIB
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • FTSE Russell mempertahankan status pasar modal Indonesia sebagai Secondary Emerging Market dalam laporan resminya pada 7 April 2026.
  • Penundaan review indeks dilakukan sementara akibat kesulitan teknis dalam menentukan angka free float selama proses reformasi kebijakan berlangsung.
  • Keputusan mempertahankan status Indonesia meminimalisir risiko tekanan jual dan menjadi sentimen positif bagi stabilitas Indeks Harga Saham Gabungan.

Suara.com - Lembaga penyedia indeks global, FTSE Russell, resmi merilis hasil Equity Country Classification Review pada Selasa (7/4/2026).

Dalam laporan tersebut, FTSE Russell memutuskan untuk mempertahankan posisi pasar modal Indonesia dalam kategori Secondary Emerging Market atau pasar berkembang sekunder.

Keputusan ini memberikan kepastian bagi pelaku pasar domestik karena Indonesia terhindar dari penurunan status (downgrade) ke kelompok Frontier Market.

Dengan bertahannya posisi ini, daya tarik pasar saham Indonesia bagi investor institusi global diharapkan tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi internasional.

Penundaan Review dan Reformasi Kebijakan Free Float

Meskipun status klasifikasi negara tetap terjaga, FTSE Russell mengumumkan penundaan sementara terhadap review indeks untuk periode Maret 2026.

Langkah ini diambil menyusul adanya kesulitan teknis dalam menentukan angka free float (saham yang benar-benar dimiliki publik) secara akurat.

Kondisi tersebut berkaitan erat dengan proses reformasi kebijakan struktur pasar dan mekanisme free float yang saat ini sedang berlangsung di pasar modal Indonesia.

FTSE Russell menilai diperlukan waktu tambahan untuk melakukan evaluasi mendalam agar data yang dihasilkan mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Pembatasan Aksi Korporasi dalam Indeksasi

Sebagai konsekuensi dari penundaan review tersebut, FTSE Russell menerapkan beberapa kebijakan transisi bagi emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI), antara lain:

  • Saham IPO Baru: Penambahan emiten hasil penawaran umum perdana (Initial Public Offering) ke dalam indeks FTSE untuk sementara waktu ditiadakan hingga evaluasi berikutnya tuntas.
  • Penangguhan Aksi Korporasi Tertentu: Sejumlah aksi korporasi yang berdampak pada bobot indeks, seperti rights issue, perubahan jumlah saham beredar, dan penyesuaian bobot investabilitas, akan ditangguhkan sementara dalam proses indeksasi.
  • Aksi Korporasi Normal: Meski ada penangguhan pada aspek tertentu, FTSE Russell memastikan proses rutin seperti pembagian dividen, pemecahan saham (stock split), penggabungan usaha (merger), hingga penghapusan pencatatan (delisting) akan tetap diproses sesuai jadwal normal.

Sentimen Positif bagi IHSG

Keputusan FTSE Russell untuk tidak menurunkan peringkat Indonesia dinilai menjadi katalis positif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Dengan status yang tetap stabil, risiko tekanan jual masif dari manajer investasi pasif global—yang biasanya mengikuti perubahan bobot indeks FTSE—dapat diminimalisir.

Regulator dan pelaku pasar kini memiliki waktu untuk merampungkan penyesuaian kebijakan terkait transparansi kepemilikan saham publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana Asing Kabur Rp 23 Triliun, IHSG Anjlok 14% Sepanjang Maret

Dana Asing Kabur Rp 23 Triliun, IHSG Anjlok 14% Sepanjang Maret

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:27 WIB

IHSG Mulai Gaspol, Dibuka Menguat ke Level 7.001

IHSG Mulai Gaspol, Dibuka Menguat ke Level 7.001

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:15 WIB

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:12 WIB

IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya

IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 17:05 WIB

Steam Copot IGRS Usai Viral Jadi Sorotan di Indonesia, Pakai Platform Rating Lain

Steam Copot IGRS Usai Viral Jadi Sorotan di Indonesia, Pakai Platform Rating Lain

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 14:08 WIB

Bursa Saham RI Merah pada Sesi I, Betah di Level 6.900

Bursa Saham RI Merah pada Sesi I, Betah di Level 6.900

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:39 WIB

Terkini

CIMB Niaga Bidik Nasabah Pelaku Usaha dari UMKM hingga Korporasi

CIMB Niaga Bidik Nasabah Pelaku Usaha dari UMKM hingga Korporasi

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:50 WIB

Nego Buntu, Trump Ancam Serang Wilayah Sipil Iran Jika Selat Hormuz Tetap Tutup

Nego Buntu, Trump Ancam Serang Wilayah Sipil Iran Jika Selat Hormuz Tetap Tutup

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:32 WIB

Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran

Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:23 WIB

BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi

BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:15 WIB

DJP Catat 10,85 Juta SPT Tahunan 2025 Sudah Dilaporkan hingga 6 April 2026

DJP Catat 10,85 Juta SPT Tahunan 2025 Sudah Dilaporkan hingga 6 April 2026

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:08 WIB

Resmi Minta Ambil Alih PNM ke Danantara, Purbaya Ingin Kemenkeu Ikut Salurkan KUR

Resmi Minta Ambil Alih PNM ke Danantara, Purbaya Ingin Kemenkeu Ikut Salurkan KUR

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 11:48 WIB

Naik Rp 15.000, Cek Deretan Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 15.000, Cek Deretan Harga Emas Antam Hari Ini

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 11:45 WIB

B50 Bakal Diterapkan Mulai 1 Juli 2026, Bahlil : Dulu Kalian Ketawain Gue!

B50 Bakal Diterapkan Mulai 1 Juli 2026, Bahlil : Dulu Kalian Ketawain Gue!

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 11:34 WIB

OJK Kasih Denda Rp15,9 Miliar Bagi Pelaku Saham Gorengan

OJK Kasih Denda Rp15,9 Miliar Bagi Pelaku Saham Gorengan

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 10:52 WIB

Saham BBCA Ambles, Grup Djarum Mau Bawa SUPR Keluar dari Bursa

Saham BBCA Ambles, Grup Djarum Mau Bawa SUPR Keluar dari Bursa

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 10:49 WIB