Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket

Achmad Fauzi

Jum'at, 10 April 2026 | 08:21 WIB
Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket
Bursa saham Wall Street di New York, Amerika Serikat [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Indeks S&P 500, Nasdaq, dan Dow Jones sama-sama naik, dengan Dow mencatat kinerja positif sepanjang tahun.
  • Minyak WTI dan Brent menguat signifikan akibat gangguan pasokan dan situasi Selat Hormuz yang belum sepenuhnya pulih.
  • Optimisme atas gencatan senjata AS-Iran dan sinyal negosiasi di Timur Tengah mendorong kepercayaan investor, meski risiko masih membayangi. 
     
     

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street terus meroket pada perdagangan Kamis, 9 April 2026, di tengah kenaikan harga minyak dan optimisme investor terhadap keberlangsungan gencatan senjata sementara antara AS dan Iran.

Mengutip CNBC, indeks S&P 500 ditutup menguat 0,62 persen ke level 6.824,66. Sementara itu, Nasdaq Composite dan Dow Jones Industrial Average juga mencatat kenaikan masing-masing 0,83 persen dan 0,58 persen.

Dow bahkan naik 275,88 poin ke 48.185,80 dan mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun ini dengan kenaikan 0,25 persen.

Penguatan pasar saham terjadi meskipun harga minyak dunia kembali melonjak. Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik lebih dari 3 persen dan ditutup di level 97,87 dolar AS per barel, setelah sempat menembus 100 dolar AS.

Sementara minyak mentah Brent internasional menguat lebih dari 1 persen ke 95,92 dolar AS per barel.

ilustrasi indeks saham Wall Street yang langsung ngegas setelah ada harapan perang berakhir. [Unsplash].
ilustrasi indeks saham Wall Street yang langsung ngegas setelah ada harapan perang berakhir. [Unsplash].

Sentimen positif pasar turut didorong oleh perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan kesiapan negaranya untuk membuka negosiasi langsung dengan Lebanon.

Di sisi lain, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menilai serangan Israel ke Lebanon sebagai pelanggaran gencatan senjata.

Saham sektor teknologi ikut menopang penguatan indeks, terutama setelah saham Meta Platforms melonjak 2,6 persen menyusul peluncuran model kecerdasan buatan terbaru. Selain itu, saham defensif seperti Walmart dan perusahaan utilitas American Electric Power juga mengalami kenaikan.

Reli ini melanjutkan tren positif sejak Rabu, di mana tiga indeks utama AS melonjak lebih dari 2 persen. Dow Jones bahkan mencatatkan kinerja harian terbaik sejak April 2025, setelah Presiden AS Donald Trump melunakkan sikapnya terhadap kebijakan tarif.

baca juga

Diketahui, Trump sebelumnya menyepakati penghentian sementara serangan terhadap Iran, menyusul konflik yang telah berlangsung selama lima minggu dan berdampak pada penutupan Selat Hormuz—jalur vital distribusi minyak dunia.

Kesepakatan gencatan senjata ini bergantung pada komitmen Iran untuk membuka kembali jalur tersebut selama dua minggu ke depan, dengan syarat seluruh serangan dihentikan. Meski demikian, lalu lintas di Selat Hormuz dilaporkan masih terbatas.

"Fakta bahwa gencatan senjata ada dan kedua belah pihak menyetujuinya memberi investor kemampuan untuk percaya bahwa situasi ini akan terselesaikan dengan sendirinya dalam jangka panjang," ujar Rick Wedell, kepala investasi di RFG Advisory.

Namun ia mengingatkan, semakin lama jalur distribusi tersebut terganggu, maka dampak terhadap pasokan global akan semakin besar dan berpotensi menekan Wall Street ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:03 WIB

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Meski Perang Berkobar Lagi, Wall Street Melenggang Naik

Meski Perang Berkobar Lagi, Wall Street Melenggang Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 08:27 WIB

Terkini

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

×