Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB
Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?
Ilustrasi peternakan sapi. Sumber: Magnific.com

Suara.com - Kotoran sapi selama ini kerap dipandang sebelah mata. Baunya menyengat, bentuknya menjijikan, dan keberadaannya sering dianggap sekadar limbah yang menumpuk di kandang atau berserakan di jalanan desa.

Namun di Desa Jaya Mulya, Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan, kotoran sapi justru menjelma menjadi sesuatu yang tak terduga, yaitu lilin.

Tim peneliti dari Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang yang mengembangkan cara mengubah limbah ternak itu menjadi bahan baku lilin.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Ranah Research pada Maret 2026 ini melibatkan empat peneliti, yakni Diki Saputra, Hariyono, Didi Juhandi, dan Ary Eko Prastya Putra.

Ide penelitian ini bermula dari keprihatinan terhadap limbah peternakan yang selama ini belum dikelola dengan baik. Di daerah pedesaan yang banyak memiliki peternakan sapi, kotoran ternak kerap dibiarkan menumpuk begitu saja. Jika tidak ditangani, limbah ini bisa mencemari udara maupun tanah di sekitar permukiman.

"Kotoran sapi merupakan salah satu bahan alternatif yang mudah ditemukan di sekitar kita, khususnya di daerah pedesaan," tulis tim peneliti dalam laporannya.

Dari situ, para peneliti mencoba peruntungan lain. Alih-alih hanya diolah menjadi pupuk atau biogas seperti yang biasa dilakukan, kotoran sapi dicoba diekstrak kandungan lemaknya untuk dijadikan bahan lilin.

Prosesnya cukup sederhana dan tidak membutuhkan teknologi rumit. Kotoran sapi terlebih dahulu dikeringkan, lalu dipanaskan dan disaring untuk memisahkan lemak dari kotoran padat.

Lemak yang berhasil diekstrak kemudian dicampur dengan parafin dan pewangi, sebelum dicetak menjadi lilin siap pakai.

baca juga

Salah satu prinsip yang dipegang tim peneliti adalah menghindari bahan kimia sintetis yang berbahaya atau sulit didapat. Semua bahan tambahan sengaja dipilih dari yang mudah ditemukan di pasaran, sehingga metode ini berpotensi ditiru oleh masyarakat di desa lain dengan biaya yang tidak mahal.

Setelah melalui serangkaian uji coba, lilin yang dihasilkan dari kotoran sapi ini disebut memiliki bentuk yang stabil dan bisa menyala dengan cukup baik.

Salah satu temuan yang menarik adalah lilin tersebut tidak berbau menyengat khas kotoran sapi, berkat proses pemurnian yang dilakukan sebelum dicetak.

Meski hasilnya menjanjikan, tim peneliti menekankan bahwa temuan ini masih berada di tahap awal. Kualitas lilin dari kotoran sapi belum sepenuhnya konsisten dan masih memerlukan penyempurnaan lebih lanjut agar bisa bersaing dengan lilin konvensional di pasaran.

Namun terlepas dari keterbatasan itu, inovasi ini membawa harapan baru bagi pengelolaan limbah peternakan di Indonesia. Alih-alih menjadi sumber pencemaran, kotoran sapi bisa diberi nilai tambah dan diubah menjadi produk yang bermanfaat.

Bagi masyarakat desa yang hidup berdampingan dengan peternakan sapi, temuan semacam ini bisa menjadi jalan keluar yang sederhana namun berarti.

Selain mengurangi tumpukan limbah di sekitar kandang, warga juga berpeluang mendapat produk baru yang murah dan ramah lingkungan untuk kebutuhan sehari-hari, sekaligus membuka jalan bagi usaha kecil berbasis pengolahan limbah ternak di masa depan.

Penulis: Inesia Dian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Karhutla Bakar 2.300 Hektare Suaka Margasatwa Padang Sugihan

Karhutla Bakar 2.300 Hektare Suaka Margasatwa Padang Sugihan

Foto | Jum'at, 11 September 2026 | 14:47 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Terkini

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

×