Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

M Nurhadi

Minggu, 12 April 2026 | 15:12 WIB
Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi
Kepala BGN Dadan Hindayana. [Antara]
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional mengalokasikan anggaran sebesar Rp113 miliar untuk jasa Event Organizer dalam 31 paket pekerjaan berbeda.
  • Publik menuntut transparansi atas penggunaan dana tersebut karena mempertanyakan urgensi kegiatan seremoni dibandingkan dengan program perbaikan gizi.
  • Kepala BGN menyatakan penggunaan pihak ketiga diperlukan untuk mendukung operasional lembaga baru yang belum memiliki sumber daya memadai.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN), lembaga yang memegang mandat krusial dalam Program Makan Bergizi Gratis, menjadi pusat perhatian setelah terungkapnya alokasi anggaran jumbo senilai lebih dari Rp113 miliar hanya untuk membiayai jasa Event Organizer (EO).

Isu ini mencuat ke permukaan sejak Sabtu (11/4/2026) setelah sebuah unggahan di platform X (dahulu Twitter) membedah data Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP).

Unggahan tersebut mengungkap adanya 31 paket pekerjaan dengan total nilai kontrak mencapai Rp113.916.541.381 yang tersebar di 16 perusahaan EO berbeda.

Tuntutan Transparansi: Output Nyata vs Seremoni

Kritik tajam mengalir dari masyarakat yang mempertanyakan urgensi belanja tersebut di tengah tugas pokok BGN dalam menuntaskan masalah gizi.

Publik menuntut kejelasan mengenai indikator keberhasilan dari pengeluaran sebesar itu. Muncul pertanyaan mendasar: apakah ratusan miliar tersebut berkontribusi langsung pada perbaikan gizi rakyat di lapangan, atau justru hanya terserap untuk kegiatan administratif dan seremoni kelembagaan semata?

"Setiap rupiah anggaran negara sejatinya bersumber dari pajak rakyat, yang semestinya kembali dalam bentuk program yang terasa, bukan sekadar acara yang terlihat," tulis salah satu narasi kritis yang viral di media sosial.

Klarifikasi BGN: Kebutuhan Strategis di Fase Awal

Merespons gelombang kritik tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana memberikan penjelasan resmi.

baca juga

Menurutnya, pelibatan pihak ketiga atau EO merupakan langkah strategis yang tidak terhindarkan mengingat BGN masih berada dalam tahap awal pembentukan struktur dan tata kelola organisasi.

“Sebagai lembaga baru yang dibentuk untuk menjalankan program strategis nasional, kami tentu berada dalam fase awal pembangunan sistem. Dalam tahap ini, BGN belum memiliki sumber daya internal yang sepenuhnya siap untuk menangani seluruh kebutuhan kegiatan berskala besar secara mandiri,” ujar Dadan dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).

Dadan menekankan bahwa kegiatan kampanye publik dan sosialisasi nasional yang bersifat kompleks memerlukan sentuhan tenaga profesional demi memastikan standar kualitas, ketepatan waktu, dan mitigasi risiko operasional.

Keahlian dalam manajemen acara serta koordinasi vendor tersebut, menurut Dadan, secara realistis belum dimiliki oleh tim internal BGN saat ini.

Selain alasan teknis operasional, BGN berargumen bahwa penggunaan EO membantu menata administrasi keuangan menjadi lebih sistematis.

Dengan menggandeng pihak ketiga, proses pengadaan dan pelaporan diklaim dapat dilakukan secara terpusat, yang pada gilirannya membantu BGN dalam menyusun strategi komunikasi dan optimalisasi anggaran.

Meski diterjang isu pemborosan, Dadan menjamin bahwa seluruh proses pengadaan jasa tersebut tetap tunduk pada prinsip akuntabilitas.

“Setiap pengeluaran, termasuk penggunaan jasa EO, dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta terbuka untuk diawasi oleh lembaga pengawas internal maupun eksternal,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 14:59 WIB

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:35 WIB

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 03:31 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?

Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 16:33 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×