Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat

Achmad Fauzi

Jum'at, 10 April 2026 | 11:08 WIB
Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memutuskan untuk tidak mengubah peraturan soal Tarif Batas Atas (TBA) pada harga tiket pesawat. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Kemenhub tidak mengubah aturan TBA dan memilih memberi ruang bagi maskapai menyesuaikan harga sesuai kondisi pasar.
  • Insentif seperti PPN DTP, pembebasan bea masuk spare part, dan penyesuaian surcharge avtur dilakukan untuk menjaga biaya operasional.
  • Di tengah low season, pemerintah mendorong harga tetap terjangkau agar masyarakat tetap terbang dan industri tetap bertahan.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan untuk tidak mengubah aturan terkait harga tiket pesawat, termasuk tarif batas atas (TBA). Padahal, harga avtur telah meroket saat ini.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menjelaskan sebenarnya telah memberikan sejumlah insentif untuk mengurangi beban operasional maskapai saat lonjakan harga avtur agar tidak menaikan harga tiket pesawat.

Salah satunya, penerapan full surcharge atau biaya tambahan bahan bakar sebesar 38 persen untuk menyesuaikan dengan kondisi harga avtur saat ini.

"Jadi ketika menetapkan full surcharge 38 persen kita kumpulkan semua airlines jadi memang bervariasi tapi ketika kita bicara menyampaikan kondisinya kita kemudian sepakat pada angka 38 persen," ujarnya saat koferensi pers di Habitate, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Kementerian Perhubungan mempertimbangkan permintaan Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesian National Air Carriers Association (INACA) untuk menaikkan harga tiket pesawat sebesar 15 persen. [Antara]
Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak menaikan harga tarif batas atas tiket pesawat. [Antara]

Selain itu, Menhub juga mengungkapkan, pemerintah juga menyodorkan insentif lain, seperti bea masuk suku cadang 0 persen hingga PPN ditanggung pemerintah (DTP).

"jadi dua hal penting yang berkaitan dengan operasi penerbangan itu yang kita berikan solusi ya, avtur kemudian juga dengan PPN DTP dan juga pembebasan bea masuk," jelasnya.

Dengan adanya berbagai kebijakan tersebut, Menhub menganggap belum perlu melakukan pembahasan lebih lanjut terkait tarif batas atas (TBA), mengingat tiga komponen utama biaya avtur, perawatan, dan sewasudah diintervensi melalui kebijakan pemerintah.

"Jadi karena sudah dibicarakan, sehingga kita tidak membicarakan dulu mengenai TBA," tegasnya.

Di sisi lain, Dudy juga mempertimbangkan kondisi industri penerbangan yang saat ini memasuki periode low season. Pada periode ini, permintaan penumpang cenderung menurun sehingga maskapai lebih fokus menjaga keterisian penumpang dibanding menaikkan harga.

baca juga

"Apalagi sekarang kondisinya low season biasanya kalau low season justru airlines itu tidak mengenai harga karena kondisinya memang tidak cukup favorable buat mereka," ucapnya.

Menhub menambahkan, menjaga keterjangkauan harga tiket menjadi penting agar masyarakat tetap menggunakan transportasi udara, sekaligus menjaga keberlangsungan bisnis maskapai.

"Bagaimana caranya sekarang adalah mereka bisa menjaga supaya masyarakat masih bisa terbang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek

Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 07:54 WIB

Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%

Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:00 WIB

Harga Tiket Pesawat Domestik Garuda Indonesia Resmi Naik!

Harga Tiket Pesawat Domestik Garuda Indonesia Resmi Naik!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

×