Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 10 April 2026 | 11:08 WIB
Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memutuskan untuk tidak mengubah peraturan soal Tarif Batas Atas (TBA) pada harga tiket pesawat. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • Kemenhub tidak mengubah aturan TBA dan memilih memberi ruang bagi maskapai menyesuaikan harga sesuai kondisi pasar.
  • Insentif seperti PPN DTP, pembebasan bea masuk spare part, dan penyesuaian surcharge avtur dilakukan untuk menjaga biaya operasional.
  • Di tengah low season, pemerintah mendorong harga tetap terjangkau agar masyarakat tetap terbang dan industri tetap bertahan.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memutuskan untuk tidak mengubah aturan terkait harga tiket pesawat, termasuk tarif batas atas (TBA). Padahal, harga avtur telah meroket saat ini.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menjelaskan sebenarnya telah memberikan sejumlah insentif untuk mengurangi beban operasional maskapai saat lonjakan harga avtur agar tidak menaikan harga tiket pesawat.

Salah satunya, penerapan full surcharge atau biaya tambahan bahan bakar sebesar 38 persen untuk menyesuaikan dengan kondisi harga avtur saat ini.

"Jadi ketika menetapkan full surcharge 38 persen kita kumpulkan semua airlines jadi memang bervariasi tapi ketika kita bicara menyampaikan kondisinya kita kemudian sepakat pada angka 38 persen," ujarnya saat koferensi pers di Habitate, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Kementerian Perhubungan mempertimbangkan permintaan Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesian National Air Carriers Association (INACA) untuk menaikkan harga tiket pesawat sebesar 15 persen. [Antara]
Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak menaikan harga tarif batas atas tiket pesawat. [Antara]

Selain itu, Menhub juga mengungkapkan, pemerintah juga menyodorkan insentif lain, seperti bea masuk suku cadang 0 persen hingga PPN ditanggung pemerintah (DTP).

"jadi dua hal penting yang berkaitan dengan operasi penerbangan itu yang kita berikan solusi ya, avtur kemudian juga dengan PPN DTP dan juga pembebasan bea masuk," jelasnya.

Dengan adanya berbagai kebijakan tersebut, Menhub menganggap belum perlu melakukan pembahasan lebih lanjut terkait tarif batas atas (TBA), mengingat tiga komponen utama biaya avtur, perawatan, dan sewasudah diintervensi melalui kebijakan pemerintah.

"Jadi karena sudah dibicarakan, sehingga kita tidak membicarakan dulu mengenai TBA," tegasnya.

Di sisi lain, Dudy juga mempertimbangkan kondisi industri penerbangan yang saat ini memasuki periode low season. Pada periode ini, permintaan penumpang cenderung menurun sehingga maskapai lebih fokus menjaga keterisian penumpang dibanding menaikkan harga.

"Apalagi sekarang kondisinya low season biasanya kalau low season justru airlines itu tidak mengenai harga karena kondisinya memang tidak cukup favorable buat mereka," ucapnya.

Menhub menambahkan, menjaga keterjangkauan harga tiket menjadi penting agar masyarakat tetap menggunakan transportasi udara, sekaligus menjaga keberlangsungan bisnis maskapai.

"Bagaimana caranya sekarang adalah mereka bisa menjaga supaya masyarakat masih bisa terbang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek

Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 07:54 WIB

Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%

Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:00 WIB

Harga Tiket Pesawat Domestik Garuda Indonesia Resmi Naik!

Harga Tiket Pesawat Domestik Garuda Indonesia Resmi Naik!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB