Adaro Indonesia Terima Penghargaan PROPER Emas Kedelapan

M Nurhadi

Jum'at, 10 April 2026 | 07:28 WIB
Adaro Indonesia Terima Penghargaan PROPER Emas Kedelapan
Pengelolaan lahan secara maksimal dan ramah lingkungan [Suara.com/Adaro]
baca 10 detik
  • PT Adaro Indonesia menerima penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup pada 7 April 2026 di Jakarta.
  • Penghargaan ini diberikan karena perusahaan berhasil memenuhi standar kepatuhan lingkungan serta inovasi sosial melebihi regulasi pemerintah.
  • Pencapaian tersebut menandai kedelapan kalinya Adaro meraih kategori tertinggi atas komitmen berkelanjutan dalam operasional bisnis mereka.

Suara.com - PT Adaro Indonesia (Adaro) mencatatkan capaian dalam penilaian kinerja pengelolaan lingkungan hidup di tingkat nasional.

Anak perusahaan dari grup Adaro ini menerima penghargaan peringkat tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, pada Selasa (7/4/2026) di Jakarta.

Penghargaan PROPER Emas merupakan kategori tertinggi yang diberikan pemerintah kepada entitas bisnis yang dinilai telah memenuhi standar kepatuhan lingkungan melampaui regulasi yang diwajibkan (beyond compliance).

Selain aspek teknis pengelolaan limbah dan perlindungan ekosistem, penilaian ini juga menitikberatkan pada konsistensi perusahaan dalam menjalankan program pengembangan masyarakat yang berkesinambungan serta menciptakan inovasi sosial di wilayah operasionalnya.

Capaian yang diraih pada tahun 2026 ini merupakan penghargaan PROPER Emas kedelapan bagi Adaro. Perusahaan tercatat pertama kali mendapatkan predikat ini pada tahun 2012.

Setelah itu, Adaro menunjukkan konsistensi dengan meraih penghargaan serupa selama tujuh tahun berturut-turut, terhitung sejak tahun 2019 hingga 2025, sebelum kembali dikukuhkan pada periode penilaian tahun ini.

Dalam menjalankan operasionalnya, Adaro menerapkan integrasi antara standar keunggulan operasi (operational excellence) dengan program pelestarian lingkungan dan tanggung jawab sosial.

Fokus utama perusahaan mencakup upaya mitigasi dampak lingkungan melalui perlindungan keanekaragaman hayati dan pengurangan emisi karbon. 

baca juga

Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Priyadi, menjelaskan posisi strategis keberlanjutan dalam struktur manajemen perusahaan. Menurutnya, aspek tersebut bukan lagi sekadar program tambahan, melainkan pondasi utama dalam pengambilan keputusan operasional.

“Bagi kami, sustainability menjadi bagian inti dari strategi bisnis dan operasional perusahaan. Pendekatan responsible dan sustainable mining kami terjemahkan dalam tata kelola, keunggulan operasional, inovasi berkelanjutan, serta hubungan yang bertanggung jawab dengan karyawan, lingkungan, dan masyarakat,” ujar Priyadi, dalam keterangan resminya yang diterima Suara.com.

Salah satu parameter penting yang menjadi perhatian dalam penilaian PROPER adalah upaya konkret perusahaan dalam menekan dampak perubahan iklim.

Adaro secara berkala melakukan perbaikan lingkungan yang terfokus pada penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) serta optimalisasi efisiensi energi di seluruh wilayah tambang. Program-program ini dirancang untuk mendukung target pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang dicanangkan pemerintah.

Di samping aspek teknis pertambangan, perusahaan juga mengalokasikan sumber daya untuk penguatan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Target utamanya adalah mewujudkan masyarakat lingkar tambang yang memiliki kemampuan ekonomi mandiri, akses terhadap pendidikan yang baik, serta kesejahteraan yang selaras dengan kelestarian lingkungan.

Salah satu implementasi dari inovasi sosial yang dilakukan Adaro adalah pengembangan Program Taman Wisata Menanti Laburan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Proyek ini mengusung konsep edukasi lingkungan yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.

Melalui program ini, lahan di sekitar wilayah operasional dikelola sedemikian rupa agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat lokal, sekaligus berfungsi sebagai sarana pembelajaran mengenai pelestarian alam bagi pengunjung.

 Dengan capaian tahun 2026 ini, Adaro berupaya mempertahankan standar operasional yang bertanggung jawab guna memastikan keberlangsungan bisnis yang selaras dengan daya dukung lingkungan di masa depan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komitmen Energi Berkelanjutan, Pertamina Borong 14 Proper Emas & 108 Hijau dari KLH

Komitmen Energi Berkelanjutan, Pertamina Borong 14 Proper Emas & 108 Hijau dari KLH

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 15:34 WIB

Ini Alasan Komisi XI Pilih Friderica Widyasari Dewi Menjabat Ketua OJK yang Baru

Ini Alasan Komisi XI Pilih Friderica Widyasari Dewi Menjabat Ketua OJK yang Baru

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 07:51 WIB

Fit and Proper Test Bos OJK, Friderica Widyasari: Ini Adalah Awal dari Era Baru!

Fit and Proper Test Bos OJK, Friderica Widyasari: Ini Adalah Awal dari Era Baru!

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:56 WIB

Daftar Nama 10 Calon Pejabat OJK Pilihan Prabowo yang Bakal Ikuti Tes Uji Kelayakan

Daftar Nama 10 Calon Pejabat OJK Pilihan Prabowo yang Bakal Ikuti Tes Uji Kelayakan

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:02 WIB

Bukan Inisiatif Prabowo, Ahmad Khozinudin Sebut 5 Pengusaha Panik dan Minta Ketemu

Bukan Inisiatif Prabowo, Ahmad Khozinudin Sebut 5 Pengusaha Panik dan Minta Ketemu

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:48 WIB

Daftar Saham Milik Pengusaha Elite yang Temui Presiden Prabowo Pekan Ini

Daftar Saham Milik Pengusaha Elite yang Temui Presiden Prabowo Pekan Ini

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:25 WIB

Terkini

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:22 WIB

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:18 WIB

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 16:16 WIB

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:13 WIB

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:12 WIB

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:09 WIB

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:06 WIB

×